Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

TikTok Digegerkan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’, Ini Fakta Sebenarnya

Rabu, 25 Maret 2026 11:46 WIB

Dari Parkiran Pasar ke Podium Dunia! Kisah Veda Ega, ‘Baby Marquez’ Asal Indonesia yang Guncang Moto3

Rabu, 25 Maret 2026 11:27 WIB

Teka-teki Pelabuhan Baru Mohamed Salah: Agen Buka Suara Usai Pamitan Emosional di Anfield

Rabu, 25 Maret 2026 10:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • TikTok Digegerkan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’, Ini Fakta Sebenarnya
  • Dari Parkiran Pasar ke Podium Dunia! Kisah Veda Ega, ‘Baby Marquez’ Asal Indonesia yang Guncang Moto3
  • Teka-teki Pelabuhan Baru Mohamed Salah: Agen Buka Suara Usai Pamitan Emosional di Anfield
  • Akhir Era ‘The Egyptian King’: Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim Ini!
  • Libur Berubah Duka! 3 Orang Tewas Terseret Ombak di Pantai Ujung Genteng
  • Banjir Skin & Diamond! Klaim Kode Redeem MLBB Hari Ini Rabu 25 Maret 2026 Sebelum Limit
  • Dari Persib ke Timnas! Beckham Putra Siap Unjuk Gigi di FIFA Series Maret 2026
  • Harga Emas Antam Naik Hari Ini 25 Maret: Cek Selisih Buyback yang Makin Lebar!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 25 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Libur Berubah Duka! 3 Orang Tewas Terseret Ombak di Pantai Ujung Genteng

By SusanaRabu, 25 Maret 2026 10:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi tenggelam. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana libur panjang di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi berubah menjadi duka. Tiga orang dilaporkan tewas setelah terseret arus kuat di kawasan Pantai Ujung Genteng, tepatnya di lokasi Tenda Biru, pada Senin, 23 Maret 2026.

Seluruh korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif.

Identitas Korban Terseret Ombak

Ketiga korban yang meninggal dunia masing-masing adalah:

  • Ujang Abduloh (30)
  • Aden (7), anak dari Ujang
  • Acep (26), seorang pemancing

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat Aden bermain air di tepi pantai. Tanpa diduga, ombak besar datang dan menyeretnya ke tengah laut.

Melihat anaknya dalam bahaya, Ujang Abduloh langsung berusaha melakukan penyelamatan. Acep yang berada di lokasi turut membantu. Namun nahas, kuatnya arus bawah laut justru menyeret ketiganya hingga tenggelam.

Baca Juga:  Panduan Wisata Dekat Stasiun Sukabumi: Liburan Mudah dan Menyenangkan

Proses Evakuasi Korban

Dua korban, yakni Aden dan Ujang, ditemukan lebih dahulu pada hari kejadian. Sementara jasad Acep baru berhasil ditemukan pada Selasa pagi, 24 Maret 2026.

Pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, hingga relawan nelayan setempat.

Komandan Pos TNI AL Ujunggenteng, Andri Kurniawan, mengonfirmasi bahwa jasad Acep ditemukan mengambang sekitar 400 meter dari titik awal kejadian.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di perairan, tidak jauh dari lokasi kejadian, kemudian dievakuasi menggunakan perahu nelayan,” ujarnya.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi, 1 Orang Tewas dan 7 Hilang

Penyelamatan Dramatis di Pantai Karang Naya

Di hari yang sama, insiden lain juga terjadi di Pantai Karang Naya. Seorang wisatawan bernama Ramdan (20), asal Cicurug, nyaris kehilangan nyawa setelah terseret ombak saat berenang seorang diri.

Beruntung, petugas lifeguard Balawista bersama personel Polda Jawa Barat berhasil melakukan penyelamatan tepat waktu.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa pengamanan di titik rawan terus diperketat selama libur panjang.

“Penanganan cepat menjadi kunci. Wisatawan diminta tidak berenang sendirian dan selalu mematuhi imbauan petugas,” tegasnya.

Peringatan BMKG: Gelombang Sedang Tapi Berbahaya

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sukabumi, Agung Saptaji, mengingatkan bahwa kondisi gelombang di wilayah selatan Jawa tetap berisiko meski masuk kategori sedang.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Garut, Terasa hingga Sukabumi dan Cianjur

Menurut BMKG, tinggi gelombang di kawasan Palabuhanratu berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.

“Ini kategori sedang, namun tetap berbahaya untuk aktivitas berenang. Puncak pasang terjadi sejak pukul 11.00 WIB,” jelasnya.

Imbauan Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, bersama Kepala Dinas Pariwisata, Ali Iskandar, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini.

Pemerintah daerah juga mengimbau wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di pantai serta mematuhi rambu keselamatan.

Upaya peningkatan tata kelola keamanan wisata akan terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Basarnas BMKG Sukabumi korban tenggelam ombak laut selatan pantai Ujung Genteng Sukabumi wisata Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Parkiran Pasar ke Podium Dunia! Kisah Veda Ega, ‘Baby Marquez’ Asal Indonesia yang Guncang Moto3

Terungkap! Segini Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Tahun 2026

Viral Video Call Bupati Situbondo dengan LC, Janjikan Pekerjaan Baru

Jalur Pantura Heboh! Penemuan Mayat Wanita di Warung Karaoke Bikin Geger

Tangkap Sopir dan Kernet, Polisi Gagalkan Jutaan Liter Tuak Masuk Bandung

THR Rasa Bansos! Viral Aksi Kakek ‘Audit’ Cucu Saat Bagi THR Ini Bikin Ngakak

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Warganet Penasaran! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Disebut-sebut Ada Versi Full, Ini Faktanya
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Benarkah Ada Link Telegram Part 2?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.