Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 13:35 WIB
Bansos

BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM

Rabu, 21 Oktober 2026 13:24 WIB
El Nino

Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 13:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi
  • BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM
  • Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik
  • BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Pekerja, Ini Informasi Jadwal dan Cara Ceknya
  • STY Buka Suara soal Wacana Pengurangan Poin Persija, Singgung Aturan FIFA
  • Ini Alasan Persib Bisa Pertahankan Marc Klok hingga Pensiun seperti Jupe
  • Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet
  • Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anggota DPR Cucun Dikecam Publik karena Rendahkan Peran Ahli Gizi di MBG, Begini Klarifikasinya

By Aga GustianaSenin, 17 November 2025 12:04 WIB3 Mins Read
Pernyataan anggora DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal viral usai sebut MBG tidak butuh ahli gizi.
Pernyataan anggora DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal viral usai sebut MBG tidak butuh ahli gizi. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, akhirnya memberikan penjelasan resmi setelah pernyataannya mengenai profesi ahli gizi dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menuai perdebatan luas. Menurutnya, konteks pembahasan yang terekam dalam video viral itu berkaitan dengan penyesuaian istilah jabatan, bukan upaya meniadakan peran ahli gizi dalam program pemerintah.

“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dinamika pembahasan di dalam ruangan terkait tuntutan aspirasi sempat menjadi konsumsi publik dan dianggap menyinggung profesi ahli gizi,” ujar Cucun, dikutip dari akun Instagram @cucun_centre, Senin (17/11/2025)

Ia menegaskan bahwa pembicaraan soal perubahan istilah masih sebatas gagasan awal.

“Usulan perubahan dari ‘ahli gizi’ menjadi ‘Quality Control’ atau ‘Pengawas Makanan Bergizi’ masih sebatas wacana dan belum tentu diberlakukan.”

Cucun juga mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut ada usulan berbeda yang justru menyarankan agar istilah ahli gizi tidak lagi digunakan. Pernyataan dirinya dalam video, kata Cucun, merupakan reaksi terhadap usulan tersebut.

Baca Juga:  Skandal Program MBG: Kejagung Ungkap Kerugian Negara Tembus Rp10 Triliun, 7 Orang Jadi Tersangka

“Apabila nomenklatur tersebut dihilangkan, hal ini justru membuka peluang bagi pihak yang bukan ahli gizi untuk masuk ke ruang profesi tersebut,” jelasnya. Ia menekankan bahwa kejelasan istilah sangat penting agar kualitas layanan dan kompetensi tenaga gizi tetap terjaga.

Ia kemudian menutup klarifikasinya dengan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan perhatian. Setiap aspirasi yang disampaikan sangat berarti bagi penguatan program Presiden RI @prabowo.”

Polemik Muncul Setelah Pernyataan Cucun dalam Rapat SPPG Viral

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah ucapan Cucun di Rapat Konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bandung menjadi bahan perbincangan nasional. Forum yang seharusnya menjadi ajang konsolidasi program MBG berubah riuh saat dalam rekaman video ia terdengar mengatakan:

Baca Juga:  Kabar Duka! Mantan Mendag Rachmat Gobel Meninggal Dunia

“Mereka tidak membutuhkan ahli gizi, yang mereka butuhkan adalah tenaga pekerja pengawas gizi.”

Pernyataan itu dengan cepat beredar di media sosial dan memicu reaksi keras.

Berawal dari Pertanyaan Mengenai Tenaga Non-Ahli Gizi

Suasana memanas ketika salah satu peserta mempertanyakan rencana penggunaan tenaga non-profesional di bidang gizi untuk program MBG. Pertanyaan tersebut disampaikan dengan latar belakang kekhawatiran mengenai potensi penurunan standar profesional.

Cucun merespons dengan nada tinggi. Ia menilai pertanyaan itu menunjukkan sikap arogan dan langsung menegaskan otoritasnya sebagai pengambil kebijakan.

“Saya tidak suka anak-anak muda arogan seperti ini. Yang bikin kebijakan itu saya!” katanya dalam video.

Baca Juga:  10.000 Kader PKB Kabupaten Bandung Siap Kawal Kemenangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Pilkada 2024

Situasi makin tegang setelah Cucun menyampaikan pernyataannya soal tidak dibutuhkannya ahli gizi. Reaksi spontan dari peserta rapat pun muncul, dan video itu akhirnya viral.

Publik Meluapkan Kritikan

Di jagat maya, banyak warganet menyampaikan kekecewaan dan protes. Beberapa menilai ucapan tersebut merendahkan profesi ahli gizi dan bisa berdampak buruk bagi kualitas pelaksanaan program MBG.

Salah satu komentar yang mewakili kekesalan publik berbunyi:

“Definisi negara nggak butuh orang berpendidikan. Terus buat apa sekolah ahli gizi bertahun-tahun?”

Pernyataan tersebut memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas program MBG, terutama setelah sebelumnya muncul sorotan mengenai menu tidak layak, proses pengolahan yang keliru, dan beberapa kasus keracunan massal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cucun Ahmad Syamsurijal DPR RI MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi

El Nino

Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik

BSU Kemnaker

BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Pekerja, Ini Informasi Jadwal dan Cara Ceknya

Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober

Ilustrasi cuaca panas.

Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.