Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil

Sabtu, 2 Mei 2026 16:50 WIB

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB

Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC

Sabtu, 2 Mei 2026 15:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
  • Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Meningkat Jadi 352 Siswa

By Aga GustianaSelasa, 23 September 2025 09:48 WIB2 Mins Read
MBG
Siswa di Bandung Barat keracunan usai santap MBG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jumlah pelajar yang menjadi korban keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus bertambah. Hingga Selasa (23/9/2025), tercatat 352 siswa dari PAUD hingga SMA/SMK mengalami gejala keracunan, dan angka ini diperkirakan masih bisa naik karena beberapa anak masih terus datang dengan keluhan serupa hingga pukul 07.30 WIB.

Sebagian korban yang dirawat sejak Senin (22/9/2025) sore sudah diperbolehkan pulang pada Selasa subuh, setelah kondisinya membaik berkat perawatan medis seperti infus dan pemberian oksigen.

“Sampai pagi ini, sudah 352 orang. Tapi datanya terus berubah-ubah, karena masih banyak yang berdatangan,” ungkap Kapolsek Sindangkerta, Iptu Solehudin, Selasa (23/9/2025).

Sebagian korban dirujuk ke rumah sakit, seperti RSUD Cililin dan RSIA Anugrah, namun mayoritas tetap dirawat di GOR Kecamatan Cipongkor yang juga dijadikan pusat pendataan.

Baca Juga:  Wabup Semangati Peserta Tes PPPK Bandung Barat: Andalkan Kemampuan Diri dan Doa!

“Ada 27 orang dirujuk ke RSUD Cililin dan 20 orang ke RSIA Anugrah. Bahkan ada beberapa ibu karena ikut mencicipi menu MBG anaknya di kelompok belajar (kober), jadi korban anak PAUD juga ada,” kata Solehudin.

Dugaan keracunan massal ini bermula pada Senin siang, ketika 15 siswa SMK Pembangunan mengeluhkan gejala muntah-muntah, demam, dan sesak napas.

“Rata-rata sesak napas terus muntah-muntah, sehingga kita rujuk ke RSUD Cililin. Yang di sini juga ada yang harus kita berikan oksigen karena kondisinya sesak tapi tidak terlalu parah,” jelas Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah.

Baca Juga:  Satu Orang Ditemukan, 9 Korban Longsor di Bandung Barat Masih Dalam Pencarian

Tercium Bau Tak Sedap

Salah satu korban, Muhammad Jepri (15), terbaring lemas di GOR Kecamatan Cipongkor dengan infus terpasang di punggung tangannya. Beberapa teman sebayanya juga mendapatkan perawatan serupa setelah mengalami mual dan muntah-muntah akibat mengonsumsi menu MBG.

Pelajar SMP Cipari itu sempat mencoba menetralisir gejala keracunan dengan air kelapa, namun kondisinya tak membaik hingga akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan terpusat di GOR Kecamatan Cipongkor.

Dinas Kesehatan Bandung Barat mencatat lebih dari 75 anak yang diduga keracunan MBG, dengan 25 anak dirujuk ke RSUD Cililin, dan jumlah korban diprediksi akan terus bertambah.

Baca Juga:  Anggota DPR Cucun Dikecam Publik karena Rendahkan Peran Ahli Gizi di MBG, Begini Klarifikasinya

“Tadi makan itu sekitar jam 10 pagi, terus siangnya mulai terasa mual terus muntah-muntah. Habis itu minum air kelapa, tapi enggak membaik,” cerita Jepri, Senin (22/9/2025).

Menu MBG yang dikonsumsi berisi ayam kecap, sayur timun dan selada, tahu goreng, nasi, dan semangka, dengan rasa yang sengaja dibuat berbeda dari hari-hari sebelumnya.

“Agak bau juga, asem gitu. Enggak enak rasanya, cuma enggak tahu darimana itu sumbernya. Makanya enggak dihabiskan soalnya sudah bau,” tambah Jepri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Cipongkor Keracunan MBG siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.