bukamata.id – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Bandung menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Karyalaksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Rabu, 26 Agustus 2026. Aksi sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 IJTI.
Bantuan air bersih menyasar warga Kampung Pereng, RT 03 RW 09, Desa Karyalaksana. Puluhan kepala keluarga di wilayah tersebut diketahui telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama hampir dua bulan akibat musim kemarau.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian IJTI Korda Bandung terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Para jurnalis televisi tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik dengan memberitakan kondisi warga, tetapi juga turun langsung memberikan bantuan.
IJTI Korda Bandung Turun Langsung Bantu Warga
Ketua IJTI Korda Bandung, M. Naufal Rabani, mengatakan aksi penyaluran air bersih merupakan bagian dari kontribusi IJTI kepada masyarakat di luar tugas jurnalistik.
“Alhamdulillah hari ini Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Korda Bandung melakukan bantuan air bersih di wilayah yang saat ini mengalami kekeringan. Dan salah satunya di wilayah Kecamatan Ibun, tepatnya di Desa Karyalaksana, Kampung Pereng,” ujar Naufal di lokasi.
Menurut Naufal, warga Kampung Pereng telah mengeluhkan persoalan air bersih selama sekitar dua bulan.
“Di lokasi ini ada sekitar puluhan kepala keluarga yang sudah dua bulan terakhir mengeluhkan kekurangan air bersih. Sehingga kami melakukan bantuan berupa air bersih,” katanya.
Penyaluran air bersih dilakukan IJTI Korda Bandung dengan menggandeng sejumlah pihak, termasuk kepolisian, pemerintah desa, dan Pramuka.
Pada tahap awal, sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
“Kami datang ke sini tidak hanya untuk memberitakan tentang kekeringan, tapi kami juga memberikan sedikit bantuan kepada warga sekitar,” ujar Naufal.
IJTI Dorong Solusi Jangka Panjang
Naufal menegaskan bantuan air bersih yang disalurkan saat ini merupakan langkah jangka pendek untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Menurutnya, persoalan kekeringan di wilayah tersebut membutuhkan solusi yang lebih permanen. Salah satu opsi yang diharapkan dapat direalisasikan adalah pembangunan sumur bor.
“Jangka panjangnya mungkin kami akan memberitahukan ini kepada pemerintah yang lebih tinggi lagi atau Pemerintah Kabupaten Bandung. Di mana untuk ke depannya mungkin di wilayah ini harus ada sumur bor, sehingga saat musim kemarau tiba, masyarakat tidak akan lagi mengeluhkan kekeringan,” jelasnya.
Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga persoalan kekurangan air bersih tidak kembali berulang setiap musim kemarau.
Warga Ibun Sudah Dua Bulan Kesulitan Air
Kepala Desa Karyalaksana, Aep Juli Kartika Nugraha, mengapresiasi bantuan air bersih yang diberikan IJTI Korda Bandung.
Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang saat ini menghadapi keterbatasan sumber air akibat musim kemarau.
“Alhamdulillah buat kiriman airnya karena bermanfaat sekali. Buat sekarang musim kemarau warga saya, warga RW 9 RT 3 memang kekurangan air dan sumber airnya juga kekeringan,” ujar Aep.
Menurut Aep, kondisi kekeringan telah berlangsung lebih dari dua bulan. Warga RT 03 RW 09 menjadi salah satu kelompok yang cukup terdampak karena sumber air di wilayah tersebut ikut mengering.
“Ini kira-kira udah dua bulan lebih kekeringan, semenjak musim kemarau warga RT 3 RW 9 kekurangan air. Sebenarnya banyak sih, RW 5 juga yang dekat ini sama dampak kekeringan airnya,” katanya.
Persoalan kekeringan tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan air rumah tangga. Kondisi tersebut juga mulai dirasakan sektor pertanian di wilayah Desa Karyalaksana.
“Iya, sekarang sawah-sawah juga banyak yang kekeringan hingga gagal panen,” pungkas Aep.
HUT ke-28 IJTI Jadi Momentum Peduli Masyarakat
Aksi penyaluran air bersih di Kecamatan Ibun menjadi salah satu bentuk kepedulian IJTI Korda Bandung dalam memperingati HUT ke-28 IJTI.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran jurnalis tidak hanya berhenti pada aktivitas mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Di tengah persoalan sosial yang dihadapi warga, insan pers juga dapat mengambil bagian dalam mendorong kepedulian dan mencari solusi.
Melalui bantuan 6.000 liter air bersih tersebut, IJTI Korda Bandung berharap dapat meringankan beban warga Kampung Pereng yang terdampak kekeringan.
Di saat yang sama, IJTI juga berkomitmen menyuarakan persoalan kekeringan yang terjadi di wilayah tersebut agar mendapat perhatian pemerintah, khususnya terkait kebutuhan solusi jangka panjang berupa penyediaan sumber air yang berkelanjutan.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-28 IJTI tidak hanya menjadi momentum organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









