Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 06:00 WIB

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lantik Pengurus Baru, Bupati Bandung Sebut Peran FKDT Sangat Mulia

By Putra JuangSabtu, 27 April 2024 18:47 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bandung Masa Khitmad 2023-2028. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengajak kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan rasa syukur, baik nikmat iman, nikmat Islam maupun nikmat Ihsan.

Hal ini diungkapkan Dadang Supriatna pada pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bandung Masa Khitmad 2023-2028 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Sabtu (27/4/2024).

Dadang berharap, pelantikan pengurus DPC FKDT Kabupaten Bandung ini dijadikan suatu wahana untuk terus melakukan ikhtiar dan langkah-langkah yang mulia.

“Apa yang sudah dilakukan DPC FKDT Kabupaten Bandung selama ini menjadi amal ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah SWT,” ucap Dadang.

Dadang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran DPC FKDT Kabupaten Bandung yang telah mewarnai perjalannya selama tiga tahun menjabat bupati Bandung.

“Tujuan kita bagaimana untuk bisa membentuk anak-anak kita berkarakter dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 7 Mei 2025, Catat Lokasinya

Hal itu dibuktikan dengan tiga muatan lokal yang sudah diluncurkan setelah dirinya dilantik pada 26 April 2021 silam.

“Pertama pendidikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kedua, pendidikan budaya Sunda atau bahasa Sunda. Ketiga, dari mulai para siswa TK, SD dan SMP diwajibkan mengaji dan menghafal alquran,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya tiga muatan lokal itu, hadirlah guru ngaji ke sekolah-sekolah TK, SD dan SMP.

“Saya sudah menganggarkan Rp 109 miliar untuk 17.000 guru ngaji setiap tahunnya dan baru terealisasi 15.800 guru ngaji lebih,” imbuhnya.

Dadang mengungkapkan, bahwa kenapa program guru ngaji ini digulirkan berawal dari pengalamannya saat masih menjabat kepala desa dan memiliki keterbatasan anggaran, sehingga mencari anggaran sendiri untuk memberikan perhatian kepada para guru ngaji.

Baca Juga:  Bupati Bandung Sebut Program Pinjaman Dana Bergulir Solusi Tingkatkan Ekonomi Rakyat

“Saat abdi nuju nyupiran. Dalam pikiran saya, Ya Allah, lamun hiji waktu abdi dikersakeun dibere amanah jadi bupati, maka lain ngan saukur ustadz sadesa, tapi sa kabupaten anu bakal diperhatikeun,” terangnya.

Dadang mengutarakan cita-citanya ingin menjadi bupati lantaran ingin memuliakan ulama, dengan cara memberikan insentif. Cita-cita kedua ingin masuk surga.

“Begitu dilantik, saya mencari anggaran Rp109 miliar untuk memberikan insentif kepada para guru ngaji tersebut,” katanya.

Hikmah dari memuliakan ulama itu, kata Dadang, PAD Kabupaten Bandung dari Rp969 miliar naik jadi Rp1,3 triliun. APBD Kabupaten Bandung yang awalnya Rp4,6 triliun naik menjadi Rp7,4 triliun.

“Ini buktinya,” ujarnya.

Di sisi lain, kewajiban orang tua itu mendidik anak-anaknya. Saat launching program guru ngaji itu, Dadang atas nama para orang tua di Kabupaten Bandung menitipkan kepada para ustadz untuk mengajar ngaji anak-anak tersebut.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Kabupaten Bandung Kamis 13 Maret 2025

“Para guru ngaji itu diberikan insentif setiap bulannya sebesar Rp350.000 melalui rekening masing-masing. Ditambah empat kartu BPJS Kesehatan pada setiap guru ngaji itu, untuk istri dan kedua anaknya. Dengan memiliki kartu BPJS Kesehatan itu, disaat berobat ke rumah sakit gratis tanpa dipungut sepeser pun,” bebernya.

Kemudian manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp42 juta. Apabila keanggotannya sudah tiga tahun, ahli warisnya plus mendapatkan beasiswa Rp174 juta.

Selain itu, Pemkab Bandung telah memberikan perhatian kepada masyarakat, terutama yang belum memiliki akta nikah melalui pelaksanaan sidang itsbat nikah.

“Kita programkan 1000 pasangan, dan insya Allah masih banyak lagi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna FKDT Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten Bandung Pemkab Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.