bukamata.id – Sebuah video singkat menampilkan seorang wanita berhijab sedang mencukur kumis tiba-tiba viral di TikTok, memicu pencarian luas di media sosial terhadap versi lengkap yang belum jelas asal-usulnya.
Potongan video berdurasi 11 detik ini pertama kali muncul pada awal pekan melalui akun @fefeq60. Dalam klip, perempuan mengenakan hijab hitam dan jaket hoodie berdiri di dekat kamera sambil berbicara. Suaranya tertutup musik latar populer, sehingga informasi yang bisa diambil dari video sangat minim dan menimbulkan rasa penasaran warganet.
Keterangan unggahan menyebut, “Day 1 ngonten cukur kumis”, tanpa penjelasan tambahan. Kalimat singkat ini memicu berbagai spekulasi terkait maksud video, apalagi dibarengi dengan tagar seperti #dayinmylife, #hijab, dan #viral, yang membuat algoritma TikTok memperluas jangkauan konten ke lebih banyak pengguna.
Hingga Selasa sore, video ini telah meraih lebih dari 139 ribu tanda suka dan ditonton sekitar 4,2 juta kali, memacu banyak akun lain untuk membagikan ulang klip tersebut. Reunggahan berantai ini semakin memperkuat rumor tentang adanya versi panjang yang belum dipublikasikan.
Dari klip yang beredar, adegan dimulai dengan wajah wanita berbicara ke kamera, lalu berpindah menampilkan bagian kepala secara lebih dekat, seolah sedang mencukur. Transisi ini diduga merupakan hasil penyuntingan dua potongan berbeda, sehingga warganet berspekulasi tentang rekaman lengkap yang belum ditemukan.
Seiring viralnya video, muncul sejumlah tautan yang diklaim sebagai akses ke versi penuh. Banyak tautan disebarkan melalui komentar atau pesan pribadi, yang berpotensi menjadi modus penipuan digital.
Praktik phishing ini biasanya meniru tampilan platform resmi untuk mencuri data pengguna, termasuk kata sandi, nama akun, hingga informasi perbankan. Tanda-tanda tautan palsu antara lain alamat domain tidak resmi, penggunaan shortlink, dan permintaan login di luar aplikasi TikTok.
Pengguna disarankan untuk selalu memeriksa tautan sebelum diklik dan menjaga keamanan akun. Beberapa langkah pengamanan meliputi:
- Tidak mengakses tautan mencurigakan yang muncul di komentar atau pesan pribadi.
- Memastikan URL resmi sebelum memasukkan informasi akun.
- Mengaktifkan Two-Factor Authentication (verifikasi dua langkah) di semua platform media sosial.
- Segera mengganti kata sandi jika terlanjur membuka tautan tidak jelas.
Fenomena video viral wanita berhijab TikTok ini menunjukkan bagaimana potongan konten sederhana bisa memicu perbincangan luas. Pengguna diimbau tetap waspada terhadap risiko keamanan digital sambil menunggu klarifikasi resmi mengenai sumber dan isi video.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











