Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba

Minggu, 5 April 2026 02:00 WIB

Menjelajah Rasa di Subang: 10 Kuliner Ikonik yang Bikin Lidah Ketagihan!

Minggu, 5 April 2026 01:00 WIB

Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?

Sabtu, 4 April 2026 21:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba
  • Menjelajah Rasa di Subang: 10 Kuliner Ikonik yang Bikin Lidah Ketagihan!
  • Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?
  • Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!
  • Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On
  • Rumor Kencan Bernadya dan Iqbaal Ramadhan Pecah! Berawal dari Foto ‘Blur’, Netizen Temukan Bukti Ini
  • Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI
  • Prediksi Persib vs Semen Padang: Bobotoh Cantik Ini Ingatkan Maung Bandung Jangan Jemawa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Menurut Sunnah Nabi, Salat Tarawih Itu 8 Rakaat Ditambah 3 Rakaat Witir

By Putra JuangJumat, 21 Februari 2025 16:40 WIB3 Mins Read
Salat Tarawih Menurut Sunnah Nabi. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang paling dinantikan umat Muslim selama bulan Ramadhan.

Namun di balik praktiknya, muncul pertanyaan mengenai asal-usul istilah Tarawih serta jumlah rakaat yang semestinya dikerjakan.

Ketua PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar menjelaskan bahwa istilah Tarawih sejatinya tidak dikenal pada masa Nabi Muhammad SAW maupun di era Sahabat.

Dalam kitab-kitab klasik seperti al-Muwaththa karya Imam Malik dan al-Umm karya Imam Syafii, tidak ditemukan penyebutan kata Tarawih. Istilah ini baru muncul belakangan, salah satunya dalam karya Imam al-Marwadzi.

Menurut Syamsul, pada zaman Rasulullah SAW, ibadah ini lebih dikenal dengan istilah qiyam ramadhan. Meskipun demikian, berdasarkan pendapat Imam Nawawi dalam kitab Syarah Sahih Muslim, qiyam ramadhan dan salat Tarawih memiliki makna yang sama.

Penjelasan ini menjadi penting dalam merespons pandangan yang menganggap bahwa salat tarawih dan qiyam ramadan adalah dua amalan berbeda, terutama dalam hal jumlah rakaat.

Baca Juga:  10 Tempat Hiburan Malam di Kota Bandung Ditindak, Nekat Buka Saat Ramadhan

Ada yang meyakini bahwa salat tarawih berjumlah 20 rakaat, sedangkan qiyam ramadan hanya 8 rakaat. Namun, menurut Syamsul, klaim ini tidak memiliki dasar yang kuat dalam referensi hadis yang sahih.

Hadis yang kerap dijadikan rujukan untuk mendukung salat tarawih 20 rakaat berasal dari riwayat Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi dan Ibnu Abi Syaibah.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بن جَعْفَرٍ الرَّازِيُّ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بن الْجَعْدِ، حَدَّثَنَا أَبُو شَيْبَةَ إِبْرَاهِيمُ بن عُثْمَانَ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ مِقْسَمٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي رَمَضَانَ عِشْرِينَ رَكْعَةً وَالْوِتْرَ. (المعجم الكبير للطبراني: 10 / 86)

“Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far ar-Razi, Ali bin al-Ja’di, Abu Syaibah bin Utsman dari al-Hakam dari Miqsam dari IbniAbbas, beliau berkata: “Dahulu Nabi SAW melaksanakan shalat (tarawih) di bulan ramadlan 20 rakaat dan shalat witir”. (HR. Al-Thabarani).

Baca Juga:  Pesan Ketum Muhammadiyah untuk Peserta dan Pendukung Pemilu: Siapapun yang Menang Jangan Takabur

Sayangnya, mayoritas ulama hadis sepakat bahwa riwayat ini berstatus dhaif (lemah), bahkan sebagian menilainya sebagai hadis mungkar. Tidak mengherankan jika hadis tersebut tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadis utama seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, dan Sunan an-Nasa’i.

Atas dasar itu, Muhammadiyah menetapkan jumlah rakaat salat tarawih sebanyak 11 rakaat. Keputusan ini merujuk pada hadis sahih dari Aisyah RA yang diriwayatkan oleh dua imam hadis terkemuka, Bukhari dan Muslim.

Dalam hadis tersebut, ketika Abu Salamah Ibn Abd ar-Rahman bertanya kepada Aisyah tentang salat malam Rasulullah SAW di bulan Ramadan, Aisyah menjawab bahwa Nabi tidak pernah melakukannya lebih dari 11 rakaat.

عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ قَالَتْ مَا كَانَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا

Baca Juga:  Niat Puasa Ramadhan, Lengkap Bacaan Arab dan Latinnya

“Dari Abu Salamah bin ‘Abdur Rahman (diriwayatkan) bahwa dia bertanya kepada ‘Aisyah r.a.: Bagaimana tata cara shalat Nabi saw pada bulan Ramadhan? ‘Aisyah r.a. menjawab: Beliau shalat (sunah qiyamul–lail) pada bulan Ramadhan dan bulan-bulan lainnya tidak lebih dari sebelas rakaat. Beliau shalat empat rakaat, maka jangan kamu tanya tentang kualitas bagus dan panjangnya, kemudian beliau shalat lagi empat rakaat, maka jangan kamu tanya tentang kualitas bagus dan panjangnya kemudian beliau shalat tiga rakaat.” (HR. al-Bukhari Nomor 3304).

Berdasarkan keterangan ini, Rasulullah SAW menjalankan salat malamnya dengan pola empat rakaat salam, dilanjutkan empat rakaat salam, dan ditutup dengan witir tiga rakaat.

Inilah yang kemudian menjadi dasar Muhammadiyah dalam menentukan jumlah rakaat salat tarawih yang lebih sesuai dengan tuntunan Nabi SAW.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammadiyah Ramadhan salat tarawih sunnah nabi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba

Menjelajah Rasa di Subang: 10 Kuliner Ikonik yang Bikin Lidah Ketagihan!

Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?

Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!

The Great Asia Africa 2.0

Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On

Rumor Kencan Bernadya dan Iqbaal Ramadhan Pecah! Berawal dari Foto ‘Blur’, Netizen Temukan Bukti Ini

Terpopuler
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.