Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 11 Oktober 2026 21:12 WIB

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Minggu, 11 Oktober 2026 20:57 WIB

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Minggu, 11 Oktober 2026 20:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
  • Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi
  • Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

By SusanaSelasa, 19 Mei 2026 17:29 WIB2 Mins Read
Penangkapan jurnalis Indonesia oleh tentara Israel saat misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza menuai kecaman. Foto: Kholid.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia jurnalistik internasional kembali diguncang oleh kabar penangkapan sejumlah jurnalis Indonesia oleh tentara Israel pada Senin, 18 Mei 2026. Peristiwa ini langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak di tanah air.

Salah satu respons datang dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang mengecam keras tindakan tersebut dan menuntut pembebasan segera para jurnalis yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan.

Penangkapan Terjadi di Misi Global Sumud Flotilla

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan terjadi saat para jurnalis tengah melaksanakan peliputan dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang menuju Jalur Gaza, Palestina.

Peristiwa ini menjadi sorotan internasional karena disebut terjadi dalam pengawasan langsung Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Diduga Langgar Hukum Humaniter Internasional

IKA Jurnalistik UIN Bandung menegaskan bahwa tindakan tersebut diduga kuat melanggar Hukum Humaniter Internasional, khususnya Protokol Tambahan I Tahun 1977 Konvensi Jenewa.

Dalam aturan tersebut, jurnalis dikategorikan sebagai warga sipil yang wajib dilindungi selama tidak terlibat dalam konflik bersenjata.

Dengan demikian, penangkapan terhadap jurnalis yang menjalankan tugas peliputan dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip perlindungan sipil di wilayah konflik.

Jurnalis Indonesia Ikut Jadi Korban

Salah satu jurnalis yang turut menjadi korban penangkapan adalah Thoudy Badai, alumnus Program Studi Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kabar tersebut memicu solidaritas dari keluarga besar alumni yang bergerak memberikan dukungan moral, advokasi, hingga bantuan kemanusiaan.

Desakan Diplomatik ke Pemerintah Indonesia

Ketua IKA Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kelik Nursetiyo Widiyanto, meminta pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah tegas secara diplomatik.

“Mendesak pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas dan melakukan aksi nyata, baik melalui jalur diplomatik maupun desakan kepada lembaga internasional agar Israel membebaskan para jurnalis tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, keselamatan jurnalis Indonesia harus menjadi prioritas utama dalam situasi konflik internasional seperti ini.

Seruan Solidaritas dan Bantuan Kemanusiaan

Selain jalur diplomasi, IKA Jurnalistik UIN Bandung juga menyerukan solidaritas dari masyarakat luas, khususnya para alumni, untuk terus memberikan dukungan moral dan bantuan nyata.

Bantuan tersebut diharapkan dapat disalurkan dalam bentuk doa, advokasi publik, hingga donasi kemanusiaan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Organisasi juga menekankan pentingnya persatuan dalam menyuarakan isu kemanusiaan dan keadilan global.

Penangkapan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla kembali menyoroti tingginya risiko kerja jurnalistik di wilayah konflik. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap jurnalis sebagai bagian dari warga sipil yang menjalankan tugas kemanusiaan dan pencarian kebenaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.