Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Sabtu, 22 Agustus 2026 05:00 WIB

Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali

Sabtu, 22 Agustus 2026 04:00 WIB

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal Investasi Bodong MBA Pangandaran: 2.390 Warga Jadi Korban, Anggota DPRD Terseret

By Aga GustianaSelasa, 17 Februari 2026 16:18 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Investasi Bodong. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang laporan dugaan investasi bodong melalui aplikasi MBA (MBAstak Limited Company) di Kabupaten Pangandaran kian tak terbendung. Hingga Selasa (17/2/2026), tercatat sebanyak 2.390 warga telah mengadu ke pihak kepolisian. Skandal ini kian memanas setelah pemeriksaan saksi mulai menyentuh lingkaran legislatif setempat.

Data dari Polres Pangandaran merinci, sebanyak 1.996 korban melapor secara fisik melalui posko pengaduan, sementara 394 lainnya memanfaatkan layanan hotline. Saat ini, Polres Pangandaran bersama Ditreskrimsus Polda Jabar tengah membedah pola operasional aplikasi ilegal yang telah merugikan ribuan orang tersebut.

Pemeriksaan Maraton 22 Saksi

Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, mengungkapkan bahwa tim penyidik sedang bekerja ekstra keras untuk melacak alur penyebaran informasi investasi ini. Hingga saat ini, sebanyak 22 saksi telah dimintai keterangan, termasuk seorang legislator aktif di Pangandaran.

“Sudah memeriksa setidaknya 22 orang, termasuk anggota DPRD Pangandaran aktif berinisial D,” ucap Yusdiana, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga:  Video Lisa Mariana dan Pria Bertato Bikin Heboh, Disebarkan Lewat Telegram dan Situs Berbayar

Pemeriksaan terhadap legislator berinisial D ini menjadi poin krusial. Diduga kuat, D merupakan salah satu pintu masuk awal tersebarnya informasi aplikasi MBA di wilayah Pangandaran. Dalam keterangannya, D mengeklaim bahwa dirinya juga mendapatkan referensi terkait aplikasi tersebut dari seseorang di Tasikmalaya.

“Jadi D mengaku mendapatkan informasi dari warga Tasikmalaya. Yang kemudian menyebarkannya di Pangandaran,” tambah Yusdiana.

Pelacakan Aset dan Aliran Dana Digital

Kepolisian tidak bekerja sendiri. Koordinasi intensif dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pakar siber Polda Jabar untuk melakukan digital tracing terhadap transaksi di aplikasi MBA. Fokus utama saat ini adalah menemukan ke mana uang ribuan korban tersebut mengalir.

Baca Juga:  Polisi Tangkap 145 Preman, Termasuk Pelaku Perusak Mobil Patroli saat May Day di Bandung

“Termasuk mencari tahu aliran dana aplikasi ke per orangan dalam setiap transaksi,” tegasnya.

Yusdiana menjelaskan bahwa setiap data yang masuk akan divalidasi secara ketat untuk memastikan konstruksi hukum yang kuat. “Pengumpulan bahan ini menjadi dasar untuk melakukan langkah hukum selanjutnya,” kata dia.

OJK: Ini Skema Ponzi Berkedok Iklan

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, jauh-jauh hari telah memberikan peringatan keras bahwa entitas MBA tidak memiliki legalitas resmi di sektor keuangan Indonesia. Ia menyebut praktik ini murni penipuan dengan modus yang terorganisir.

Baca Juga:  Link Video Syur Lisa Mariana Viral, Polda Jabar Jadwalkan Pemeriksaan

“Praktik penawaran investasi yang saat ini kian marak terjadi khususnya di wilayah Pangandaran dan Tasikmalaya yaitu entitas dengan inisial MBA yang memberikan penawaran investasi atau menjanjikan imbal hasil tertentu, tanpa izin dari regulator sektor keuangan,” ujar Nofa pada Rabu (11/2/2026) lalu.

Lebih lanjut, Nofa membongkar borok di balik kemasan aplikasi tersebut yang ternyata menggunakan pola tipu daya lama. “Bermodus jasa periklanan dengan skema money game/ponzi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggota DPRD Pangandaran Aplikasi MBA Berita Pangandaran Hari Ini Investasi Bodong Pangandaran Polda Jabar Skema Ponzi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.