bukamata.id – Di tengah tuntutan publik terhadap pemerintahan yang bersih dan transparan, Kabupaten Bandung Barat kembali mencatatkan prestasi gemilang. Untuk kelima kalinya, kabupaten ini meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran 2024.
Pencapaian ini menjadi simbol keberhasilan daerah dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di level lokal. Tidak hanya sekadar angka, WTP menjadi wujud nyata dari kerja kolektif dan konsistensi dalam merawat kepercayaan publik.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyambut gembira capaian ini. Dalam keterangannya pada Jumat (23/5/2025), ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil sinergi semua pihak yang berkomitmen pada profesionalisme dan transparansi.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bandung Barat kembali meraih predikat WTP atas LHP BPK Tahun 2024. Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama, serta dukungan penuh dari semua jajaran yang terus mendorong terciptanya tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ungkap Jeje.
Pengelolaan Anggaran dan Aset Dapat Apresiasi Tinggi
Dalam LHP BPK yang diterima tahun ini, dua aspek utama menjadi sorotan positif: pengelolaan belanja daerah dan aset tetap. Total belanja daerah mencapai Rp4,5 triliun, dan tercatat memiliki tingkat ketepatan penggunaan anggaran mencapai 99,5%.
Sementara itu, penilaian terhadap aset daerah, yang mencakup infrastruktur dan barang milik daerah senilai Rp2,3 triliun, juga menunjukkan akurasi pencatatan sebesar 99,2%. Angka-angka ini mencerminkan pengelolaan yang tidak hanya rapi dalam dokumen, tetapi juga tertib dalam implementasi.
Kepemimpinan yang Mendorong Integritas
Jeje Ritchie tak lupa menegaskan bahwa pencapaian ini tak akan mungkin terjadi tanpa arah kebijakan yang jelas dan kepemimpinan yang tegak lurus pada nilai-nilai integritas.
“Terima kasih atas kepemimpinan dan arah kebijakan yang kuat demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan terpercaya. Mari terus jaga integritas demi KBB yang lebih baik!” ajaknya.
Dengan pencapaian ini, Kabupaten Bandung Barat kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah percontohan dalam hal tata kelola keuangan. Bukan hanya menjadi catatan statistik, opini WTP kelima ini menjadi pengingat bahwa tata kelola publik yang baik adalah hasil dari budaya kerja yang dibangun dari bawah—oleh pegawai, pemimpin, dan seluruh elemen pemerintahan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










