Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul

Selasa, 15 September 2026 15:12 WIB

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
  • Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
  • Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah
  • Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menu Ayam Diduga Basi, 54 Siswa SMP di KBB Alami Keracunan Makanan

By SusanaSelasa, 14 Oktober 2025 19:14 WIB2 Mins Read
Sebanyak 54 siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Bandung Barat, mengalami keracunan makanan usai konsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Sebanyak 54 siswa SMP Negeri 1 Cisarua mengalami gejala keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan siang hari.

Para siswa mulai mengeluh pusing, mual, sakit perut, hingga muntah beberapa jam setelah makan sekitar pukul 12.05 WIB.

Menu MBG hari itu berisi nasi, ayam kecap, sayur, dan potongan buah melon, yang dipasok dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua.

Baca Juga:  10 Tempat Wisata di Lembang untuk Healing Singkat Tanpa Harus Ambil Cuti

“Jumlahnya kurang dari 100 orang, tapi yang benar-benar mengalami gejala ada sekitar 54 siswa. Sebagian lainnya sehat-sehat saja,” ujar Fakhmi, guru SMP Negeri 1 Cisarua, Selasa (14/10/2025).

Menurut Fakhmi, dari total 1.300 paket MBG yang dibagikan, sebagian siswa langsung diberi penetralisir berupa air kelapa untuk mencegah gejala berat.

“Anak-anak yang mengalami gejala ringan ditangani di sekolah, sebagian dibawa ke Puskesmas Cisarua dan klinik terdekat seperti dokter Ellen Cimahi,” tambahnya.

Diduga Akibat Menu Ayam yang Sudah Asam

Baca Juga:  Didikan Aktivis 98! Mengupas Omah Dongeng Marwah, Pabrik Kritik yang Lahirkan Tokoh Tangguh Tiyo Ardianto

Fakhmi mengaku sempat mencurigai menu ayam kecap yang memiliki aroma tidak sedap.

“Ada bau basi dari ayam waktu wadah dibuka. Kami sempat curiga dan berusaha menghentikan pembagian, tapi sudah terlanjur dibagikan,” jelasnya.

Salah satu siswa, Denis M. Risky (15), mengaku tak menaruh curiga dan menghabiskan seluruh menu MBG yang dibagikan.

“Awalnya aman-aman aja. Tapi beberapa jam kemudian mulai pusing dan sakit perut,” kata Denis yang sempat dirawat di ruang kelas sekolah.

Hal serupa dialami Haikal Gibran, siswa kelas VIII yang juga merasakan gejala serupa.

Baca Juga:  Viral Deretan Motor MBG, Diduga Gunakan Motor Listrik Berharga Puluhan Juta

“Tadi makan semuanya, tapi setelah itu langsung mual dan muntah dua kali. Ayamnya agak asam dan sayurnya berlendir,” ungkap Haikal.

Penanganan Cepat di Sekolah dan Fasilitas Kesehatan

Sebagian siswa yang mengalami gejala ringan dirawat di posko darurat sekolah dan aula. Sedangkan siswa dengan kondisi lebih berat langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah dan petugas kesehatan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sampel makanan MBG untuk memastikan penyebab pasti kasus keracunan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Berita Jawa Barat Makan Bergizi Gratis Program MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.