Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HUT ke-28 IJTI, Korda Bandung Gerak Cepat Salurkan 6.000 Liter Air untuk Warga Kekeringan di Ibun

Rabu, 26 Agustus 2026 11:37 WIB

Buruan Daftar! Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Ini Jadwal dan Syarat Lengkap PPIH

Rabu, 26 Agustus 2026 11:18 WIB

Mimpi Jadi Nyata! Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United

Rabu, 26 Agustus 2026 10:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HUT ke-28 IJTI, Korda Bandung Gerak Cepat Salurkan 6.000 Liter Air untuk Warga Kekeringan di Ibun
  • Buruan Daftar! Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Ini Jadwal dan Syarat Lengkap PPIH
  • Mimpi Jadi Nyata! Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United
  • Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026: 1 Gram Masih Rp2,768 Juta, Cek Daftar Lengkapnya
  • Pesta Biru 2026 Pecah! 32 Penggawa Persib Diperkenalkan, Target Gelar Keempat Makin Nyata
  • Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!
  • Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen
  • Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anggota DPR Cucun Dikecam Publik karena Rendahkan Peran Ahli Gizi di MBG, Begini Klarifikasinya

By Aga GustianaSenin, 17 November 2025 12:04 WIB3 Mins Read
Pernyataan anggora DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal viral usai sebut MBG tidak butuh ahli gizi.
Pernyataan anggora DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal viral usai sebut MBG tidak butuh ahli gizi. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, akhirnya memberikan penjelasan resmi setelah pernyataannya mengenai profesi ahli gizi dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menuai perdebatan luas. Menurutnya, konteks pembahasan yang terekam dalam video viral itu berkaitan dengan penyesuaian istilah jabatan, bukan upaya meniadakan peran ahli gizi dalam program pemerintah.

“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dinamika pembahasan di dalam ruangan terkait tuntutan aspirasi sempat menjadi konsumsi publik dan dianggap menyinggung profesi ahli gizi,” ujar Cucun, dikutip dari akun Instagram @cucun_centre, Senin (17/11/2025)

Ia menegaskan bahwa pembicaraan soal perubahan istilah masih sebatas gagasan awal.

“Usulan perubahan dari ‘ahli gizi’ menjadi ‘Quality Control’ atau ‘Pengawas Makanan Bergizi’ masih sebatas wacana dan belum tentu diberlakukan.”

Cucun juga mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut ada usulan berbeda yang justru menyarankan agar istilah ahli gizi tidak lagi digunakan. Pernyataan dirinya dalam video, kata Cucun, merupakan reaksi terhadap usulan tersebut.

Baca Juga:  APBN 2026 Fokus MBG, Anggaran Pendidikan Disedot Rp223 Triliun

“Apabila nomenklatur tersebut dihilangkan, hal ini justru membuka peluang bagi pihak yang bukan ahli gizi untuk masuk ke ruang profesi tersebut,” jelasnya. Ia menekankan bahwa kejelasan istilah sangat penting agar kualitas layanan dan kompetensi tenaga gizi tetap terjaga.

Ia kemudian menutup klarifikasinya dengan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan perhatian. Setiap aspirasi yang disampaikan sangat berarti bagi penguatan program Presiden RI @prabowo.”

Polemik Muncul Setelah Pernyataan Cucun dalam Rapat SPPG Viral

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah ucapan Cucun di Rapat Konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bandung menjadi bahan perbincangan nasional. Forum yang seharusnya menjadi ajang konsolidasi program MBG berubah riuh saat dalam rekaman video ia terdengar mengatakan:

Baca Juga:  Geger Siswi SMK di Bandung Barat Wafat Usai Alami Gejala Mirip Keracunan

“Mereka tidak membutuhkan ahli gizi, yang mereka butuhkan adalah tenaga pekerja pengawas gizi.”

Pernyataan itu dengan cepat beredar di media sosial dan memicu reaksi keras.

Berawal dari Pertanyaan Mengenai Tenaga Non-Ahli Gizi

Suasana memanas ketika salah satu peserta mempertanyakan rencana penggunaan tenaga non-profesional di bidang gizi untuk program MBG. Pertanyaan tersebut disampaikan dengan latar belakang kekhawatiran mengenai potensi penurunan standar profesional.

Cucun merespons dengan nada tinggi. Ia menilai pertanyaan itu menunjukkan sikap arogan dan langsung menegaskan otoritasnya sebagai pengambil kebijakan.

“Saya tidak suka anak-anak muda arogan seperti ini. Yang bikin kebijakan itu saya!” katanya dalam video.

Baca Juga:  Kasus Keracunan Massal MBG di Cipongkor Tembus 1.000 Korban

Situasi makin tegang setelah Cucun menyampaikan pernyataannya soal tidak dibutuhkannya ahli gizi. Reaksi spontan dari peserta rapat pun muncul, dan video itu akhirnya viral.

Publik Meluapkan Kritikan

Di jagat maya, banyak warganet menyampaikan kekecewaan dan protes. Beberapa menilai ucapan tersebut merendahkan profesi ahli gizi dan bisa berdampak buruk bagi kualitas pelaksanaan program MBG.

Salah satu komentar yang mewakili kekesalan publik berbunyi:

“Definisi negara nggak butuh orang berpendidikan. Terus buat apa sekolah ahli gizi bertahun-tahun?”

Pernyataan tersebut memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas program MBG, terutama setelah sebelumnya muncul sorotan mengenai menu tidak layak, proses pengolahan yang keliru, dan beberapa kasus keracunan massal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cucun Ahmad Syamsurijal DPR RI MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

HUT ke-28 IJTI, Korda Bandung Gerak Cepat Salurkan 6.000 Liter Air untuk Warga Kekeringan di Ibun

Buruan Daftar! Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Ini Jadwal dan Syarat Lengkap PPIH

Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!

Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen

Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga

10 Negara Pemilik Hutan Terluas di Dunia 2026, Indonesia di Nomor Berapa?

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.