Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Kamis, 19 Februari 2026 12:35 WIB

Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2

Kamis, 19 Februari 2026 11:27 WIB

Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya

Kamis, 19 Februari 2026 11:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota
  • Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2
  • Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya
  • Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24
  • Bukan Akhir Segalanya! Marc Klok Janji Persib Bakal Kembali Lebih Kuat
  • Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati
  • Dramatis! Persib Menang 1-0 tapi Gagal Lolos, Ratchaburi FC Hentikan Mimpi di ACL 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPU Bersama Muhammadiyah Jabar Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pilkada 2024

By Putra JuangSenin, 30 September 2024 13:40 WIB2 Mins Read
KPU Bersama Muhammadiyah Jabar Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pilkada 2024. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Barat menggelar acara Sosialisasi Pendidikan Pemilih menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Garut, Senin (30/9/2024).

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Garut, Rikeu Rahayu memaparkan tahapan Pilkada yang tengah berjalan, termasuk perekrutan petugas KPPS.

Pihaknya juga mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam sosialisasi kepada keluarga dan tetangga, agar pada hari pemungutan suara tanggal 27 November mendatang, masyarakat dapat memilih dengan cerdas sesuai hati nurani.

“Saya harap setelah acara ini, kita semua membawa pulang pemahaman yang cukup untuk menyosialisasikan pentingnya partisipasi pemilih. Pilihlah dengan bijak dan nikmati prosesnya dengan semangat sesuai tagline memilih dengan riang gembira,” ucap Rikeu.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Jabar, Agus Rahmat Nugraha menekankan pentingnya keterlibatan umat Muhammadiyah dalam Pilkada untuk memastikan pemimpin yang terpilih sesuai dengan nilai-nilai perjuangan dan moral yang diajarkan dalam organisasi.

“Kader Muhammadiyah perlu memahami politik dengan bijak, melihatnya sebagai bagian dari kehidupan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Melalui partisipasi aktif, kita dapat memilih pemimpin yang terbaik dan amanah bagi Jawa Barat dan Garut,” kata Agus.

Sekretaris PW Muhammadiyah Jabar, Acep Muharrom T Syamsudin mengingatkan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kapasitas tata kelola yang baik dan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Jawa Barat memiliki potensi alam dan manusia yang luar biasa. Dengan pemimpin yang amanah, potensi ini dapat dikelola untuk kesejahteraan bersama. Kita harus bijak dalam memilih dan jangan terbuai janji-janji muluk tanpa bukti nyata,” ujar Acep.

Di tempat yang sama, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jabar oleh Ahmad Buchori menekankan pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam pemilu, serta menghindari pengaruh politik uang yang dapat merusak demokrasi.

Ahmad juga mengajak peserta untuk aktif dalam mengawasi pemilu dan memastikan pemimpin yang dipilih memiliki nilai-nilai agama dan etika yang kuat.

“Jangan mudah tergoda janji kampanye. Pastikan calon yang kita pilih memiliki rekam jejak yang baik dan sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah,” ujarnya.

Pemerhati pemilu, Junaidin Basri membahas peran strategis pemilih muda dalam pemilu. Menurutnya, generasi muda lebih kritis dan cerdas dalam menyeleksi informasi dan keputusan politik.

Junaidin juga mengingatkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi proses pemilu, terutama untuk mencegah penyimpangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.