bukamata.id – Presenter kondang, Irfan Hakim kembali mencuri perhatian setelah berhasil meraih prestasi gemilang di ajang Mega Jumbo Nusatic Koi Show 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada Minggu (14/6/2026).
Dalam ajang bergengsi tersebut, Irfan Hakim sukses memborong lima gelar juara sekaligus, menjadikannya salah satu peserta paling dominan di kompetisi ikan koi tingkat nasional dan internasional itu.
Kohaku Kinginrin Jadi Bintang Utama
Sorotan utama tertuju pada ikan koi jenis Kohaku Kinginrin (Ginrin) milik Irfan Hakim yang berhasil meraih penghargaan Best Overall 60BU. Koi tersebut menjadi salah satu yang paling menonjol di antara ratusan peserta dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Arab Saudi.
Tak hanya itu, koi Kohaku berukuran 82 cm milik Irfan Hakim juga sukses menyabet gelar Male Champion A, salah satu kategori paling bergengsi untuk koi jantan di ajang tersebut.
Dominasi di Berbagai Kelas Kompetisi
Prestasi Irfan Hakim tidak berhenti di satu kategori. Koleksi koi lainnya juga tampil impresif dan meraih sejumlah penghargaan penting, di antaranya:
- Kohaku 55 cm (No. 00638) meraih Juara 1 dan Grand Young Champion A
- Showa Sanshoku 68 cm meraih Best In Size A (66–70 cm)
- Kinginrin A 70 cm meraih Best In Size B (66–70 cm)
Dominasi ini menunjukkan kualitas koleksi koi Irfan Hakim yang unggul baik dari segi ukuran maupun kualitas genetik.
Raihan prestasi Irfan Hakim semakin lengkap setelah dinobatkan sebagai peraih Top Point Owner peringkat ke-5, berdasarkan akumulasi poin dari seluruh koi yang dilombakan.
Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi kualitas koleksi koi miliknya, yang tidak hanya unggul pada satu kategori, tetapi merata di berbagai kelas kompetisi.

Dukungan Bos Koi dan Tim Profesional
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Hartono Soekwanto, sosok yang dikenal sebagai “Bos Koi” di Indonesia. Ia turut memberikan arahan dalam proses pemilihan dan perawatan koi sejak awal.
Beberapa koi milik Irfan Hakim juga diketahui ditangani oleh Samurai Koi Centre Bandung, yang berperan dalam perawatan teknis hingga persiapan sebelum kontes berlangsung.
Komitmen Kembangkan Industri Koi Indonesia
Hartono Soekwanto mengaku bangga atas pencapaian Irfan Hakim dan menilai prestasi tersebut dapat menjadi dorongan bagi perkembangan industri koi nasional.
“Pak Irfan Hakim ini luar biasa pendatang baru langsung melejit, dari tahun lalu belajar koi di Jepang pada bulan November, ini baru bulan Juni, belum nyampe setahun, ini luar biasa belajarnya, semoga dari tahun ke tahun leih hebat lagi,” ungkap Bos Koi yang juga guru utama Irfan Hakim.
Ia berharap, keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing peternak koi Indonesia di tingkat dunia serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi sektor perikanan hias.
Kemenangan Irfan Hakim di Mega Jumbo Nusatic Koi Show 2026 menegaskan kualitas budidaya koi Indonesia yang semakin kompetitif di kancah internasional. Dengan raihan lima gelar juara, prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara breeder, pemilik, dan tim profesional mampu menghasilkan koi berkelas dunia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










