bukamata.id – Kisah perjuangan seorang ibu lanjut usia yang tetap berjualan masakan rumahan dengan berjalan kaki setiap hari di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, menyentuh hati banyak orang. Cerita tersebut viral setelah dibagikan melalui video di akun Instagram @bangrizky_goww.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial itu terlihat seorang ibu berjalan kaki sambil membawa dagangan. Ia kemudian dihampiri oleh seorang polisi yang tengah berpatroli menggunakan mobil pengawalan.
Polisi tersebut adalah Bripka Rizky Hikmat Setiawan, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi. Saat melihat ibu tersebut berjalan di pinggir jalan, ia langsung menghentikan kendaraan patroli untuk menyapanya.
“Mau ke mana, Bu? Jualan apa?” tanya Bripka Rizky dalam video tersebut.
Dengan suara pelan, sang ibu menjawab bahwa dirinya hendak menuju Lembang untuk menjual nasi.
“Mau ke Anir, jualan nasi sama temenan, belum habis,” ujar ibu tersebut.
Mendengar penjelasan itu, Bripka Rizky kemudian menawarkan bantuan. Ia mempersilakan ibu tersebut naik ke mobil patroli agar tidak perlu berjalan kaki jauh sambil membawa dagangan.
“Jalan kaki itu jualan? Hayu, Bu, sama saya dijajap,” kata Rizky sambil membuka pintu mobil patroli.
Perjuangan Ibu Yoyo Setelah Suami Meninggal
Dalam perjalanan, Bripka Rizky berbincang dengan sang ibu dan mengetahui kisah hidupnya. Ibu tersebut bernama Yoyo, berusia 61 tahun dan tinggal di daerah Pasirwangi.
Ia mengaku sudah lima tahun hidup sendiri setelah suaminya meninggal dunia. Untuk bertahan hidup, ia mengambil masakan dari orang lain lalu menjualnya kembali di kawasan Lembang.
Namun belakangan ini dagangannya semakin sepi.
“Tiiseun icalan na ge,” ungkap Bu Yoyo dalam bahasa Sunda yang berarti dagangannya sedang sulit terjual.
Ia juga bercerita bahwa anak-anaknya sudah tidak tinggal bersamanya.
“Anak mah udah gak tinggal sama ibu, ibu mah sendiri we,” tuturnya lirih.
Mendengar cerita tersebut, Bripka Rizky terlihat terharu. Ia kemudian memutuskan untuk membeli seluruh dagangan Bu Yoyo agar sang ibu bisa segera pulang dan beristirahat.
“Mudah-mudahan ibu banyak rezekinya. Ini nanti saya beli semuanya ya, biar ibu langsung pulang,” kata Rizky.
Setelah itu, nasi yang dibeli dari Bu Yoyo dibagikan kepada orang-orang di sekitar lokasi.
“Bantu bagiin aja ini ke orang-orang,” ujar Rizky kepada warga yang berada di sana.
Bu Yoyo pun tak kuasa menahan haru. Dengan mata berkaca-kaca, ia berulang kali mengucapkan terima kasih.
“Makasih banyak yaa,” ucapnya.
Tak hanya membeli dagangannya, polisi tersebut juga memberikan bingkisan kepada Bu Yoyo sebelum mengantarnya pulang.
Polisi yang Sering Membantu Pedagang Kecil
Aksi kemanusiaan Bripka Rizky ternyata bukan pertama kali terjadi. Anggota Satlantas Polres Cimahi itu dikenal sering membantu pedagang kecil yang ditemuinya saat bertugas di jalan.
Di sela patroli lalu lintas, ia kerap menepi untuk menyapa pedagang asongan, membelikan dagangan mereka, bahkan memberikan sembako maupun uang tunai.
Berbagai aksi sosial tersebut sering ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @bangrizky_goww, yang kemudian banyak mendapat respons positif dari masyarakat.
Warganet Terharu dan Banjir Doa
Video pertemuan Bripka Rizky dengan Bu Yoyo pun langsung ramai dikomentari warganet. Banyak yang mengaku terharu sekaligus mendoakan kebaikan bagi keduanya.
Seorang pengguna Instagram menulis rasa terima kasihnya kepada polisi tersebut. Ia menilai tindakan itu menunjukkan sosok aparat yang benar-benar peduli kepada masyarakat kecil.
“Masyaallah, terima kasih bapak polisi yang baik hati dan tidak sombong. Semoga Allah mengganti rezekinya dengan yang lebih berlipat-lipat. Sehat selalu, Pak. Ibu juga sehat selalu,” tulis seorang warganet.
Komentar lain juga menyoroti mobil patroli yang biasanya identik dengan pengawalan, namun kali ini justru digunakan untuk membantu warga.
“Benar-benar bermanfaat mobil patwal yang ini. Sehat terus Bang, semoga rezekinya terus mengalir dan penuh berkah,” tulis pengguna lainnya.
Ada pula warganet yang memuji sikap rendah hati Bripka Rizky. Mereka menilai tindakan sederhana seperti membantu pedagang kecil merupakan bentuk nyata memanusiakan sesama.
“Hade pisan pak, tetap rendah hati kepada sesama manusia. Rezeki bukan hanya dari profesi, tapi juga dari memanusiakan manusia,” tulis komentar lainnya.
Komentar serupa juga datang dari pengguna lain yang menyebut aksi tersebut sebagai wujud nyata tugas polisi dalam mengayomi masyarakat.
“Praktik dari ‘mengayomi masyarakat’. Terima kasih Pak, semoga sukses dunia akhirat dan rezekinya semakin luas,” tulis warganet.
Penutup
Kisah Bu Yoyo dan kepedulian Bripka Rizky pun menjadi pengingat bahwa di tengah kerasnya kehidupan, masih banyak kepedulian dan empati yang hadir di jalanan. Sebuah pertemuan sederhana di tengah patroli lalu lintas mampu menghadirkan harapan bagi seseorang yang sedang berjuang bertahan hidup.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










