bukamata.id – Jagat maya kembali riuh setelah isu perceraian Ridwan Kamil dengan Atalia Praratya mencuat, namun perhatian publik justru ikut tertuju pada sosok Ki Prana Lewu. Praktisi spiritual itu mengklaim dirinya bukan sekadar pengamat, melainkan seseorang yang sudah lebih dulu memberi sinyal bahaya kepada mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Bukan karena ikut memperkeruh suasana, Ki Prana Lewu mengaku pernah memberikan peringatan sebelum rumor kedekatan RK dengan Aura Kasih ramai diperbincangkan warganet. Namun alih-alih dianggap serius, dirinya justru jadi bahan lelucon lantaran netizen melihat kemiripan wajahnya dengan Aura Kasih.
Menanggapi canda itu, Ki Prana Lewu memberikan respons yang terdengar seperti gabungan antara kekesalan, selingan humor, dan teguran keras.
“Kenapa elu samain gue sama Aura Kasih hah? Mentang-mentang ada kasus sama RK,” ucap Ki Prana Lewu.
Di balik celetukan tersebut, Ki Prana Lewu mengungkap bahwa ia pernah menghubungi Ridwan Kamil melalui direct message pada tahun 2024. Menurutnya, jauh sebelum konflik memanas, ia sudah menangkap tanda-tanda akan munculnya masalah besar dalam kehidupan RK.
Sebagai sosok yang kerap menangani persoalan spiritualitas dan metafisika, Ki Prana Lewu merasa wajar jika ia mencoba mengirimkan peringatan. Sayangnya, pesan tersebut tak pernah mendapat respons.
“RK itu 2024 sudah pernah saya ingetin di DM. Tapi DM saya dicuekin. Akhirnya terungkap kan masalahnya sekarang,” tuturnya, menandaskan rasa kecewa.
Dari sudut pandangnya, pengabaian semacam ini bukan kasus baru. Ia menilai masih banyak pejabat yang kurang memberi ruang bagi wejangan berbasis kearifan lokal ataupun masukan dari para praktisi spiritual.
Ki Prana Lewu pun kembali menyentil para pemangku kebijakan agar tidak meremehkan sudut pandang lain yang kadang dianggap tidak logis.
“Makanya lain kali buat pejabat, kalau sudah diingetin sama praktisi spiritual paling enggak ditelaah dulu, jangan diabaikan,” sambungnya.
Sampai berita ini ditulis, baik Ridwan Kamil maupun Aura Kasih belum membeberkan klarifikasi publik terkait isu yang menyeret nama mereka. Di sisi lain, Atalia Praratya tetap berada pada posisi untuk melanjutkan proses perceraian melalui kuasa hukumnya.
Drama ini sepertinya masih jauh dari kata usai, sementara publik terus menunggu apakah “pesan yang terlewat” itu akan menjadi catatan penting bagi para pejabat lain di masa depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









