Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

‎Hari ke 13 Puasa, Pantau Imsak Bandung Raya 2 Maret 2026

Senin, 2 Maret 2026 03:00 WIB

‎Cair Segera! Jadwal dan Komponen THR ASN 2026 yang Ditunggu-tunggu‎

Senin, 2 Maret 2026 01:00 WIB

Laga Panas di Kandang Bonek! Bobotoh Cantik Yakin Persib Bungkam Persebaya

Minggu, 1 Maret 2026 20:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • ‎Hari ke 13 Puasa, Pantau Imsak Bandung Raya 2 Maret 2026
  • ‎Cair Segera! Jadwal dan Komponen THR ASN 2026 yang Ditunggu-tunggu‎
  • Laga Panas di Kandang Bonek! Bobotoh Cantik Yakin Persib Bungkam Persebaya
  • Salah Ucap atau Salah Tafsir soal Zakat? Warganet Tuntut Menag Mundur
  • ‎Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Full: Cara Aman Hindari Link Palsu di Media Sosial
  • ‎Jangan Sampai Terlewat! Ini Waktu Adzan Maghrib Bandung Minggu 1 Maret 2026
  • ‎22 Pemain Diterbangkan! Persib Siap Gempur Persebaya di Gelora Bung Tomo
  • ‎Kontroversi ‘Halo Qaqa’ Meledak! Tasya Farasya Minta Maaf, Bunga Pilih Angkat Kaki
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Khamenei Wafat, Iran Masuki Kekosongan Kekuasaan, Siapa Penerusnya?

By SusanaMinggu, 1 Maret 2026 14:10 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia internasional dikejutkan oleh kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu lalu.
‎
‎Insiden yang terjadi di kantor pusat Khamenei di Teheran ini menandai berakhirnya era kepemimpinan tokoh garis keras berusia 86 tahun tersebut, yang memegang kendali penuh atas Republik Islam Iran sejak 1989.
‎
‎Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kabar dramatis ini melalui pernyataan resmi pada Sabtu malam waktu setempat.
‎
‎Dalam pidato yang disiarkan secara global, Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menyerukan warga Iran untuk memanfaatkan momen ini guna “merebut kembali negara mereka.”
‎
‎Kematian Khamenei menciptakan kekosongan kekuasaan (power vacuum) yang signifikan dan memicu spekulasi luas mengenai siapa yang akan menjadi penerusnya.
‎
‎Dinamika Suksesi: Antara Keturunan dan Meritokrasi
‎
‎Tradisi penentuan Pemimpin Tertinggi Iran berada di tangan Majelis Ahli (Assembly of Experts). Namun, situasi saat ini memunculkan debat antara kelanjutan garis keturunan dan pemilihan tokoh yang dianggap paling kompeten menurut hukum Islam.
‎
‎Salah satu nama yang mencuat adalah putra kedua Khamenei, Mojtaba Khamenei, seorang ulama dengan pengaruh besar di belakang layar, yang memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pengalaman militernya dalam perang Iran-Irak menambah legitimasi di mata faksi militer.
‎
‎Meski demikian, transisi kekuasaan ke Mojtaba diprediksi tidak mudah. Menurut laporan New York Times, Khamenei semasa hidup menegaskan bahwa jabatan Pemimpin Tertinggi tidak boleh bersifat turun-temurun.
‎
‎Ia bahkan menyoroti tiga kandidat yang dianggap layak: Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, Ali Asghar Hejazi, dan Hassan Khomeini.
‎
‎Para Kandidat Utama
‎
‎Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i: Antara Otoritas dan Ketidakpastian

Baca Juga:  Netanyahu Akui Israel Alami Kerugian Serius Usai Serangan Balasan Iran, Trump Beri Dukungan Penuh

Mohseni-Eje’i, Ketua Mahkamah Agung Iran sejak 2021, dikenal karena ketegasannya dalam sistem peradilan, termasuk penjatuhan hukuman mati kepada demonstran. Beberapa laporan menyebut ia kemungkinan turut menjadi korban dalam serangan, namun konfirmasi resmi masih dinantikan.
‎
‎Ali Asghar Hejazi: Strategi dan Intelijen

Hejazi adalah Wakil Kepala Staf untuk Pemimpin Tertinggi dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri di Kementerian Intelijen. Posisi strategisnya membuat ia memahami seluk-beluk keamanan nasional dan diplomasi rahasia Iran.
‎
‎Hassan Khomeini: Wajah Reformis dan Warisan Keluarga

Cucu Ruhollah Khomeini ini dikenal moderat dan pernah menolak pencalonan presiden pada 2021. Sebagai simbol garis keturunan pendiri Republik Islam, ia tetap diperhitungkan untuk menyatukan faksi yang bertikai.
‎
‎Reaksi Oposisi: Kesempatan Emas untuk Perubahan
‎
‎Di luar lingkaran kekuasaan, kematian Khamenei disambut sebagai peluang perubahan oleh tokoh oposisi. Maryam Rajavi, Presiden terpilih Dewan Perlawanan Nasional Iran (NCRI), menyerukan penggulingan rezim ulama dan pembentukan republik demokratis.

Baca Juga:  Netanyahu dan Pejabat Israel Berlindung di Bunker Saat Tel Aviv Diserang Iran

Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang diasingkan, juga mengimbau rakyat bersatu menentukan masa depan negara tanpa tekanan otoriter.
‎
‎Saat ini, situasi Teheran masih mencekam dengan patroli keamanan diperketat dan sinyal komunikasi yang fluktuatif.

Dunia menunggu apakah transisi kekuasaan akan menghasilkan stabilitas baru atau memicu gelombang revolusi kedua yang akan mengubah peta politik Timur Tengah.

Baca Juga:  PBB Tegang, Israel Tegaskan Tak Akan Henti Serang Iran

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ali Asghar Hejazi Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i Hassan Khomeini Kematian Khamenei Konflik Timur Tengah Mojtaba Khamenei Oposisi Iran Power Vacuum Iran Revolusi Iran 2026 Suksesi Pemimpin Tertinggi Iran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

‎Hari ke 13 Puasa, Pantau Imsak Bandung Raya 2 Maret 2026

‎Cair Segera! Jadwal dan Komponen THR ASN 2026 yang Ditunggu-tunggu‎

Salah Ucap atau Salah Tafsir soal Zakat? Warganet Tuntut Menag Mundur

‎Jangan Sampai Terlewat! Ini Waktu Adzan Maghrib Bandung Minggu 1 Maret 2026

Ilustrasi PNS.

‎Bocoran THR PNS 2026: Besaran Per Golongan dan Komponen Tunjangan yang Didapat

‎Dramatis! Warga dan Ojol Selamatkan Pria yang Hendak Lompat dari Flyover Pasupati‎

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Viral Besar! Link Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Diburu Warganet, Benarkah Ada di Telegram?
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Guncang TikTok: Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.