bukamata.id – Keputusan berani Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melarang operasional angkutan kota (angkot) di kawasan Puncak Bogor selama arus balik Lebaran 2025 membuahkan hasil positif. Langkah ini diklaim efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
Kepolisian Resor Cianjur melaporkan bahwa kebijakan ini secara signifikan menurunkan kepadatan lalu lintas. Bahkan, kemacetan di Pasar Cipanas, yang terkenal sebagai titik rawan macet, mengalami penurunan drastis.
“Gubernur Jawa Barat mengeluarkan kebijakan agar angkot di kawasan Cipanas tidak beroperasi selama masa libur Lebaran 2025 dan kepadatan menurun,” ungkap AKBP Rohman Yongky Dilatha, Kapolres Cianjur, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (5/4/2025).
Kapolres juga menegaskan bahwa situasi ini telah dilaporkan langsung kepada Gubernur.
“Kendati demikian, kami tetap menyiagakan petugas di titik rawan macet, termasuk di depan Pasar Cipanas,” tambahnya.
Kebijakan pelarangan operasional angkot ini diberlakukan selama sepekan, mulai dari tanggal 1 hingga 7 April 2025. Sebagai kompensasi, sebanyak 561 sopir angkot menerima uang tunai sebesar Rp 1 juta dan paket sembako senilai Rp 1,5 juta.
Langkah ini diambil untuk mencegah antrean panjang kendaraan yang sering kali menyebabkan kemacetan total di jalur Puncak akibat angkot yang parkir dan berhenti sembarangan. Dinas Perhubungan juga memberikan sanksi tegas bagi angkot yang melanggar, termasuk penyitaan sementara kendaraan hingga tanggal 7 April 2025.
Meskipun arus lalu lintas terpantau lebih lancar, pihak kepolisian tetap menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, seperti sistem one way dan ganjil genap, untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang masih tinggi. Masyarakat juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang guna menghindari potensi kemacetan.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman liburan yang lebih menyenangkan bagi para pemudik dan wisatawan, dengan mengurangi risiko terjebak dalam kemacetan yang melelahkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











