Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Selasa, 27 Oktober 2026 18:24 WIB

Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC

Selasa, 27 Oktober 2026 18:05 WIB

Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam

Selasa, 27 Oktober 2026 17:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

H-3 Lebaran Jadi Puncak Arus Mudik, 8,9 Juta Warga Jabar Diperkirakan Berangkat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 10 Maret 2026 21:14 WIB2 Mins Read
Pemudik. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puncak arus mudik Idulfitri 2026 di Jawa Barat diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau Rabu (18/3/2026). Pada periode tersebut, sekitar 8,9 juta warga Jawa Barat diprediksi akan melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengatakan sebagian besar pemudik diperkirakan memilih berangkat setelah sahur hingga menjelang siang. “Pemudik biasanya berangkat setelah sahur sekitar pukul 04.00 sampai 10.00,” ujar Dhani, Senin (9/3/2026).

Pada rentang waktu tersebut, jumlah pemudik yang melakukan perjalanan diperkirakan mencapai sekitar 21,68 juta jiwa. Karena itu, masyarakat diimbau bijak dalam memilih waktu keberangkatan agar tidak terjebak kemacetan.

Menurut Dhani, jumlah pemudik cenderung lebih sedikit pada pukul 00.00 hingga 04.00 dan kembali menurun pada pukul 11.00 sampai 23.00. Waktu-waktu tersebut dinilai relatif lebih longgar dibandingkan periode setelah sahur.

Baca Juga:  Jabar Targetkan 5,4 Juta Pekerja Informal Dapat BPJS Ketenagakerjaan pada 2027

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada dua periode, yakni H+2 Idulfitri atau Selasa (24/3/2026) dan H+6 Idulfitri atau Sabtu (28/3/2026).

Pada H+2 Lebaran, jumlah warga yang kembali ke tempat domisili diperkirakan mencapai 4,12 juta jiwa. Sedangkan pada H+6 Idulfitri diprediksi sekitar 3,9 juta jiwa. “Waktu kepulangan pemudik diperkirakan terjadi setelah subuh hingga menjelang siang, sekitar pukul 05.00 sampai 10.00,” kata Dhani.

Secara keseluruhan, jumlah warga yang kembali ke tempat domisili pada periode arus balik tersebut diperkirakan mencapai 19,34 juta jiwa. Sementara jumlah pemudik paling sedikit diperkirakan terjadi pada pukul 23.00 hingga 00.00.

Baca Juga:  Bandung Nomor 1 Macet di Indonesia, Dishub Jabar: Bukan Prestasi tapi Realita

Dari sisi jalur perjalanan, sebanyak 14,18 juta pemudik diperkirakan akan melintas di jalur Tol Trans Jawa, khususnya ruas Jakarta–Cikampek–Cipali–Palikanci.

Selain itu, jalur selatan yang melintasi Bandung–Cileunyi–Nagreg–Limbangan–Malangbong–Tasikmalaya–Ciamis–Banjar juga diperkirakan padat dengan jumlah pemudik sekitar 2,9 juta jiwa.

Jalur Tol Cikampek–Cipularang–Padaleunyi juga diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan dengan jumlah pemudik sekitar 1,96 juta jiwa.

“Sebagian besar pemudik akan menggunakan mobil pribadi dengan jumlah sekitar 16,75 juta jiwa,” ujar Dhani.

Secara keseluruhan, sekitar 25,6 juta warga Jawa Barat diperkirakan akan melakukan perjalanan pada periode Idulfitri 2026. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Garut menjadi daerah tujuan terbanyak dengan perkiraan kunjungan mencapai 2,94 juta jiwa.

Baca Juga:  Eksplorasi Pangandaran: 5 Rekomendasi Destinasi Wajib yang Tengah Hits di Tahun 2026

Dhani menjelaskan, dari total 25,6 juta warga yang melakukan perjalanan, mayoritas atau sekitar 24,86 juta jiwa (96,73 persen) melakukan perjalanan untuk mudik. Sementara sekitar 0,5 juta jiwa (1,9 persen) melakukan perjalanan wisata.

Sisanya sekitar 0,29 juta jiwa (1,18 persen) melakukan perjalanan untuk silaturahmi tanpa pulang kampung, sekitar 0,01 juta jiwa (0,023 persen) untuk bekerja, dan sekitar 0,05 juta jiwa (0,18 persen) untuk keperluan lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat Lebaran mudik pemudik
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.