bukamata.id – Bojan Hodak dan Carlos Pena memberikan tanggapan berbeda soal gol Persita Tangerang yang dianulir dalam laga pekan ke-22 Super League 2025/26 melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Gol sundulan Matheus Alves di babak kedua dibatalkan wasit Candra, memicu pertanyaan penggemar sepak bola mengenai alasan anulir tersebut.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa gol Persita dianulir karena wasit sebelumnya meniup peluit.
“Wasit menganulir karena peluit sudah ditiup sebelumnya. Itu terjadi sebelum sepak pojok dilakukan, karena wasit keempat belum selesai proses pergantian pemain, meski pemain pengganti sudah masuk lapangan. Selain itu, saya tidak melihat Teja melakukan penyelamatan,” ujar Hodak.
Sementara itu, pelatih Persita, Carlos Pena, memilih untuk enggan berkomentar terkait kepemimpinan wasit. Ia menekankan bahwa timnya sudah beberapa kali menghadapi situasi serupa. “Tidak ada komentar soal wasit. Ini bukan pertama kalinya kami menghadapi situasi seperti ini, jadi saya tidak ingin berkomentar,” katanya.
Hingga kini, Komite Wasit PSSI belum mengonfirmasi secara resmi alasan pembatalan gol Matheus Alves.
Meski gol Persita dianulir, Persib Bandung berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 lewat sundulan Andrew Jung menit 50. Hasil ini membuat Maung Bandung tetap nyaman di puncak klasemen, apalagi di pertandingan lain Borneo FC menelan kekalahan 2-1 dari Dewa United.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











