Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Minggu, 11 Oktober 2026 14:02 WIB

Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung

Minggu, 11 Oktober 2026 13:02 WIB

Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih

Minggu, 11 Oktober 2026 12:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya
  • Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung
  • Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih
  • Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace
  • Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan
  • Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus
  • Mau Nonton Persib vs Dewa United? Catat Lokasi dan Jam Tukar Tiketnya!
  • Cek Harga Emas Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, Antam Masih Rp2,631 Juta per Gram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

MPLS di Jabar Libatkan TNI-Polri, DPRD Minta Pengawasan Ketat

By Aga GustianaSabtu, 12 Juli 2025 22:44 WIB2 Mins Read
MPLS SMA
Ilustrasi, MPLS SMA. (Foto: Dok SMAN 22 Tangerang)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melibatkan unsur TNI dan Polri dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2025/2026 yang dimulai pada Senin, 14 Juli 2025. Kebijakan ini mendapat sorotan dari DPRD Jawa Barat, khususnya Wakil Ketua DPRD Ono Surono, yang menilai tidak ada koordinasi sebelumnya terkait keputusan tersebut.

Dalam pernyataannya melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @ono_surono, yang dikutip Sabtu (12/7/2025), Ono menyampaikan bahwa pihak DPRD tidak mendapatkan informasi resmi mengenai keterlibatan aparat dalam kegiatan MPLS tingkat SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat.

“Merespons terkait rencana MPLS di Jabar untuk siswa SMA, SMK dan SLB akan melibatkan unsur TNI dan Polri, DPRD tidak diinformasikan, Komisi V pun tidak diinformasikan,” ujarnya.

Meski mengaku belum mendapat pemberitahuan resmi, Ono menyatakan dukungannya terhadap pelibatan TNI dan Polri dalam MPLS. Ia menilai pendekatan ini lebih baik dibandingkan program siswa masuk barak militer yang sebelumnya sempat menuai kritik publik.

Baca Juga:  Sirene Tot Tot Wuk Wuk Dikeluhkan, Polri Putuskan Pembekuan Sementara

“Mudah-mudahan kegiatan itu untuk menghapus atau memutus program siswa masuk barak militer yang banyak menabrak peraturan perundang-undangan dan juga memakan biaya yang tinggi,” paparnya.

Ono menjelaskan bahwa kehadiran aparat dalam lingkungan sekolah sejatinya diperbolehkan sesuai dengan Peraturan Gubernur mengenai sekolah khusus. Dalam aturan tersebut, selain guru formal, pihak sekolah juga dapat melibatkan tenaga pengajar nonformal.

Baca Juga:  ‎DPRD Jabar Jelaskan Polemik Bantuan Sekolah Swasta, Sebut Ada Skala Prioritas Lima Tahunan‎

“Apabila TNI-Polri masuk ke sekolah, tentunya ini sesuai dengan Peraturan Gubernur yang mengatur penyelenggaraan sekolah khusus. Di mana, bukan hanya guru formal yang bisa dihadirkan, tapi juga guru nonformal, bisa dari dokter, psikolog, aparat penegak hukum, TNI, Polri bahkan Kejaksaan,” jelasnya.

Namun demikian, Ono menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan MPLS sangat penting. Ia meminta Komisi V DPRD Jawa Barat, yang membidangi sektor pendidikan, untuk memastikan kegiatan pengenalan sekolah berjalan sesuai dengan pedoman dari Kementerian Pendidikan.

Baca Juga:  Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

“Harus menghadirkan ramah anak, tidak berupa perpeloncoan, kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis,” tandasnya.

Dengan adanya pelibatan TNI dan Polri, pelaksanaan MPLS di Jawa Barat tahun ini menjadi sorotan publik dan diharapkan tetap menjunjung prinsip pendidikan yang aman, ramah, dan mendidik bagi seluruh peserta didik baru.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Ono Surono Pendidikan Jabar Polri TNI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.