Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

Selasa, 19 Mei 2026 22:47 WIB

Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen

Selasa, 19 Mei 2026 22:16 WIB
ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Selasa, 19 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bonus Rp1 Miliar Gagal Terealisasi, Persib Tolak Uang Kadeudeuh Pemprov Jabar

By SusanaJumat, 27 Juni 2025 16:15 WIB2 Mins Read
Persib Juara Liga 1
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak mengangkat trofi juara Liga 1 2024/25 di STadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 24 Mei 2025. (PERSIB.co.id/Barly Isham)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Janji pemberian bonus Rp1 miliar untuk Persib Bandung usai meraih gelar juara Liga 1 musim 2024/2025 kini menuai polemik. Dari total yang dijanjikan, baru Rp365 juta yang berhasil dikumpulkan, dan manajemen Persib menolak penerimaannya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) sebelumnya menyatakan akan memberikan bonus Rp1 miliar dari dana pribadi, serta mengajak aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jabar untuk menggalang dana tambahan Rp1 miliar. Total bonus itu diumumkan saat pawai kemenangan Persib di Bandung pada 25 Mei 2025.

“Ini dari saya pribadi Rp1 miliar, dan saya minta Sekda mengkoordinasi ASN untuk tambahan Rp1 miliar lagi. Tidak boleh dari APBD,” ucap Dedi saat itu.

Bonus dari ASN Tak Terkumpul, Persib Menolak

Baca Juga:  Hapus Anggaran Baju Dinas Gubernur, Dedi Mulyadi: Saya Jahit Sendiri!

Sayangnya, hingga akhir Juni, dana urunan ASN Pemprov hanya berhasil mengumpulkan Rp365.525.000. Dana tersebut sempat diserahkan melalui Sekda Jabar, Herman Suryatman, namun mendapat penolakan dari manajemen Persib.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menolak dana tersebut karena dianggap berisiko menimbulkan prasangka negatif dari suporter.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ultimatum Sekolah Swasta: Serahkan Ijazah atau Bantuan Rp600 M Dihentikan

“Dijanjikan Rp1 miliar, yang dikumpulkan cuma Rp365 juta. Saya tolak, karena ini bisa jadi beban dan menimbulkan prasangka Bobotoh seolah Persib sudah menerima semua uang,” ujar Umuh, Jumat (27/6/2025).

Umuh Kritisi Janji yang Tidak Realistis

Umuh juga menyampaikan kritik keras kepada pihak Pemprov Jabar, yang dianggap terlalu cepat berjanji tanpa kalkulasi matang. Menurutnya, seharusnya bantuan bersifat sukarela tidak diumumkan dengan angka yang tinggi.

“Kalau memang sukarela, jangan sebut angka. Nanti jadi beban sendiri. Sekarang yang dikumpulkan tidak sesuai, jadi masalah,” ucapnya.

Baca Juga:  Marc Klok Angkat Bicara Soal Hujatan Netizen, Minta Dukungan Penuh untuk Timnas

Ia menambahkan bahwa bonus kepada para pemain Persib lebih baik berasal dari dana internal atau sponsor resmi. Ia sendiri mengklaim telah memberikan bonus lebih besar dari dana pribadinya.

Umuh menegaskan bahwa sekalipun target Rp1 miliar dari ASN nantinya tercapai, manajemen Persib tetap menolak bantuan tersebut jika tidak disertai transparansi dan rincian penggunaan.

“Kami tidak akan terima. Kecuali ada detailnya. Jangan sampai jadi masalah hukum atau kecaman dari publik,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bonus Persib juara Dedi Mulyadi Pemprov Jabar Persib polemik dana bonus Persib Umuh Muchtar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.