Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Setujui Kabupaten Cirebon Timur Jadi Calon Daerah Otonomi Baru

By Putra JuangRabu, 10 September 2025 14:44 WIB3 Mins Read
DPRD Jabar. Foto: bukamata.id/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat telah menyetujui pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Cirebon Timur. Persetujuan ini ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Rabu (10/9/2025).

Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono mengatakan bahwa pemekaran ini sangat penting mengingat luasnya wilayah Kabupaten Cirebon yang memiliki 40 kecamatan dan 424 desa dengan jumlah penduduk yang sangat besar.

“Ini merupakan tonggak baru bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Cirebon Timur dengan mendekatkan pelayanan publik,” ujar Ono.

Meskipun masih menunggu pencabutan moratorium, Ono berkomitmen untuk terus mempersiapkan pemekaran ini dengan memanfaatkan instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi maupun Kabupaten Cirebon induk. Tujuannya adalah untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, pendidikan, dan kesehatan di wilayah Cirebon Timur.

Baca Juga:  Luka Bandung Pasca Demonstrasi: Kerusakan Meluas, Farhan Jamin Kondisi Aman Terkendali

“Ujungnya gini, ujungnya instrumen APBD Provinsi, instrumen APBD Kabupaten Cirebon induknya itu sudah harus bagaimana menyelesaikan atau mendorong percepatan pembangunan di infrastruktur dasar yang ada di Cirebon Timur,” imbuhnya.

Ono mengatakan, dari sepuluh CDPOB, Cirebon Timur berada di peringkat ke-6. Untuk bisa disetujui Pemerintah Pusat, dibutuhkan nilai 450 poin. Saat ini, Cirebon Timur memiliki nilai 355. Oleh karena itu, prioritas program dari Gubernur dan Bupati harus diarahkan untuk meningkatkan poin tersebut.

“Kita tidak menunggu moratorium, maka kita bersama-sama mempunyai komitmen untuk menyelesaikan persoalan-persoalan dasar yang meliputi tujuh hal tadi. Saya sudah sampaikan salam ke Pak Gubernur dan kami membahas itu melalui Pansus yang ada di Komisi 1. Ini pembahasan yang tercepat selama ada pembahasan CDPOB,” tuturnya.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dorong Pelajar SMA Aktif Politik lewat Program Bulanan

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman menjelaskan bahwa proses persetujuan ini merupakan hasil dari kajian komprehensif yang telah dilakukan oleh Pemprov Jabar.

“Kami kirimkan surat ke pimpinan DPRD dan kemudian pimpinan DPRD melalui Komisi 1 melakukan pendalaman. Paling tidak untuk dua hal yang kami lakukan, yaitu terkait dengan persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan administrasi,” ucap Herman.

Menurutnya, kedua persyaratan utama tersebut telah terpenuhi, sehingga proses persetujuan bisa dilanjutkan. Langkah berikutnya, Gubernur Jabar akan menyampaikan hasil persetujuan ini kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri.

Herman juga menyinggung tentang masa moratorium pemekaran daerah yang masih berlaku dari Pemerintah Pusat.

“Sampai saat ini kami masih menunggu. Tentu itu domainnya pemerintah pusat dan kami akan menyesuaikan. Sambil menunggu tindak lanjut dari pusat, kita akan memanfaatkan untuk cek dan kroscek terkait dengan tujuh hal yang di-highlight,” jelasnya.

Baca Juga:  Jawab Keluhan Masyarakat, Komisi V DPRD Jabar Pertimbangkan Pansus untuk Bongkar Sengkarut SPMB

Tujuh hal yang menjadi fokus adalah demografi, geografi, kondisi sosial budaya politik, ekonomi, kapasitas fiskal, dan tata kelola pemerintahan. Dia berharap, saat moratorium dicabut, Kabupaten Cirebon Timur sudah siap dan dapat segera meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Mudah-mudahan pada saatnya nanti setelah moratorium dibuka, Kabupaten Cirebon Timur bisa sesuai dengan harapan masyarakat, sesuai dengan harapan kita. Dan semata-mata semua ini kami persembahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, untuk meningkatkan kualitas pembangunan, dan untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan, lebih dekat pemerintah dengan masyarakatnya itu jauh lebih baik,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Kabupaten Cirebon Timur Ono Surono pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.