Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
  • Prediksi AI Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Berada di Garis Terdepan Calon Juara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Mengenang 10 Tahun Kemenangan Persib, Juara LSI 2014 Lewat Drama Adu Penalti

By SusanaKamis, 7 November 2024 17:00 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hari ini, tepat 10 tahun yang lalu, Stadion Gelora Sriwijaya Palembang menjadi saksi sejarah ketika Persib Bandung menjuarai Liga Super Indonesia (LSI) 2014.

Dalam final yang penuh drama, Persib mengalahkan Persipura Jayapura 5-3 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit waktu normal dan babak tambahan.

Pertandingan yang berlangsung seru dan menegangkan dimulai dengan kejutan gol cepat dari Ian Louis Kabes yang membawa Persipura unggul 1-0 pada menit ke-5.

Namun, Persib berhasil bangkit. Pada menit 45+3, gol bunuh diri Imanuel Wanggai membawa Persib menyamakan kedudukan menjadi 1-1, dan Muhammad Ridwan memastikan Persib berbalik unggul 2-1 di menit ke-52.

Namun, Persipura kembali menyamakan kedudukan lewat gol Boaz Solossa pada menit ke-79, yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Baca Juga:  Tak Leha-leha, Persib Tetap Lanjutkan Program Latihan Meski Liga 1 Ditunda

Meski kedua tim berusaha keras mencari gol kemenangan, laga akhirnya berlanjut ke adu penalti setelah 120 menit berakhir imbang 2-2.

Di hadapan puluhan ribu penonton, sebagian besar Bobotoh, drama adu penalti pun dimulai. Konate Makan, Ferdinand Alfred Sinaga, Tony Sucipto, Supardi Nasir Bujang, dan Achmad Jufriyanto tampil sempurna mengeksekusi penalti untuk Persib.

Sementara hanya tiga eksekutor Persipura, Boaz Solossa, Yohanes Ferinando Pahabol dan Robertino Pugliara yang sukses menjalankan tugasnya.

Momen krusial terjadi ketika penjaga gawang I Made Wirawan menggagalkan eksekusi penalti keempat dari Nelson Alom. Achmad Jufriyanto, yang menjadi penendang terakhir Persib, kemudian sukses mengubah tendangannya menjadi gol, membawa Persib juara setelah 19 tahun penantian.

Baca Juga:  Drama Wasit Tak Jadi Sorotan, Bojan Hodak Blak-blakan Soal Persib

Selebrasi pun pecah saat Jupe (Jufriyanto) merayakan gol kemenangan, disusul dengan kegembiraan seluruh tim. Ribuan Bobotoh yang hadir di stadion dan menyaksikan dari berbagai tempat, baik di Palembang maupun di Bandung, merayakan kemenangan bersejarah ini.

Gelar juara ini menjadi yang pertama bagi PERSIB sejak terakhir kali menjuarai Liga Indonesia pada musim 1994/1995.

Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti dari janji yang disampaikan oleh seluruh skuad Persib kepada Glenn T. Sugita, Direktur Utama PT PERSIB Bandung Bermartabat, beberapa jam sebelum pertandingan final.

Dalam team talk yang disampaikannya, Glenn mengingatkan bahwa meskipun Persipura adalah tim yang solid, tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan.

“Saat ini, kita mendapatkan dukungan yang luar biasa dari Bobotoh, lebih dari 10.000 orang datang ke Palembang, dan banyak lagi yang mengikuti melalui nonton bareng di seluruh dunia,” kata Glenn.

Baca Juga:  Berhasil Bawa Persib ke Championship Series dari Peringkat 16 Besar, Bojan: Ini Belum Berakhir

“Tinggal satu langkah lagi, kita bisa mengakhiri penantian panjang ini.”

Glenn pun bertanya, “Apakah kalian mau membiarkan masyarakat Jayapura berpesta malam ini?”

Dengan kompak, seluruh pemain menjawab, “Tidak.”

“Apakah kalian mau membuat seluruh Kota Bandung bersedih malam ini?” tanya Glenn lagi.

Dengan tegas, seluruh skuad Persib menjawab, “Tidak.”

Jawaban singkat namun penuh semangat itu menjadi bukti kuat tekad pemain untuk mengalahkan Persipura, demi memberikan kebanggaan untuk Bobotoh, masyarakat Bandung, dan Jawa Barat.

Motivasi untuk menghadirkan kebahagiaan bagi ribuan pendukung setia itulah yang menjadi kekuatan Persib pada final yang penuh emosi tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

10 tahun lalu juara LSI Persib sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Persib Diterpa Jadwal Neraka? Marc Klok Langsung Ambil Langkah Penting saat Masa Libur

Persib Bandung

‘Until Lifted’ Status FIFA yang Bikin Persib Tak Bisa Rekrut Pemain Baru

Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid

Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas

Persib Bandung

Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.