Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Senin, 14 September 2026 01:00 WIB

Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi

Minggu, 13 September 2026 19:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
  • Jadwal Persib Bikin Deg-degan: Persija Baru Lewat, FC Seoul Sudah Menunggu di Korea
  • Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang: Di Tengah Gempuran Medsos, Negara Harus Gagas Gerakan Membumikan Pancasila

By Putra JuangSenin, 8 Juni 2026 09:27 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Lahirnya Pancasila merupakan sebuah momentum luar biasa dalam sejarah bangsa Indonesia. Ideologi negara ini berhasil merangkum dan menyatukan berbagai keberagaman suku, agama, hingga berbagai gagasan besar—termasuk dogma agama—ke dalam satu kesatuan, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. Menurutnya, gambaran Indonesia yang majemuk sudah terlihat jelas sejak awal Pancasila dirumuskan oleh para pendiri bangsa, termasuk Bung Karno.

“Bagaimana Pancasila lahir itu luar biasa. Bung Karno menelurkan banyak ide dan gagasan. Dari berbagai ideologi yang masuk, termasuk juga dengan dogma agama seperti sila Ketuhanan Yang Maha Esa, ini menjadi gambaran bahwa Indonesia sangat beragam dan berhasil disatukan,” ujar Rafael, Jumat (5/6/2026).

Tantangan Literasi di Era Digital

Baca Juga:  Rafael Situmorang Minta Pemprov Jabar Tak Asal Eksekusi Kebijakan Sekolah Gratis Tanpa Matang

Namun, di balik kokohnya nilai-nilai tersebut, Rafael menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi saat ini. Pesatnya arus informasi di era digital dan media sosial dinilai menjadi tantangan berat bagi eksistensi Pancasila jika tidak diimbangi dengan literasi yang kuat.

Ia tidak menampik adanya kekhawatiran terhadap kecepatan informasi di media sosial yang berpotensi mengikis pemahaman ideologi bangsa.

Baca Juga:  Cederai Empati Rakyat Miskin, DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Hentikan 'Pesta' Milangkala Tatar Sunda!

“Informasi di media sosial itu cepat sekali. Tanpa diimbangi oleh literasi yang kuat soal Pancasila dan pendidikan, memang agak repot. Cukup mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Desak Negara Ambil Peran

Melihat fenomena tersebut, Rafael mendesak pemerintah selaku pengampu kepentingan untuk mengambil langkah konkret. Ia berharap ada sebuah gerakan masif yang digagas oleh negara untuk kembali membumikan nilai-nilai dasar Pancasila kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

“Saya berharap ada sebuah gerakan yang terutama digagas oleh negara sebagai pengampu kepentingan untuk membumikan nilai-nilai Pancasila,” tegas legislator asal Jawa Barat tersebut.

Baca Juga:  6.957 Kasus Scam di Jawa Barat, DPRD Jabar Minta Pemerintah Tak Tutup Mata

Ia menambahkan, prinsip dasar Pancasila yang menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa majemuk yang menghargai perbedaan suku dan agama, serta komitmen terhadap keadilan sosial, harus terus diperjuangkan dan dirawat bersama.

“Kita berasal dari bangsa yang majemuk, yang menghargai terlepas perbedaan suku dan agama. Kita juga punya keadilan sosial, dan keadilan sosial itu adalah sesuatu yang harus terus diperjuangkan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Pancasila Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Bukan Sekadar Sertifikat! Abah Ucu Ungkap Alasan 125 Juru Masak SPPG Wajib Kompeten

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.