bukamata.id – Ajudan pribadi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, angkat bicara terkait kabar soal kondisi kesehatan Jokowi yang sempat ramai dibicarakan.
Ia menegaskan bahwa Jokowi hanya mengalami alergi kulit ringan, bukan penyakit serius seperti autoimun sebagaimana isu yang beredar.
Kronologi Munculnya Alergi Kulit Jokowi
Syarif menjelaskan bahwa reaksi alergi kulit Jokowi mulai terlihat beberapa hari setelah pulang dari kunjungan kenegaraan ke Vatikan, Italia, akhir Mei 2025 lalu. Lawatan tersebut dilakukan Jokowi sebagai utusan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.
“Ruam alergi tidak langsung muncul saat beliau berada di Vatikan ataupun ketika baru sampai di Indonesia. Munculnya baru beberapa hari setelahnya,” kata Syarif.
Ia menduga perubahan cuaca yang cukup ekstrem di Eropa menjadi salah satu pemicu munculnya reaksi alergi pada kulit Jokowi.
Kondisi Fisik Jokowi Tetap Fit dan Aktif
Syarif memastikan bahwa kondisi kesehatan Jokowi secara umum sangat baik. Alergi yang muncul tidak memengaruhi aktivitas harian mantan orang nomor satu di Indonesia itu.
“Sudah ditangani dokter, dan sekarang masih dalam tahap pemulihan. Aktivitas beliau tidak terganggu sama sekali,” ujarnya.
Syarif juga menyampaikan bahwa Jokowi tetap menjalani rutinitas seperti biasa, termasuk berolahraga. Bahkan, pekan lalu Jokowi sempat bersepeda bersama cucunya saat Car Free Day (CFD) di Solo.
“Secara fisik sangat bugar. Beliau juga tidak merasa panas atau gatal. Hanya ruam biasa. Tidak ada keluhan signifikan,” tambahnya.
Klarifikasi: Bukan Autoimun dan Tidak Berobat ke Luar Negeri
Syarif secara tegas membantah kabar yang menyebut Jokowi menderita autoimun atau harus menjalani pengobatan ke luar negeri.
“Enggak benar itu. Itu hoaks. Beliau hanya mengalami alergi biasa. Tidak sampai autoimun, dan tidak pernah berobat ke luar negeri,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa alergi yang dialami Jokowi tidak bersifat menular. Ibu Negara Iriana Jokowi, yang selalu mendampingi Jokowi, tidak mengalami gejala serupa.
“Bu Iriana sehat-sehat saja. Jadi memang ini murni alergi, tidak menular,” jelasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










