Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

Sabtu, 6 Juni 2026 15:20 WIB

Menakar Logika Dino Patti di Tengah Lawatan Prabowo: Antara Dompet Rakyat dan Panggung Global

Sabtu, 6 Juni 2026 14:42 WIB
program MBG

Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad

Sabtu, 6 Juni 2026 14:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah
  • Menakar Logika Dino Patti di Tengah Lawatan Prabowo: Antara Dompet Rakyat dan Panggung Global
  • Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad
  • Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD
  • Jadwal Libur Akhir Semester Juni 2026 dan Daftar Tanggal Merah untuk Agenda Wisata
  • Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118
  • Bursa Transfer Persib: Ivan Susak Jadi Kandidat Kuat Penjaga Gawang Anyar Pangeran Biru
  • Banjir Item Gratis! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini Sabtu 6 Juni 2026 Sebelum Kehabisan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Libur Berubah Duka! 3 Orang Tewas Terseret Ombak di Pantai Ujung Genteng

By SusanaRabu, 25 Maret 2026 10:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi tenggelam. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana libur panjang di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi berubah menjadi duka. Tiga orang dilaporkan tewas setelah terseret arus kuat di kawasan Pantai Ujung Genteng, tepatnya di lokasi Tenda Biru, pada Senin, 23 Maret 2026.

Seluruh korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif.

Identitas Korban Terseret Ombak

Ketiga korban yang meninggal dunia masing-masing adalah:

  • Ujang Abduloh (30)
  • Aden (7), anak dari Ujang
  • Acep (26), seorang pemancing

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat Aden bermain air di tepi pantai. Tanpa diduga, ombak besar datang dan menyeretnya ke tengah laut.

Baca Juga:  Kisah Raya Sukabumi, Balita 3 Tahun Meninggal dengan Tubuh Penuh Cacing

Melihat anaknya dalam bahaya, Ujang Abduloh langsung berusaha melakukan penyelamatan. Acep yang berada di lokasi turut membantu. Namun nahas, kuatnya arus bawah laut justru menyeret ketiganya hingga tenggelam.

Proses Evakuasi Korban

Dua korban, yakni Aden dan Ujang, ditemukan lebih dahulu pada hari kejadian. Sementara jasad Acep baru berhasil ditemukan pada Selasa pagi, 24 Maret 2026.

Pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, hingga relawan nelayan setempat.

Komandan Pos TNI AL Ujunggenteng, Andri Kurniawan, mengonfirmasi bahwa jasad Acep ditemukan mengambang sekitar 400 meter dari titik awal kejadian.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di perairan, tidak jauh dari lokasi kejadian, kemudian dievakuasi menggunakan perahu nelayan,” ujarnya.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Kabupaten Sukabumi

Penyelamatan Dramatis di Pantai Karang Naya

Di hari yang sama, insiden lain juga terjadi di Pantai Karang Naya. Seorang wisatawan bernama Ramdan (20), asal Cicurug, nyaris kehilangan nyawa setelah terseret ombak saat berenang seorang diri.

Beruntung, petugas lifeguard Balawista bersama personel Polda Jawa Barat berhasil melakukan penyelamatan tepat waktu.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa pengamanan di titik rawan terus diperketat selama libur panjang.

“Penanganan cepat menjadi kunci. Wisatawan diminta tidak berenang sendirian dan selalu mematuhi imbauan petugas,” tegasnya.

Peringatan BMKG: Gelombang Sedang Tapi Berbahaya

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sukabumi, Agung Saptaji, mengingatkan bahwa kondisi gelombang di wilayah selatan Jawa tetap berisiko meski masuk kategori sedang.

Baca Juga:  Pegawai Honorer PN Sukabumi yang Diduga Cabuli Mahasiswi Magang Dipecat

Menurut BMKG, tinggi gelombang di kawasan Palabuhanratu berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.

“Ini kategori sedang, namun tetap berbahaya untuk aktivitas berenang. Puncak pasang terjadi sejak pukul 11.00 WIB,” jelasnya.

Imbauan Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, bersama Kepala Dinas Pariwisata, Ali Iskandar, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini.

Pemerintah daerah juga mengimbau wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di pantai serta mematuhi rambu keselamatan.

Upaya peningkatan tata kelola keamanan wisata akan terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Basarnas BMKG Sukabumi korban tenggelam ombak laut selatan pantai Ujung Genteng Sukabumi wisata Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

program MBG

Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad

Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Nekat Pasang Tenda Pernikahan di Tengah Jalan Provinsi, Pemilik Hajat di Majalaya Ketiban Apes

Pajak Naik, Rupiah Ambles: Indonesia Jadi Surga Bule, Tapi ‘Kerja Rodi’ Buat Warga Lokal?

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.