Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Video Viral Ukhti Mukena Pink

Viral Video Ukhti Mukena Pink: Ternyata Ini Fakta di Balik Sensor Putih yang Bikin Netizen Penasaran

Rabu, 18 Maret 2026 01:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal

Selasa, 17 Maret 2026 20:39 WIB

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Selasa, 17 Maret 2026 20:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Video Ukhti Mukena Pink: Ternyata Ini Fakta di Balik Sensor Putih yang Bikin Netizen Penasaran
  • Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal
  • Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan
  • Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?
  • Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Sebut Super League Masuk Periode Penentu
  • Suaranya Mirip Dubbing Iklan, Ibu-Ibu Viral Ini Maki Pengunjung Minimarket Pakai Bahasa ‘Naskah Sinetron’!
  • Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!
  • Kata Inara Rusli Soal Video Syur: Akui Ada Rekaman, Bantah Tuduhan Perzinaan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Meski Peringkat Turun, Pakar: Realisasi Pendapatan dan Belanja Jabar Masih di Jalur Aman

By Aga GustianaKamis, 10 Juli 2025 19:45 WIB3 Mins Read
Ilustrasi fiskal
Ilustrasi fiskal jabar. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah penurunan peringkat nasional dalam hal realisasi belanja, kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap menunjukkan performa yang solid. Dalam keterangan resmi Pemprov Jabar, para pejabat dan pakar menilai realisasi belanja dan pendapatan daerah hingga pertengahan tahun masih berada dalam jalur yang sehat dan aman.

Per 30 Juli 2025, realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat telah mencapai 38,79 persen. Angka ini melampaui rata-rata nasional yang tercatat di angka 31,8 persen. Tak hanya dari sisi pengeluaran, pendapatan daerah juga mencatat kinerja menggembirakan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jabar sudah terealisasi sebesar 44,72 persen dari target, lebih tinggi dari rerata nasional sebesar 43,62 persen.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa keuangan daerah masih dalam kondisi kuat dan terkendali. “Jika ada yang menyebut belanja menurun dan pendapatan anjlok, itu tidak benar,” tegasnya.

Herman menjelaskan, kapasitas fiskal Jawa Barat pada APBD 2025 tercatat lebih dari Rp31 triliun. Nilai ini menjadikan Jabar sebagai salah satu provinsi dengan kapasitas fiskal tertinggi di Indonesia. Ia juga mengungkapkan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam pertemuan terakhir menyebut Jabar menempati posisi ketiga secara nasional dalam realisasi belanja, di bawah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga:  Sekda Herman Kukuhkan 236 Duta Integritas dalam West Java Youth Camp 2024

“Pak Menteri menyampaikan Jawa Barat peringkat tiga nasional. Artinya, kita masih termasuk yang terbaik. Top markotop,” ungkap Herman.

Ia menambahkan, Pemprov Jabar terus berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Pak Gubernur selalu mengingatkan agar belanja APBD memberi dampak langsung kepada masyarakat. Insyaallah, kami akan terus mengawal anggaran ini demi kesejahteraan rakyat,” kata Herman.

Baca Juga:  Sekda Herman Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi Selesaikan Masalah di Jabar

Pengelolaan Prudent, Percepatan Masih Dimungkinkan

Pandangan serupa datang dari kalangan akademisi. Ekonom Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi, menilai realisasi anggaran Jabar saat ini masih berada dalam koridor yang benar, walaupun ada penurunan persentase dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya melihat realisasi yang ada saat ini tetap on the right track meski di bawah persentase biasanya, karena soal realisasi belanja dan pendapatan memang harus dikelola dengan hati-hati,” ujar Acuviarta.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan pengelolaan anggaran yang lebih bijaksana, bukan semata-mata mengejar target belanja tinggi. Ia juga melihat adanya ruang untuk percepatan, baik dari sisi belanja maupun pendapatan, terutama setelah berbagai penyesuaian kebijakan fiskal dilakukan oleh Pemprov Jabar pada semester pertama tahun ini.

Ia menyoroti bahwa peningkatan signifikan pada sektor infrastruktur membutuhkan waktu pelaksanaan yang lebih lama dan kompleksitas tinggi, sehingga percepatan dalam proses pengadaan perlu menjadi perhatian serius.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Luncurkan Gerakan Zero Waste di Sekolah untuk Pengelolaan Sampah

“Dibutuhkan percepatan yang lebih agresif, terutama terkait proses lelang atau pengadaan barang dan jasa,” tambahnya.

Sementara dari sisi penerimaan, Acuviarta menyarankan agar optimalisasi tidak hanya bertumpu pada pajak kendaraan bermotor (PKB), yang saat ini tengah diberi insentif pembebasan tunggakan. “Di luar PKB seperti pajak air permukaan, pajak bahan bakar minyak dan lain sebagainya bisa kita fokuskan realisasinya,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa implementasi Perpres No. 1 Tahun 2025 turut memengaruhi ritme belanja daerah, khususnya karena kebijakan tersebut mendorong efisiensi dan realokasi anggaran.

“Pak Gubernur KDM sudah melakukan pembaharuan terkait kebijakan fiskal dan politik anggaran, perlu kita sikapi secara positif dan saya melihat realisasi maupun implementasinya membutuhkan waktu transisi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Acuviarta Kartabi APBD Jabar 2025 ekonomi jawa barat fiskal daerah Herman Suryatman Pendapatan Asli Daerah Realisasi Belanja Daerah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.