Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Selasa, 17 Maret 2026 20:21 WIB

Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?

Selasa, 17 Maret 2026 20:00 WIB
Persib

Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Sebut Super League Masuk Periode Penentu

Selasa, 17 Maret 2026 19:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan
  • Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?
  • Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Sebut Super League Masuk Periode Penentu
  • Suaranya Mirip Dubbing Iklan, Ibu-Ibu Viral Ini Maki Pengunjung Minimarket Pakai Bahasa ‘Naskah Sinetron’!
  • Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!
  • Kata Inara Rusli Soal Video Syur: Akui Ada Rekaman, Bantah Tuduhan Perzinaan
  • Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa
  • Kantongi Belasan Miliar dari Kompetisi Asia, Intip Proyek ‘Los Galacticos’ Persib Bandung Musim Depan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Kasus Dugaan KDRT Ustaz Kondang Asal Bandung, Bermula dari Permintaan Nafkah

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 28 Agustus 2025 13:14 WIB3 Mins Read
Ustaz EE
Kuasa hukum NAT, anak kandung Ustaz EE. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret nama ustaz kondang asal Bandung berinisial EE kembali mencuat. Putrinya, NAT (19), melaporkan sang ayah serta beberapa anggota keluarga dari pihak ayah ke Polrestabes Bandung setelah mengaku menjadi korban penganiayaan.

Kuasa hukum NAT, Rio Damas Putra, menjelaskan kronologi peristiwa yang terjadi pada 4 Juli 2025. NAT datang ke rumah ayahnya untuk meminta nafkah bulanan bagi dirinya dan dua adiknya, sekaligus berupaya memperbaiki hubungan keluarga yang renggang.

“Menurut keterangan klien kami, yang pertama kali melakukan pemukulan adalah ibu tirinya. Sebelumnya, klien kami dimaki dengan ucapan-ucapan kasar hingga spontan melempar sisa sop iga. Lemparan itu tidak mengenai siapa pun, namun justru memicu emosi hingga berujung pengeroyokan,” kata Rio, Rabu (27/8/2025).

Dalam peristiwa itu, NAT menyebut ayahnya EE, ibu tirinya DS, neneknya T, pamannya IK, serta bibinya LS ikut terlibat. Akibat tekanan fisik dan psikis, NAT bahkan sempat pingsan. Sejumlah tetangga yang melihat kemudian menolong dan mengantarnya pulang ke rumah sang ibu.

Baca Juga:  Tahun Baru Imlek 2025: Ini Daftar Vihara Tertua di Indonesia, Nomor 8 Ada di Bandung

“Ibunya kaget melihat kondisi anaknya, lalu melaporkan ke Polrestabes Bandung. Pada hari yang sama, penyidik juga melakukan visum et repertum,” lanjut Rio.

Hasil visum sementara menunjukkan NAT mengalami luka di pelipis, belakang telinga, kedua bahu, tangan kanan-kiri, serta bengkak di sisi kanan tubuhnya.

Kuasa hukum lain, M. Alby Satriaji, menambahkan bahwa kedatangan NAT bukan semata untuk menuntut nafkah, melainkan juga untuk memperbaiki hubungan keluarga.

“Sayangnya, setiap kali meminta nafkah selalu berakhir dengan cekcok. Klien kami ingin mengakhiri pola itu, namun justru berujung dugaan KDRT dan pengeroyokan,” jelas Alby.

Baca Juga:  Nongkrong Sambil Bawa Anak Main di Bandung, Hompimpa Playground Bisa Jadi Solusi

Ia juga menegaskan, aksi NAT melempar sop iga hanya luapan emosi setelah mendengar ibunya dihina keluarga pihak ayah.

“Itu pun hanya sisa sop, tidak utuh, dan tidak mengenai siapa pun. Tapi dari situlah eskalasi terjadi hingga berakhir pada dugaan penganiayaan,” pungkasnya.

Hingga kini, ustaz EE maupun tim kuasa hukumnya belum memberikan pernyataan resmi.

Polisi Benarkan Laporan

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, membenarkan adanya laporan dugaan KDRT tersebut. Menurutnya, laporan diajukan langsung oleh mantan istri EE yang merupakan ibu kandung korban.

“Jadi untuk keterangan yang kami peroleh ini, yang dilaporkan itu adalah ayahnya sendiri saudara Evie,” kata Rahman kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).

Rahman menambahkan, pelapor juga menuding beberapa anggota keluarga lain ikut terlibat.

“Jadi untuk keterangan yang kami peroleh ini, yang dilaporkan itu adalah ayahnya sendiri. Saudara Evie, kemudian ada beberapa (terduga pelaku) lain. Ini keterangan dari si pelapor,” ujarnya.

Baca Juga:  Bandung Pride! Intip Kecanggihan Mobil Otonom Pertama di Indonesia

Masih dalam Tahap Penyelidikan

Rahman menjelaskan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi tambahan.

“Besok kita akan melakukan pemeriksaan saksi lanjutan. Kemudian kita akan melakukan gelar perkara,” ucapnya.

Ia menegaskan, Ustaz EE dijadwalkan kembali menjalani pemeriksaan pada Jumat (29/8/2025).

“Untuk terlapor sendiri, kita sudah melakukan pemeriksaan dalam hal ini wawancara. Karena perkaranya masih dalam tahap penyelidikan. Besok kita melakukan pemanggilan yang kedua. Pemanggilan dan pemeriksaan sebagai saksi,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa satu saksi tambahan untuk memperkuat penyelidikan.

“Kemudian ada satu saksi lagi yang kita akan lakukan pemeriksaan. Kemudian kita akan melakukan gelar perkara,” pungkas Rahman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Kasus Ustaz Bandung KDRT Polrestabes Bandung Ustaz EE
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.