Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Persib vs Borneo FC Memanas, Bojan Hodak Punya Banyak Opsi Pemain

Jumat, 13 Maret 2026 14:00 WIB

Modus Janji Sekolah ke Luar Negeri, 5 Santri Jadi Korban Dugaan Pelecehan Ustadz SAM

Jumat, 13 Maret 2026 13:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Misteri Ukhti Mukena Pink, Video ‘No Sensor’ Viral yang Memicu Spekulasi Warganet

Jumat, 13 Maret 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs Borneo FC Memanas, Bojan Hodak Punya Banyak Opsi Pemain
  • Modus Janji Sekolah ke Luar Negeri, 5 Santri Jadi Korban Dugaan Pelecehan Ustadz SAM
  • Misteri Ukhti Mukena Pink, Video ‘No Sensor’ Viral yang Memicu Spekulasi Warganet
  • John Herdman Kepincut Kapten Persib, Cek Statistik Marc Klok di Maung Bandung
  • Hanya Ada di Indonesia! Marketing ‘Ngawur’ Aldi Taher Malah Bikin Burgernya Ludes dalam Sekejap
  • Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Strategi Menjemput Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir
  • Hampers Jadi Mewah! 70 Koleksi Kartu Ucapan Idul Fitri 2026 Desain Estetik, Bisa Edit Sendiri
  • Maung Bandung Mengaum di ASEAN! Persib Resmi Jadi Klub Terbaik Indonesia, Lewati Persija
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 13 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Modus Janji Sekolah ke Luar Negeri, 5 Santri Jadi Korban Dugaan Pelecehan Ustadz SAM

By SusanaJumat, 13 Maret 2026 13:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang ustadz ternama berinisial SAM kini memasuki babak baru. Setelah lima bulan sejak laporan diajukan, perkara tersebut resmi naik ke tahap penyidikan di Bareskrim Polri.

Laporan tersebut diajukan oleh sejumlah korban yang mengaku mengalami tindakan tidak pantas dari sosok ustadz tersebut. Berdasarkan keterangan tim kuasa hukum, terdapat lima orang santri yang diduga menjadi korban dalam kasus tersebut.

Kuasa hukum korban, Wati Trisnawati, mengungkapkan bahwa dugaan tindakan pelecehan itu terjadi dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak 2017 hingga 2025.

Menurutnya, pelaku diduga menggunakan sejumlah modus untuk mendekati para korban.

“Modusnya, korban diiming-imingi akan disekolahkan ke luar negeri,” ujar Wati kepada awak media pada 12 Maret 2026.

Pernah Minta Maaf pada 2018

Wati menjelaskan bahwa dugaan kasus tersebut sebenarnya sempat mencuat beberapa tahun lalu. Pada 2018, ketika dugaan pelecehan pertama kali terungkap, ustadz SAM disebut sempat meminta maaf kepada para korban.

Saat itu, yang bersangkutan juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Namun, menurut pihak korban, dugaan tindakan serupa kembali terjadi pada 2025.

Kondisi tersebut membuat para korban akhirnya sepakat menempuh jalur hukum dan melaporkan kasus itu kepada pihak kepolisian.

Korban Termasuk Santri di Bawah Umur

Tim kuasa hukum korban lainnya, Benny Jehadu, menegaskan bahwa laporan tersebut dibuat tidak hanya untuk mencari keadilan bagi para korban, tetapi juga untuk mencegah munculnya korban baru di masa mendatang.

Ia menyebutkan bahwa korban dalam kasus ini tidak hanya orang dewasa, tetapi juga terdapat santri yang masih di bawah umur.

“Karena korbannya tak hanya pria dewasa, namun juga ada santri di bawah umur. Harapannya, lewat laporan ini tidak ada lagi korban si terlapor,” tutur Benny.

Kuasa Hukum Harap Segera Ada Tersangka

Pihak kuasa hukum menyatakan telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik Bareskrim Polri untuk memperkuat laporan yang diajukan.

Benny berharap proses hukum dapat berjalan lancar sehingga kasus tersebut segera memasuki tahap berikutnya. Ia juga berharap penyidik dapat segera menetapkan status tersangka terhadap pihak yang dilaporkan apabila bukti-bukti yang ada dinilai cukup.

Identitas Ustadz Masih Dirahasiakan

Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap ustadz berinisial SAM yang dilaporkan tersebut masih belum diungkap kepada publik.

Baik pihak kuasa hukum korban maupun penyidik dari Bareskrim Polri belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai sosok yang dimaksud.

Kasus ini pun masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik karena dugaan tindakan pelecehan disebut berlangsung selama bertahun-tahun serta melibatkan korban dari kalangan santri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dugaan pelecehan ustadz kasus pelecehan di pesantren kasus pelecehan santri kasus ustadz SAM penyidikan bareskrim polri ustadz dilaporkan ke polisi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi PNS.

THR Pensiunan PNS 2026 Sudah Cair, PT Taspen Pastikan Gaji April Segera Masuk Rekening

Puasa Hari ke-23 Ramadhan di Bandung: Waktu Imsak Terbaru

Diduga ODGJ, Kakak di Garut Tega Tusuk Adik hingga Tewas

Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK: Pakai Rompi Oranye Nomor 129 Usai Diperiksa 5 Jam

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.