bukamata.id – Keberhasilan roda pemerintahan di Tanah Pasundan tidak lepas dari peran kritis dan sinergi bersama para jurnalis. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai pers merupakan pilar krusial yang menentukan efektivitas serta transparansi berbagai program publik.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, saat menghadiri penutupan Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat 2026 di Hotel Horison Bandung, Kamis (13/8/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang penetapan Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jabar periode 2026–2031 setelah mengantongi 444 suara, mengungguli kandidat lain, Hardiyansyah, yang meraih 247 suara.
“Selamat buat sahabat saya Tantan Sulthon Bukhawan yang berhasil terpilih menjadi Ketua PWI Jabar,” tutur Erwan.
Integritas Pers di Tengah Ancaman Disinformasi
Menghadapi derasnya arus digitalisasi, Erwan mengimbau para insan pers untuk memegang teguh kejujuran jurnalistik. Kepungan informasi dari media sosial yang rentan akan narasi menyesatkan menuntut wartawan bertindak sebagai penyaring kebenaran yang valid.
“Maka di sinilah fungsi wartawan diperlukan. Wartawan harus mencari kebenaran atas suatu informasi, jangan kalah oleh AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan dan jangan kalah oleh mesin. Sebab mesin tak memiliki nurani dan keberpihakan,” tegas Erwan.
Arah Baru PWI Jawa Barat
Merespons pesan tersebut, Tantan Sulthon Bukhawan menekankan pentingnya merapatkan barisan di seluruh pengurus daerah pascapemilihan. Ia mengusung visi untuk menransformasikan organisasi profesi ini menjadi wadah kolaboratif yang merangkul semua generasi wartawan.
“Saya tidak ingin Sekretariat PWI hanya ramai saat menjelang konferensi atau perpanjangan kartu saja. Ke depan, PWI Jawa Barat harus menjadi rumah kreatif tempat kita belajar, berkembang, dan mengabdi secara nyata,” jelas Tantan.
Struktur kepemimpinan makin solid dengan ditunjuknya Oland PH Sibarani secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jabar untuk mengawal penegakan kode etik organisasi.
Sementara itu, Zulkifli Gani Otto dari PWI Pusat menyoroti pentingnya penguatan profesionalisme jurnalis. Ia mencatat sekitar 70 persen dari 30.000 anggota PWI nasional telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers, dan pihaknya berkomitmen mendorong legalitas penuh seluruh media tempat wartawan bernaung.
Agenda Konferprov 2026 ini berjalan lancar berkat kolaborasi erat berbagai instansi. Ketua Panitia, Roberto Purba, mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov Jabar, Pemkot Bandung, kepolisian, hingga jajaran mitra swasta seperti bank bjb, BRI, bjb Syariah, Djarum Foundation, Polda Jabar, Semen Kujang, Summarecon Bandung, serta Fiesta.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










