Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Senin, 21 September 2026 19:38 WIB
Kuliner Majalengka legendaris yang wajib dicoba

Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba

Senin, 21 September 2026 19:36 WIB

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Senin, 21 September 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
  • Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang
  • Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung
  • Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ketua BEM UNPAD Sentil Prabu Revolusi Usai Kritik Civitas Akademika

By Putri Mutia RahmanKamis, 8 Februari 2024 14:17 WIB2 Mins Read
Ketua BEM Universitas Padjadjaran (UNPAD) Haikal Febrian Syah. (BEM Unpad/Annisa Rahayu)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua BEM Universitas Padjadjaran (UNPAD) Haikal Febrian Syah menyoroti terkait pernyataan Prabu Revolusi yang menkritik aksi Civitas Akademika tak elok karena mencampurkan urusan kampus dengan politik.

Sebelumnya, viral di media sosial mengenai pernyataan Prabu Revolusi yang mengkritik aksi para Civitas Akademika di akun TikTok pribadinya @prabu_revolusi.

Prabu Revolusi menilai jika aksi Civitas Akademika ini tak elok karena mencampur adukan kampus dengan politik apalagi tidak secara resmi mewakili lembaga.

“Sekarang ini kelihatannya lagi marak ada gerakan “mengatasnamakan” kampus untuk berbicara tentang permasalahan politik, ini perspektif saya, menurut saya sangat tidak elok ketika kampus dicampur adukkan dengan dengan kepentingan politik, apalagi tidak secara resmi mewakili kampus,” ujarnya.

Mengenai pernyataan tersebut, Haikan pun mengatakan bahwa seperti namanya, Prabu Revolusi harus direvolusikan akal pemikirannya, karena suara Civitas Akademika itu harus bisa dipertanggung jawabkan.

“Yang perlu direvolusi itu akal pemikirannya seperti namanya, Civitas Akademika itu dididik dalam menyampaikan argumen dan kredibilitasnya itu harus dipertanggung jawabkan,” ujar Haikal, lewat sambungan telepon, Kamis (8/2).

Haikal menegaskan bahwa Civitas Akademika ini sifatnya bukan partisan, yang dimana para pemikir bangsa ini tidak secara asal-asalan dalam memberikan statement.

“Civitas Akademika ini sifatnya bukan partisan karena tenaga pengajar ini harus bisa memberikan contoh yang baik bagi pihak lainnya. Pemikir-pemikir bangsa ini pasti memberikan statement itu dengan pemikiran yang matang dan juga tidak asal-asalan,” bebernya.

Lanjut, Haikal pun mempertanyakan pendidikan Prabu Revolusi yang dimana telah menganggap aksi Civitas Akademika ini merupakan politik partisan.

“Bagi saya, Prabu Revolusi ini harus dipertanyakan justru dia pernah sekolah apa engga, pernah kuliah apa engga, kalau pun benar kuliah, tanya kuliahnya bener apa engga, jangan-jangan ijazah nya beli, karena seakan-akan kaya orang yang gak pernah kuliah dan sekolah, karena menganggap semua orang seperti dia yang cari duit dari politik partisan,” ujarnya.

Terkahir, Haikal pun kembali meminta Prabu Revolusi untuk merevolusikan pemikirannya agar jernih dan tidak asal-asalan dalam berbicara mengenai Civitas Akademika.

“Harus dibedakan, anak-anak akademik dan anak-anak politik praktis, jadi saya rasa Prabu Revolusi coba diingat-ingat kembali dulu benar gak kuliah, benar gak kampus itu dididik dengan benar, kalau perlu kalau merasa itu masih salah coba benar-benar di revolusikan akal pemikirannya biar lebih jernih dan juga tidak asal-asalan dalam bicara tentang Civitas Akademika,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.