Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persis Ramadan Expo 2026: Ajang UMKM Lokal Tembus Pasar Lebaran di Bandung!

Jumat, 6 Maret 2026 20:56 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Pekan Krusial Super League 2025/2026: Persib Berpeluang Perlebar Jarak Poin di Puncak

Jumat, 6 Maret 2026 20:37 WIB

Umuh Muchtar Blak-blakan Soal Isu Viking-Bonek dan Kinerja Wasit yang ‘Merusak’ Laga

Jumat, 6 Maret 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persis Ramadan Expo 2026: Ajang UMKM Lokal Tembus Pasar Lebaran di Bandung!
  • Pekan Krusial Super League 2025/2026: Persib Berpeluang Perlebar Jarak Poin di Puncak
  • Umuh Muchtar Blak-blakan Soal Isu Viking-Bonek dan Kinerja Wasit yang ‘Merusak’ Laga
  • Febri Hariyadi Terkapar Lagi, Beckham Putra: Semoga A Bow Tidak Trauma
  • Viral Video ‘Chindo Adidas’, Ada Link Full 17 Menit?
  • Data Mudik 2026: Lebih dari 25 Juta Warga Jabar Siap Mudik, Bogor Jadi Titik Terpadat
  • Peringatan Darurat Digital! Komdigi Resmi Batasi TikTok Cs untuk Anak di Bawah 16 Tahun
  • Resmi Diumumkan! THR Pensiunan 2026 Mulai Dibayar 5 Maret, Simak Rincian Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Memburuk: Lebih dari 1.200 Jiwa Melayang dalam Gempuran AS-Israel di Iran

By Aga GustianaJumat, 6 Maret 2026 14:58 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana duka menyelimuti Iran di tengah eskalasi konflik yang memuncak dalam satu pekan terakhir. Data terbaru yang dirilis otoritas setempat mencatat lonjakan tajam jumlah korban jiwa akibat operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung sejak akhir pekan lalu.

Berdasarkan laporan yang disiarkan oleh Press TV pada Jumat (6/3/2026), Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran mengonfirmasi bahwa setidaknya 1.230 orang telah dinyatakan meninggal dunia sejak serangan dimulai pada Sabtu (28/2/2026). Angka ini terus merangkak naik seiring dengan intensitas serangan yang meluas.

Tragedi di Balik Klaim Operasi Militer

Sejak awal eskalasi, Washington dan Tel Aviv berdalih bahwa gempuran udara mereka difokuskan pada infrastruktur militer strategis Iran, mulai dari sistem rudal, armada angkatan laut, hingga pusat komando dan kendali di Teheran.

Namun, laporan dari lapangan memberikan gambaran yang jauh lebih memprihatinkan. Alih-alih hanya menyasar sasaran militer, gelombang serangan tersebut justru dilaporkan meluluhlantakkan berbagai fasilitas publik. Rumah sakit, sekolah, fasilitas olahraga, kawasan pemukiman padat, bahkan situs warisan budaya kini menjadi saksi bisu kehancuran akibat gempuran udara tersebut.

Baca Juga:  Bandara Mehrabad di Teheran Iran Dilanda Kebakaran Hebat Usai Diduga Akibat Serangan Rudal

Dampak dari eskalasi ini semakin parah dengan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersama sejumlah jajaran komandan militer berpangkat tinggi pada fase serangan awal. Kehilangan figur sentral tersebut memicu situasi nasional yang semakin genting.

Tudingan Kejahatan Perang

Kini, prosesi pemakaman massal menjadi pemandangan harian di Teheran dan berbagai kota besar lainnya di Iran. Para petinggi negara pun tidak tinggal diam. Mereka secara tegas melayangkan kecaman keras terhadap tindakan koalisi AS-Israel.

Baca Juga:  Iran dalam Guncangan: Teka-teki Nasib Alireza Arafi, Sang Pemimpin Tertinggi Sementara di Tengah Krisis

Pemerintah Iran menegaskan bahwa serangan yang menyasar situs sipil dan cagar budaya bukanlah tindakan militer biasa, melainkan pelanggaran berat.

“Pelanggaran terang-terangan terhadap hukum kemanusiaan internasional dan kejahatan perang yang tak terbantahkan,” ujar pejabat senior Iran dalam pernyataan resminya.

Respons Teheran: Hak Membela Diri

Menghadapi agresi yang terus berlanjut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki opsi lain selain melakukan perlawanan demi kedaulatan bangsa. Teheran akhirnya meluncurkan serangan balik terukur menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) yang diarahkan ke target-target di Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Teluk.

Baca Juga:  Ali Shamkhani Tewas dalam Serangan Israel, Iran Kehilangan Tokoh Diplomasi Penting

Meski mengambil langkah militer yang tegas, Pezeshkian dalam pesannya kepada para pemimpin kawasan menekankan bahwa Iran tetap berkomitmen pada prinsip kedaulatan negara-negara tetangga. Situasi di kawasan ini kini berada di titik nadir, dengan dunia internasional terus menanti langkah diplomatik apa yang mungkin dilakukan untuk meredam api konflik yang semakin membara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AS-Israel Ayatollah Ali Khamenei berita internasional Konflik Iran Masoud Pezeshkian Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Persis Ramadan Expo 2026: Ajang UMKM Lokal Tembus Pasar Lebaran di Bandung!

Data Mudik 2026: Lebih dari 25 Juta Warga Jabar Siap Mudik, Bogor Jadi Titik Terpadat

Resmi Diumumkan! THR Pensiunan 2026 Mulai Dibayar 5 Maret, Simak Rincian Lengkapnya

Siapkan THR Lebaran! Ini Jadwal Lengkap Tukar Uang Baru 2026 di Bandung

Warga Bandung Catat! Jadwal Adzan Maghrib Hari Ini, 6 Maret 2026

Ilustrasi Hujan.

Bandung Diterjang Cuaca Ekstrem, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi

Terpopuler
  • Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI
  • Link Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Netizen Ramai Cari Versi Asli
  • ‘Mukena Pink’ Viral di TikTok: Pencarian Link Video Tanpa Sensor Ramai Jadi Sorotan
  • ‎Jangan Sampai Terlewat! Ini Waktu Adzan Maghrib Bandung Minggu 1 Maret 2026
  • Link Video No Sensor Ukhti Mukena Pink Viral, Versi Panjang Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.