Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB

Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:56 WIB
Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
  • Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust
  • The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Lebih dari Sekadar Hiburan, Ini Makna Lomba 17 Agustusan

By Aga GustianaSabtu, 16 Agustus 2025 10:24 WIB2 Mins Read
tema 17 Agustus 2025
Ilustrasi tema 17 Agustus 2025. (Foto: Pexels/Yazid N)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, masyarakat di berbagai daerah selalu meramaikan suasana dengan aneka perlombaan. Mulai dari makan kerupuk hingga balap karung, lomba-lomba ini sudah menjadi tradisi turun-temurun sejak sekitar tahun 1950, lima tahun setelah proklamasi.

Sejarawan JJ Rizal menyebutkan bahwa sebagian orang pernah menilai lomba-lomba tersebut bernuansa mengejek masyarakat pribumi. Namun di balik itu, perlombaan justru menyimpan pesan penting: mengingatkan kembali pada perjuangan, ketahanan, dan semangat rakyat Indonesia menghadapi masa penjajahan.

Berikut asal-usul dan makna di balik sejumlah lomba populer 17 Agustusan:

1. Lomba Makan Kerupuk

Kerupuk dipilih sebagai simbol perjuangan rakyat di masa sulit, terutama saat pendudukan Jepang, ketika makanan bergizi sulit didapat.

Baca Juga:  Kreatif dan Edukatif, Ini 4 Ide Perlombaan 17 Agustus untuk Anak-anak

Makna:

  • Kerupuk digantung melambangkan tantangan hidup.
  • Tidak boleh pakai tangan mengajarkan kesabaran dan kreativitas.
  • Mengingatkan generasi kini bahwa kemerdekaan lahir dari masa serba terbatas.

2. Balap Karung

Permainan ini diyakini berawal dari misionaris Belanda dengan menggunakan karung goni. Setelah merdeka, masyarakat mengadopsinya sebagai lomba Agustusan.

Makna:

  • Melambangkan perjuangan rakyat yang hidup serba kekurangan.
  • Mengajarkan ketangguhan: meski terbatas ruang gerak, tetap bisa melangkah maju.

3. Balap Kelereng

Kelereng sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan menyebar ke Nusantara. Dalam lomba Agustusan, kelereng diletakkan di atas sendok yang digigit peserta sambil berlari menuju garis akhir.

Baca Juga:  16.772 Narapidana di Jabar Dapat Remisi Hari Kemerdekaan, 377 Orang Langsung Bebas

Makna:

  • Meningkatkan konsentrasi dan ketelitian.
  • Simbol persatuan karena bisa dimainkan semua kalangan.
  • Mengasah fokus serta kemampuan mengendalikan emosi.

4. Lomba Gigit Koin

Peserta berusaha mengambil koin yang ditempelkan di buah besar yang sudah dilumuri oli, jelaga, atau cokelat tanpa bantuan tangan.

Makna:

  • Menggambarkan perjuangan mendapatkan sesuatu yang berharga di tengah kesulitan.
  • Wajah yang belepotan menyerupai penyamaran pejuang saat berjuang melawan penjajah.
Baca Juga:  Mengenal Tradisi Unik Perayaan 17 Agustus di Berbagai Daerah Indonesia

5. Tangkap Belut

Belut yang licin kerap dijadikan tantangan dalam lomba Agustusan. Bisa dilakukan di sawah maupun dalam wadah khusus dengan berbagai variasi, termasuk estafet.

Makna:

  • Belut licin menggambarkan rintangan hidup yang butuh ketangkasan dan kecermatan.
  • Menjadi sarana kebersamaan masyarakat yang bersaing sehat tanpa membeda-bedakan.

Tradisi yang Sarat Nilai

Dari tiap lomba 17 Agustusan, terselip nilai perjuangan, kebersamaan, dan ketangguhan. Bukan hanya hiburan semata, perlombaan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan besar harus dijaga dengan persatuan dan semangat gotong royong.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hari Kemerdekaan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur

The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos

Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan

Transformasi Penyaluran Bansos: Cukup Pakai KTP, Proses Verifikasi Rampung dalam Hitungan Menit

5 Tempat Makan Keluarga di Bandung yang Cocok buat Akhir Pekan, Nomor 2 Punya Suasana Asri!

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.