Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tampil Melempem di Piala Presiden 2026, Ramon Tanque Tak Layak Dipertahankan Persib?

Jumat, 7 Agustus 2026 21:54 WIB

30 Saksi Sudah Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Masih Misterius

Jumat, 7 Agustus 2026 21:01 WIB

Profil Indra Priawan: Pewaris Tahta Blue Bird yang Viral Usai Jadi Imam dan Lantunkan Ayat Al-Qur’an dengan Merdu

Jumat, 7 Agustus 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tampil Melempem di Piala Presiden 2026, Ramon Tanque Tak Layak Dipertahankan Persib?
  • 30 Saksi Sudah Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Masih Misterius
  • Profil Indra Priawan: Pewaris Tahta Blue Bird yang Viral Usai Jadi Imam dan Lantunkan Ayat Al-Qur’an dengan Merdu
  • Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar
  • ASN KBB Viral Bahas Fee Proyek di Live Medsos, Ditegur Atasan hingga Terancam Mutasi
  • Begal Bikin Resah Warga Jabar, KDM dan Kapolda Jabar Siapkan Pengawalan Malam Gratis
  • Link Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang Malam Ini!
  • Usai Gagal Juara Piala Presiden, Persib Langsung Tancap Gas di Bali demi Misi Besar ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Meningkat Jadi 352 Siswa

By Aga GustianaSelasa, 23 September 2025 09:48 WIB2 Mins Read
MBG
Siswa di Bandung Barat keracunan usai santap MBG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jumlah pelajar yang menjadi korban keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus bertambah. Hingga Selasa (23/9/2025), tercatat 352 siswa dari PAUD hingga SMA/SMK mengalami gejala keracunan, dan angka ini diperkirakan masih bisa naik karena beberapa anak masih terus datang dengan keluhan serupa hingga pukul 07.30 WIB.

Sebagian korban yang dirawat sejak Senin (22/9/2025) sore sudah diperbolehkan pulang pada Selasa subuh, setelah kondisinya membaik berkat perawatan medis seperti infus dan pemberian oksigen.

“Sampai pagi ini, sudah 352 orang. Tapi datanya terus berubah-ubah, karena masih banyak yang berdatangan,” ungkap Kapolsek Sindangkerta, Iptu Solehudin, Selasa (23/9/2025).

Sebagian korban dirujuk ke rumah sakit, seperti RSUD Cililin dan RSIA Anugrah, namun mayoritas tetap dirawat di GOR Kecamatan Cipongkor yang juga dijadikan pusat pendataan.

“Ada 27 orang dirujuk ke RSUD Cililin dan 20 orang ke RSIA Anugrah. Bahkan ada beberapa ibu karena ikut mencicipi menu MBG anaknya di kelompok belajar (kober), jadi korban anak PAUD juga ada,” kata Solehudin.

Dugaan keracunan massal ini bermula pada Senin siang, ketika 15 siswa SMK Pembangunan mengeluhkan gejala muntah-muntah, demam, dan sesak napas.

“Rata-rata sesak napas terus muntah-muntah, sehingga kita rujuk ke RSUD Cililin. Yang di sini juga ada yang harus kita berikan oksigen karena kondisinya sesak tapi tidak terlalu parah,” jelas Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah.

Tercium Bau Tak Sedap

Salah satu korban, Muhammad Jepri (15), terbaring lemas di GOR Kecamatan Cipongkor dengan infus terpasang di punggung tangannya. Beberapa teman sebayanya juga mendapatkan perawatan serupa setelah mengalami mual dan muntah-muntah akibat mengonsumsi menu MBG.

Pelajar SMP Cipari itu sempat mencoba menetralisir gejala keracunan dengan air kelapa, namun kondisinya tak membaik hingga akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan terpusat di GOR Kecamatan Cipongkor.

Dinas Kesehatan Bandung Barat mencatat lebih dari 75 anak yang diduga keracunan MBG, dengan 25 anak dirujuk ke RSUD Cililin, dan jumlah korban diprediksi akan terus bertambah.

“Tadi makan itu sekitar jam 10 pagi, terus siangnya mulai terasa mual terus muntah-muntah. Habis itu minum air kelapa, tapi enggak membaik,” cerita Jepri, Senin (22/9/2025).

Menu MBG yang dikonsumsi berisi ayam kecap, sayur timun dan selada, tahu goreng, nasi, dan semangka, dengan rasa yang sengaja dibuat berbeda dari hari-hari sebelumnya.

“Agak bau juga, asem gitu. Enggak enak rasanya, cuma enggak tahu darimana itu sumbernya. Makanya enggak dihabiskan soalnya sudah bau,” tambah Jepri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Cipongkor Keracunan MBG siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

30 Saksi Sudah Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Masih Misterius

Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar

ASN KBB Viral Bahas Fee Proyek di Live Medsos, Ditegur Atasan hingga Terancam Mutasi

Begal Bikin Resah Warga Jabar, KDM dan Kapolda Jabar Siapkan Pengawalan Malam Gratis

Viral Cibir Pasien BPJS Sebelum Meninggal, RSUD Cicalengka Resmi Nonaktifkan Oknum Nakes

Kasus Pohon Jalan Riau Naik ke Ranah Pidana, Videotron Disegel dan ASN Ikut Diperiksa

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Perdana di Kota Kembang, Gerai Busana Muslim Syareeva Resmi Beroperasi dengan Aturan Khusus Wanita
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.