Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang: Di Tengah Gempuran Medsos, Negara Harus Gagas Gerakan Membumikan Pancasila

By Putra JuangSenin, 8 Juni 2026 09:27 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Lahirnya Pancasila merupakan sebuah momentum luar biasa dalam sejarah bangsa Indonesia. Ideologi negara ini berhasil merangkum dan menyatukan berbagai keberagaman suku, agama, hingga berbagai gagasan besar—termasuk dogma agama—ke dalam satu kesatuan, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. Menurutnya, gambaran Indonesia yang majemuk sudah terlihat jelas sejak awal Pancasila dirumuskan oleh para pendiri bangsa, termasuk Bung Karno.

“Bagaimana Pancasila lahir itu luar biasa. Bung Karno menelurkan banyak ide dan gagasan. Dari berbagai ideologi yang masuk, termasuk juga dengan dogma agama seperti sila Ketuhanan Yang Maha Esa, ini menjadi gambaran bahwa Indonesia sangat beragam dan berhasil disatukan,” ujar Rafael, Jumat (5/6/2026).

Tantangan Literasi di Era Digital

Namun, di balik kokohnya nilai-nilai tersebut, Rafael menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi saat ini. Pesatnya arus informasi di era digital dan media sosial dinilai menjadi tantangan berat bagi eksistensi Pancasila jika tidak diimbangi dengan literasi yang kuat.

Ia tidak menampik adanya kekhawatiran terhadap kecepatan informasi di media sosial yang berpotensi mengikis pemahaman ideologi bangsa.

“Informasi di media sosial itu cepat sekali. Tanpa diimbangi oleh literasi yang kuat soal Pancasila dan pendidikan, memang agak repot. Cukup mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Desak Negara Ambil Peran

Melihat fenomena tersebut, Rafael mendesak pemerintah selaku pengampu kepentingan untuk mengambil langkah konkret. Ia berharap ada sebuah gerakan masif yang digagas oleh negara untuk kembali membumikan nilai-nilai dasar Pancasila kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

“Saya berharap ada sebuah gerakan yang terutama digagas oleh negara sebagai pengampu kepentingan untuk membumikan nilai-nilai Pancasila,” tegas legislator asal Jawa Barat tersebut.

Ia menambahkan, prinsip dasar Pancasila yang menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa majemuk yang menghargai perbedaan suku dan agama, serta komitmen terhadap keadilan sosial, harus terus diperjuangkan dan dirawat bersama.

“Kita berasal dari bangsa yang majemuk, yang menghargai terlepas perbedaan suku dan agama. Kita juga punya keadilan sosial, dan keadilan sosial itu adalah sesuatu yang harus terus diperjuangkan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Pancasila Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.