Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Rabu, 18 Maret 2026 17:25 WIB

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Rabu, 18 Maret 2026 17:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Lebih dari Sekadar Hiburan, Ini Makna Lomba 17 Agustusan

By Aga GustianaSabtu, 16 Agustus 2025 10:24 WIB2 Mins Read
tema 17 Agustus 2025
Ilustrasi tema 17 Agustus 2025. (Foto: Pexels/Yazid N)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, masyarakat di berbagai daerah selalu meramaikan suasana dengan aneka perlombaan. Mulai dari makan kerupuk hingga balap karung, lomba-lomba ini sudah menjadi tradisi turun-temurun sejak sekitar tahun 1950, lima tahun setelah proklamasi.

Sejarawan JJ Rizal menyebutkan bahwa sebagian orang pernah menilai lomba-lomba tersebut bernuansa mengejek masyarakat pribumi. Namun di balik itu, perlombaan justru menyimpan pesan penting: mengingatkan kembali pada perjuangan, ketahanan, dan semangat rakyat Indonesia menghadapi masa penjajahan.

Berikut asal-usul dan makna di balik sejumlah lomba populer 17 Agustusan:

Baca Juga:  Anti Mainstream, Ini Dia 4 Ide Perlombaan 17 Agustus Dijamin Seru!

1. Lomba Makan Kerupuk

Kerupuk dipilih sebagai simbol perjuangan rakyat di masa sulit, terutama saat pendudukan Jepang, ketika makanan bergizi sulit didapat.

Makna:

  • Kerupuk digantung melambangkan tantangan hidup.
  • Tidak boleh pakai tangan mengajarkan kesabaran dan kreativitas.
  • Mengingatkan generasi kini bahwa kemerdekaan lahir dari masa serba terbatas.

2. Balap Karung

Permainan ini diyakini berawal dari misionaris Belanda dengan menggunakan karung goni. Setelah merdeka, masyarakat mengadopsinya sebagai lomba Agustusan.

Makna:

  • Melambangkan perjuangan rakyat yang hidup serba kekurangan.
  • Mengajarkan ketangguhan: meski terbatas ruang gerak, tetap bisa melangkah maju.

3. Balap Kelereng

Kelereng sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan menyebar ke Nusantara. Dalam lomba Agustusan, kelereng diletakkan di atas sendok yang digigit peserta sambil berlari menuju garis akhir.

Baca Juga:  10 Ide Lomba 17 Agustus Lucu, Unik dan Kekinian untuk Meriahkan Hari Kemerdekaan

Makna:

  • Meningkatkan konsentrasi dan ketelitian.
  • Simbol persatuan karena bisa dimainkan semua kalangan.
  • Mengasah fokus serta kemampuan mengendalikan emosi.

4. Lomba Gigit Koin

Peserta berusaha mengambil koin yang ditempelkan di buah besar yang sudah dilumuri oli, jelaga, atau cokelat tanpa bantuan tangan.

Makna:

  • Menggambarkan perjuangan mendapatkan sesuatu yang berharga di tengah kesulitan.
  • Wajah yang belepotan menyerupai penyamaran pejuang saat berjuang melawan penjajah.
Baca Juga:  Daya Group Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Semangat Kebersamaan

5. Tangkap Belut

Belut yang licin kerap dijadikan tantangan dalam lomba Agustusan. Bisa dilakukan di sawah maupun dalam wadah khusus dengan berbagai variasi, termasuk estafet.

Makna:

  • Belut licin menggambarkan rintangan hidup yang butuh ketangkasan dan kecermatan.
  • Menjadi sarana kebersamaan masyarakat yang bersaing sehat tanpa membeda-bedakan.

Tradisi yang Sarat Nilai

Dari tiap lomba 17 Agustusan, terselip nilai perjuangan, kebersamaan, dan ketangguhan. Bukan hanya hiburan semata, perlombaan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan besar harus dijaga dengan persatuan dan semangat gotong royong.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

balap karung balap kelereng gigit koin Hari Kemerdekaan lomba 17 agustus lomba makan kerupuk tangkap belut tradisi rakyat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!

Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet

Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Cek Estimasi Idulfitri 1447 H: Apakah Lebaran Jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026?

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.