Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!

Sabtu, 4 April 2026 06:00 WIB

Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?

Sabtu, 4 April 2026 05:00 WIB
Bobotoh

Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis

Sabtu, 4 April 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
  • Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?
  • Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis
  • Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet
  • Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral
  • Fakta di Balik Viral Video ‘Ojol vs Bule’ di Bali: Dari Isu Part 2 Hingga Pelanggaran Visa
  • Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan
  • Maung Bandung Tertekan! Semen Padang Siap Gagalkan Ambisi Juara Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kongres GMNI XXII 2025 di Bandung Kembali Tertunda akibat Ancaman Kekerasan

By Aga GustianaSenin, 28 Juli 2025 17:55 WIB2 Mins Read
Penundaan itu disebabkan ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh peserta kongres kepada Badan Pekerja Kongres (BPK). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksanaan Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-22 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, di Kota Bandung, kembali harus ditunda. Keputusan ini diambil menyusul munculnya ancaman pembunuhan terhadap Badan Pekerja Kongres (BPK) oleh sejumlah peserta.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa ancaman tersebut muncul dalam sebuah grup pendukung salah satu calon ketua umum pada malam Minggu (27/7/2025). Pesan-pesan tersebut disebut ditujukan untuk memicu emosi peserta agar segera mengejar anggota BPK yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Dalam salah satu pesan, yang diduga berasal dari Ketua DPC GMNI Banyuwangi Rino Bachtiar, tertulis: “Patra (Patra Dewa, Sekretaris BPK) Ari (Marianus Rawa Tamba, Ketua BPK) jangan sampai keliatan yaa, kami cari malam ini sampai ketemu!!! Hidup atau mati, sudah emosi semua kondisi kawan2 ketua.”

Tak hanya mengincar kedua tokoh tersebut, pesan lain menyebutkan rencana pergerakan massa ke dua hotel—Hotel Golden Flower dan Grand Preanger—yang letaknya tidak jauh dari lokasi kongres, untuk menuntut pertanggungjawaban dari panitia.

Baca Juga:  Nick Kuipers Bongkar Suasana Internal Persib Jelang Lawan PSM

Ancaman serupa kembali dilontarkan oleh peserta lainnya. “Jangan sampai kawan-kawan berbuat hal-hal yang tidak diinginkan,” demikian bunyi pesan tersebut.

Ketua BPK GMNI, Marianus Rawa Tamba alias Ari, membenarkan adanya ancaman tersebut. Ia menyatakan bahwa penundaan kongres merupakan langkah yang diambil demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Ciro Alves Curhat Pilu Usai Dihukum Kartu Merah

“Saat ada kondisi yang mengancam nyawa, tidak ada pilihan lain selain menunda sementara kegiatan Kongres XXII GMNI 2025 demi keselamatan dan kondusivitas seluruh pihak,” ujar Ari dalam keterangan resminya, Senin (28/7/2025).

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan kongres hanya sah apabila diselenggarakan oleh BPK GMNI. “Kegiatan lain selain kongres yang diselenggarakan BPK adalah ilegal dan tidak mematuhi AD/ART,” tegasnya.

Terkait dengan ancaman yang diterimanya, Ari menyebut bahwa kemungkinan untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum tidak tertutup. “Membawa hal ini ke ranah hukum adalah bukan sesuatu yang tidak mungkin,” pungkasnya.

Baca Juga:  Alas Daun Bandung, Restoran Sunda yang Merangkul Disabilitas dalam Setiap Sajian

Kongres GMNI XXII sendiri telah dibuka pada 15 Juli 2025 di Gedung Merdeka, Bandung, dan sidang-sidangnya berjalan hingga 23 Juli 2025. Namun, karena kondisi yang tidak kondusif, BPK memutuskan untuk menundanya hingga 27 Juli, seperti disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @kongres_gmni.

Dalam pernyataan tersebut, BPK menjelaskan bahwa keputusan penundaan berkaitan dengan situasi yang kacau, tekanan psikologis yang dialami panitia, serta kelelahan para peserta akibat proses yang berkepanjangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ancaman Kongres bandung BPK GMNI GMNI Kongres GMNI 2025 Mahasiswa Indonesia Penundaan Kongres
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.