bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengumumkan bahwa Kapolda Jabar, Irjen. Pol. Rudi Setiawan telah menyetujui pembebasan mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba), Adjie Zhyran yang sempat ditahan pasca aksi unjuk rasa pada Senin (1/9/2025).
Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum (Komhuk) Unisba tersebut kini diizinkan pulang.
Pernyataan ini disampaikan Dedi Mulyadi setelah pertemuan dengan Kapolda Jabar, yang merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa dalam Forum Dialog Terbuka Mahasiswa Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (3/9/2025).
“Bersama Pak Kapolda Jabar, kita sudah melaksanakan titah mahasiswa yang bertemu di Gedung Sate tadi,” ucap Dedi dalam Instagram pribadinya, Rabu (3/9/2025).
Dalam video tersebut, terlihat wajah Adjie Zhyran mengalami luka lebam dibagian mata. Tak hanya itu, terlihat juga luka di bagian dahinya.
“Ini mahasiswa Ketua Komisariat Hukum Unisba, sekarang bisa pulang menemui pacar. Ini teman-teman Unisba sahabatnya sudah bisa pulang ya,” tambahnya.
Dedi juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jabar atas langkah cepat dan responsifnya.
“Terima kasih Pak Kapolda, atas nama mahasiswa,” ujarnya.
Dedi kemudian menutup pernyataannya dengan nada humor, meminta waktu jeda sejenak untuk menenangkan situasi.
“Kasih kesempatan kita tarik napas dulu ya, jangan di demo dulu bentar aja,” tandasnya.
Catatan Redaksi:
Menyuarakan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Tetapi hak itu harus disalurkan melalui cara yang bermartabat, tanpa kekerasan, tanpa provokasi, dan tanpa tindakan yang merugikan masyarakat luas. #DemokrasiDamai #PersatuanUntukIndonesia #RawatIndonesia
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










