Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya

Selasa, 5 Mei 2026 15:53 WIB

Bayar PBB Kini Bisa Dicicil, bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-PBB di 40 Wilayah

Selasa, 5 Mei 2026 15:34 WIB

Persib Menang, Beckham Putra Siap Tempur di Laga Sarat Gengsi Kontra Persija

Selasa, 5 Mei 2026 15:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya
  • Bayar PBB Kini Bisa Dicicil, bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-PBB di 40 Wilayah
  • Persib Menang, Beckham Putra Siap Tempur di Laga Sarat Gengsi Kontra Persija
  • Sambut Hari Pendidikan Nasional 2026, bank bjb Ajak Masyarakat Terus Berinovasi Melalui Belajar
  • Link Video Original Bandar Membara Bergetar Viral, Warganet Ramai Cari Versi Lengkap
  • Bukan Keajaiban! Rahasia Abdul Malik, Anak SD yang Tembus Fakultas Kedokteran UPI di Usia 9 Tahun
  • Bojan Hodak Gaspol! Persib Incar Maarten Paes hingga Gaston Avila di Bursa Transfer
  • Polemik Razia Rambut Siswi di Garut: Antara Penegakan Aturan dan Luka Psikologis Anak Didik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Lebih dari Sekadar Hiburan, Ini Makna Lomba 17 Agustusan

By Aga GustianaSabtu, 16 Agustus 2025 10:24 WIB2 Mins Read
tema 17 Agustus 2025
Ilustrasi tema 17 Agustus 2025. (Foto: Pexels/Yazid N)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, masyarakat di berbagai daerah selalu meramaikan suasana dengan aneka perlombaan. Mulai dari makan kerupuk hingga balap karung, lomba-lomba ini sudah menjadi tradisi turun-temurun sejak sekitar tahun 1950, lima tahun setelah proklamasi.

Sejarawan JJ Rizal menyebutkan bahwa sebagian orang pernah menilai lomba-lomba tersebut bernuansa mengejek masyarakat pribumi. Namun di balik itu, perlombaan justru menyimpan pesan penting: mengingatkan kembali pada perjuangan, ketahanan, dan semangat rakyat Indonesia menghadapi masa penjajahan.

Berikut asal-usul dan makna di balik sejumlah lomba populer 17 Agustusan:

Baca Juga:  10 Ide Lomba 17 Agustus Lucu, Unik dan Kekinian untuk Meriahkan Hari Kemerdekaan

1. Lomba Makan Kerupuk

Kerupuk dipilih sebagai simbol perjuangan rakyat di masa sulit, terutama saat pendudukan Jepang, ketika makanan bergizi sulit didapat.

Makna:

  • Kerupuk digantung melambangkan tantangan hidup.
  • Tidak boleh pakai tangan mengajarkan kesabaran dan kreativitas.
  • Mengingatkan generasi kini bahwa kemerdekaan lahir dari masa serba terbatas.

2. Balap Karung

Permainan ini diyakini berawal dari misionaris Belanda dengan menggunakan karung goni. Setelah merdeka, masyarakat mengadopsinya sebagai lomba Agustusan.

Makna:

  • Melambangkan perjuangan rakyat yang hidup serba kekurangan.
  • Mengajarkan ketangguhan: meski terbatas ruang gerak, tetap bisa melangkah maju.

3. Balap Kelereng

Kelereng sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan menyebar ke Nusantara. Dalam lomba Agustusan, kelereng diletakkan di atas sendok yang digigit peserta sambil berlari menuju garis akhir.

Baca Juga:  Mengenal Tradisi Unik Perayaan 17 Agustus di Berbagai Daerah Indonesia

Makna:

  • Meningkatkan konsentrasi dan ketelitian.
  • Simbol persatuan karena bisa dimainkan semua kalangan.
  • Mengasah fokus serta kemampuan mengendalikan emosi.

4. Lomba Gigit Koin

Peserta berusaha mengambil koin yang ditempelkan di buah besar yang sudah dilumuri oli, jelaga, atau cokelat tanpa bantuan tangan.

Makna:

  • Menggambarkan perjuangan mendapatkan sesuatu yang berharga di tengah kesulitan.
  • Wajah yang belepotan menyerupai penyamaran pejuang saat berjuang melawan penjajah.
Baca Juga:  Promo Hari Kemerdekaan, Nama Agus Banjir Diskon hingga Gratis Masuk Tempat Wisata di Jabar

5. Tangkap Belut

Belut yang licin kerap dijadikan tantangan dalam lomba Agustusan. Bisa dilakukan di sawah maupun dalam wadah khusus dengan berbagai variasi, termasuk estafet.

Makna:

  • Belut licin menggambarkan rintangan hidup yang butuh ketangkasan dan kecermatan.
  • Menjadi sarana kebersamaan masyarakat yang bersaing sehat tanpa membeda-bedakan.

Tradisi yang Sarat Nilai

Dari tiap lomba 17 Agustusan, terselip nilai perjuangan, kebersamaan, dan ketangguhan. Bukan hanya hiburan semata, perlombaan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan besar harus dijaga dengan persatuan dan semangat gotong royong.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

balap karung balap kelereng gigit koin Hari Kemerdekaan lomba 17 agustus lomba makan kerupuk tangkap belut tradisi rakyat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bayar PBB Kini Bisa Dicicil, bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-PBB di 40 Wilayah

Sambut Hari Pendidikan Nasional 2026, bank bjb Ajak Masyarakat Terus Berinovasi Melalui Belajar

Link Video Original Bandar Membara Bergetar Viral, Warganet Ramai Cari Versi Lengkap

Link Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Tanpa Sensor Bikin Heboh, Warganet Ramai Cari!

Buru Link Video Batang Membara Viral ‘Rp250 Juta’, Polisi Bongkar Modus Telegram Misterius

Jangan Tertipu! Video Tasya Gym Batang Ramai Dicari, Ini Faktanya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.