Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Meta Buka Era Baru Gadget AI, Charm hingga Kacamata Pintar Resmi Diperkenalkan

Kamis, 24 September 2026 15:08 WIB

Daftar Lengkap Pemain Masuk & Keluar Persib dan Persija di Bursa Transfer Super League

Kamis, 24 September 2026 14:46 WIB

Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

Kamis, 24 September 2026 14:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Meta Buka Era Baru Gadget AI, Charm hingga Kacamata Pintar Resmi Diperkenalkan
  • Daftar Lengkap Pemain Masuk & Keluar Persib dan Persija di Bursa Transfer Super League
  • Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas
  • Bursa Transfer Super League Ditutup: Persija Sukses Amankan Marselino Ferdinan, Persib Pilih Senyap
  • Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek
  • Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga
  • 84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban
  • Siap-siap! Pemerintah Bakal Bagikan Rekening Bank Gratis dan Saldo Awal untuk Warga 17 Tahun ke Atas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

By Aga GustianaRabu, 17 Juni 2026 21:38 WIB3 Mins Read
Polemik deklarasi BEM Bersatu memanas. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aliansi mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu tengah menjadi pusat perhatian publik. Hal ini terjadi setelah mereka menggelar konferensi pers di Jakarta pada Selasa (16/6/2026) guna menyuarakan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, alih-alih mendapat dukungan, forum tersebut justru memicu gelombang polemik. Pasalnya, BEM Bersatu melempar tudingan adanya keterlibatan tokoh politik senior di balik maraknya aksi penolakan MBG di berbagai daerah. Pasca-acara, sejumlah organisasi mahasiswa dari berbagai universitas yang dicatut namanya langsung merilis klarifikasi resmi dan membantah keras keterlibatan mereka.

Siapa Saja yang Mengklaim Hadir dalam BEM Bersatu?

Merujuk pada pernyataan dalam forum di Jakarta tersebut, berikut adalah daftar nama oknum dan perwakilan kampus yang disebut-sebut masuk dalam aliansi:

  • Wildan Ricky (Ketua BEM Fakultas Hukum UNISIA)
  • Muhammad Yani (Perwakilan BEM Fakultas Hukum UIJ)
  • Ardi Zulkifly (Ketua BEM FISIP UNAS)
  • Ardiansyah (Ketua BEM Institut Al Aqidah)
  • Ahmad Ghazy (Perwakilan BEM Psikologi UNJ)
  • Alfi (Ketua BEM FEB Universitas Pamulang/UNPAM)
  • Rahmat Djimbula (Ketua BEM Hukum UIC / Juru Bicara)
  • Dicky (Perwakilan BEM Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial Unindra)
  • Ahmad (Perwakilan BEM Fakultas Teknik UBSI)
  • Rezky Anandar (Perwakilan BEM Fakultas Ilmu Sosial & Manajemen Administrasi Institut STIAMI)
Baca Juga:  SPPG Berguguran, Ribuan Siswa di Jabar Terdampak Mandeknya Anggaran MBG

Rentetan Bantahan Resmi dari Organisasi Mahasiswa

Tak butuh waktu lama, beberapa pengurus resmi BEM tingkat fakultas yang namanya masuk dalam daftar di atas langsung melayangkan klarifikasi terbuka di media sosial.

1. BEM Fakultas Teknik Industri Universitas BSI

Melalui akun Instagram @bemftiubsi, mereka menegaskan tidak pernah mengirimkan utusan ataupun memberikan mandat kepada siapa pun dalam forum BEM Bersatu.

“BEM FTI UBSI tidak memiliki pengurus, anggota, maupun ketua bernama ‘Ahmad’ sebagaimana yang disebutkan dalam pemberitaan terkait,” tulis unggahan Instagram @bemftiubsi.

2. BEM Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta

Bantahan serupa muncul dari akun @bemfpsiunj. Mereka menyatakan bahwa pencantuman nama institusi mereka dilakukan tanpa izin.

“BEM FPsi UNJK tidak pernah memberikan persetujuan kepada pihak tersebut untuk mewakilkan dan menggunakan nama BEM FPSI UNJ,” jelas unggahan Instagram @bemfpsiunj.

Baca Juga:  Kisah Haru Nur Rahmadani: Siswi di Sigi yang 'Merayu' Pengelola MBG Demi Kado Ulang Tahun Ayah

Pihak pengurus menjelaskan bahwa sosok yang hadir merupakan alumnus angkatan 2020 dan bukan bagian dari fungsionaris aktif BEM Psikologi UNJ tahun 2026. Mereka menegaskan tindakan tersebut adalah tanggung jawab pribadi dan mendesak yang bersangkutan meminta maaf.

3. Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang

Dari kubu UNPAM, kecaman keras datang melalui akun @aliansimahasiswaunpam. Mereka mengutuk pencatutan nama BEM FEB yang dinilai merusak nama baik kampus.

“Kami Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang mengutuk dan mengecam keras segala bentuk kesewenang-wenangan yang dilakukan pihak FEB terkhusus Mahasiswa Manajemen yang terindikasi diorganisir oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Pamulang atas klaim Badan Eksekutif Mahasiswa FEB di forum aliansi BEM Bersatu,” tulis Instagram @aliansimahasiswaunpam.

Mereka mendesak rektorat melakukan investigasi mendalam, menjatuhkan sanksi tegas, serta memberikan waktu 2 x 24 jam bagi kampus untuk memulihkan nama baik institusi.

Tudingan Aliran Politik di Balik Mobil Fortuner Eks Ketua BEM UGM

Selain membahas program MBG, isu ini kian liar setelah Juru Bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, menyoroti fasilitas kendaraan yang digunakan oleh mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. Rahmat menduga ada sokongan kekuatan politik tertentu yang mengaburkan independensi gerakan mahasiswa.

Baca Juga:  Dapat Makan Bergizi Gratis, Siswa SMPN 17 Kota Bandung: Sederhana tapi Rasanya Mantap

“Tiyo diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu. Mobil Fortuner yang digunakan diduga terdaftar atas nama Siti Nuraini, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang merupakan besan Jenderal (Purn) Andika Perkasa,” ujar Rahmat.

Sebagai informasi, Andika Perkasa merupakan ketua tim pemenangan nasional Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 lalu. BEM Bersatu juga mengaitkan kecurigaan ini dengan kehadiran politisi PDIP, Andi Wijayanto, dalam salah satu agenda demonstrasi mahasiswa belum lama ini.

Bagaimanapun, semua poin yang dilemparkan oleh BEM Bersatu dalam konferensi pers tersebut masih bersifat dugaan sepihak. Hingga detik ini, belum ada pembuktian ataupun putusan hukum yang membenarkan adanya keterkaitan jaringan politik tersebut dengan gerakan mahasiswa penolak Makan Bergizi Gratis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek

Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga

84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban

Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi

Penjara atau Hotel Bintang Lima? Bongkar Fakta Bilik ‘Apartemen’ Mewah di Lapas Cibinong!

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.