Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!

Minggu, 23 Agustus 2026 03:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif

Minggu, 23 Agustus 2026 01:00 WIB

Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!

Sabtu, 22 Agustus 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
  • Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa
  • Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mimpi Besar Ustadz Deni: Madrasah Layak dari Hati dan Keikhlasan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 4 Februari 2026 09:32 WIB2 Mins Read
Ustadz Deni Firmansyah. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di sebuah gang sempit di Gg. Abid, tepatnya di Masjid Jami Madrasah Riyadlul Jannah, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, suara anak-anak mengaji terdengar hampir setiap sore. Di balik lantunan ayat suci itu, ada sosok Ustadz Deni Firmansyah, guru ngaji yang mengabdikan diri untuk puluhan anak lingkungan sekitar, meski kehidupan pribadinya jauh dari kata mudah.

Tanpa penghasilan tetap, Ustadz Deni tetap setia mengajar. Ia menjalani hari dengan kerja serabutan demi mencukupi kebutuhan keluarga, lalu kembali ke masjid untuk mengajar Al-Qur’an.

Saat ditanya tentang harapannya ke depan, Ustadz Deni tak berbicara muluk. Ia hanya ingin hidup lebih tertata dan tenang.

“Harapan saya, pertama, saya punya usaha yang bisa berjalan dan diandalkan hasilnya. Kedua, saya punya penghasilan yang cukup. Ketiga, saya bisa menyediakan tempat yang layak untuk anak-anak,” ujarnya, Selasa (2/2/2026).

Baca Juga:  Jelang Perayaan Imlek 2024, Ini Lokasi dan Jadwal Atraksi Barongsai Gratis di Bandung

Ia juga berharap semakin banyak anak-anak di lingkungannya yang mau mengaji. Namun di balik pengabdian itu, ada beban hidup yang terus ia pikul.

“Karena pekerjaan tidak tentu dan punya utang, harapan saya ingin membereskan utang-utang. Karena yang membuat sakit dan banyak pikiran itu sebenarnya utang,” tuturnya jujur.

Baginya, hidup tenang adalah bisa mengajar tanpa dibayangi kecemasan. “Saya ingin hidup lebih tenang. Tenang mengajar, tempatnya enak, dan kalau memungkinkan bisa menambah guru ngaji,” katanya.

Baca Juga:  10 Destinasi Wisata di Bandung Siap Bikin Liburan Akhir Tahun Keluarga Penuh Kenangan

Di tengah keterbatasan, Ustadz Deni masih menyimpan mimpi besar: memiliki madrasah atau pesantren yang layak. Meski ia sendiri menyadari, cita-cita itu terasa sangat jauh dari jangkauan. “Iya, itu memang cita-cita saya. Walaupun menurut saya, rasanya mustahil,” ucapnya lirih.

Keinginan itu bukan tanpa dasar. Kurikulum mengaji yang ia terapkan saat ini sudah mengikuti pola yayasan lengkap dengan ujian, rapor, dan sistem kelas.

“Makanya kurikulum yang saya pakai sekarang mengikuti pola yayasan. Ada ujian, ada rapor, ada daftar ulang. Awalnya seperti itu. Saya ingin punya madrasah yang tertata,” jelasnya.

Baca Juga:  Pengurus Pesantren di Soreang Diduga Lecehkan 8 Santriwati, Pelaku Diringkus Polisi

Namun realitas hidup berkata lain. Keterbatasan ekonomi membuat langkahnya sering terhenti di tengah jalan. Meski begitu, ia tak sepenuhnya menyerah.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan izin Allah Ta’ala, dengan kemampuan saya yang seperti ini, cita-cita itu bisa tercapai. Saya berharap kepada Allah SWT,” ucapnya.

Di masjid sederhana itu, Ustadz Deni terus mengajar, merawat harapan, dan menanamkan nilai agama kepada anak-anak—dengan keyakinan bahwa keikhlasan, sekecil apa pun, tak pernah sia-sia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung guru ngaji
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.