bukamata.id – Juru taktik Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan sorotan khusus terhadap progres penyerang asalnya, Sergio Castel, usai laga sengit kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Meski papan skor belum mencatat namanya, performa bomber Spanyol tersebut dinilai mulai menunjukkan sinyal positif bagi lini serang Maung Bandung.
Nyaris Pecah Telur di Surabaya
Castel sebenarnya hampir saja menjadi pahlawan kemenangan andai sepakan kerasnya tidak digagalkan oleh tiang gawang. Kendati demikian, Hodak mengaku puas dengan kontribusi yang diberikan sang pemain sejak masuk dari bangku cadangan.
“Penampilannya sangat menjanjikan. Dia bergerak dengan baik dan menciptakan peluang emas. Hanya faktor keberuntungan saja yang membuatnya gagal mencetak gol karena bola membentur tiang,” ungkap pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut.
Tantangan Adaptasi dan Kabar Cedera
Proses integrasi Castel memang membutuhkan waktu ekstra. Bergabung di pertengahan musim setelah sempat absen lama dari rutinitas latihan kolektif membuat tim pelatih harus berhati-hati dalam memberikan menit bermain.
Terkait benturan di area rusuk yang sempat dialami Castel, bobotoh bisa bernapas lega. Hodak mengonfirmasi bahwa cedera tersebut tidak serius. Pemain bernomor punggung baru ini diprediksi tetap tersedia untuk laga krusial berikutnya.
Update Kebugaran Layvin Kurzawa
Selain Castel, kondisi Layvin Kurzawa juga menjadi perhatian. Mantan penggawa PSG itu memang masih bergelut dengan masalah kebugaran minor sejak merumput kembali di kompetisi Indonesia.
“Kurzawa sudah cukup lama tidak berkompetisi secara reguler, jadi wajar jika muncul masalah otot kecil saat tensi pertandingan meningkat. Namun, kondisinya saat ini sudah stabil dan siap diturunkan kembali,” jelas pelatih berusia 54 tahun itu.
Analisis Jelang Duel Kontra Persik Kediri
Menatap laga selanjutnya melawan Persik Kediri, Bojan Hodak tidak ingin menganggap remeh lawan, meskipun tim Macan Putih baru saja berlaga melawan PSBS Biak pada 5 Maret kemarin.
Menurut Hodak, jeda waktu empat hingga lima hari yang dimiliki Persik sudah lebih dari cukup bagi sebuah tim profesional untuk melakukan pemulihan total. Ia memprediksi kedua tim akan tampil dengan intensitas tinggi karena memiliki waktu recovery yang ideal.
“Jika jedanya hanya tiga hari, mungkin akan ada kendala fisik. Namun dengan waktu hampir seminggu, Persik dipastikan dalam kondisi bugar sepenuhnya saat menjamu kami,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









