Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Igor Tolic Tak Mau Persib Terlena Usai Lolos ACL Two, PSM Makassar Menanti

Selasa, 1 September 2026 10:33 WIB

Ikuti Jejak Ronaldo, Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina! Sinyal Berakhirnya Era GOAT!

Selasa, 1 September 2026 10:20 WIB

Pesan Haru Presiden Javier Milei Lepas Pensiunnya Lionel Messi dari Timnas Argentina

Selasa, 1 September 2026 10:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Igor Tolic Tak Mau Persib Terlena Usai Lolos ACL Two, PSM Makassar Menanti
  • Ikuti Jejak Ronaldo, Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina! Sinyal Berakhirnya Era GOAT!
  • Pesan Haru Presiden Javier Milei Lepas Pensiunnya Lionel Messi dari Timnas Argentina
  • Harga Emas Antam Terus Merosot per 1 September 2026, Cek Rincian Lengkap dan Tarif Buyback Terbaru
  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 1 September 2026 Turun, Cek Daftar Lakuemas dan Rajaemas
  • Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 1 September 2026: Tiga Jenis Non-Subsidi Naik Tajam
  • Bermula Anjing Menggonggong Seret Bangkai, Warga Sumedang Syok Ternyata Jasad Bayi
  • Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL Two, Igor Tolic Langsung Alihkan Fokus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 1 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Machmudin Harapkan WJEF 2024 Jadikan Jabar Pionir Penggunaan EBT Berkelanjutan

By Aga GustianaKamis, 21 November 2024 19:30 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap pelaksanaan West Java Energy Forum (WJEF) 2024 dapat menjadikan provinsi Jawa Barat pionir dalam menghadirkan inovasi energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Hal itu diungkapkan oleh Bey Machmudin saat membuka acara WJEF 2024 di Hotel Pullman Kota Bandung, Kamis (21/11/2024).

Bey mengungkapkan dalam forum tersebut Pemda Provinsi Jawa Barat berkomitmen menyelaraskan pembangunan hijau (green development) untuk menyokong Indonesia Emas 2045 dan berkolaborasi dengan lintas stakeholders baik itu daerah, pusat, dan global.

“Kita juga menyiapkan proyek- proyek hijau potensial yang memenuhi kriteria kesiapan teknis dan administratif, sehingga dapat mempercepat implementasi transisi energi di Jawa Barat,” ujar Bey Machmudin.

Baca Juga:  Bey Machmudin Gencarkan Solusi Pengelolaan Sampah di Bandung Raya

Dengan potensi EBT mencapai 192 GW, yang terdiri dari energi angin, air, panas bumi, matahari, biomassa atau biogas, menurut Bey, Jabar punya peluang besar untuk menjadi pelopor transisi energi di Indonesia.

“Kita berharap Jawa Barat menjadi pionir dalam kondisi energi ini karena kita potensinya ada dan seharusnya bisa jadi potensi yang terbesar itu mungkin berapa tahun ke depan,” tutur Bey.

Sebagai langkah nyata mengembangkan EBT, WJES 2024 memberikan bantuan kepada tujuh SMA/SMK untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap. Bey mengutarakan tujuan dari PLTS atap bertujuan untuk mengurangi beban biaya operasional sekolah.

Baca Juga:  Jabar Hattrick Juara Umum PON 2024, Bey Apresiasi Kekompakan Atlet dan KONI

“Baru tujuh sekolah, potensinya sangat baik, tadi disampaikan mereka sendiri bahwa mengurangi biaya operasional, termasuk membayar listrik dan sebagainya juga menambah dan juga pasti menambah pengetahuan siswanya bahwa betul-betul bisa digunakan dan mengurangi biaya operasional,” jelas Bey.

PLTS atap di sekolah juga diharapkan menjadi daya tarik investor untuk berinvestasi di Jabar dengan tujuannya yaitu membangun lingkungan yang ramah dan berkelanjutan di masa depan.

“Tentunya dengan adanya PLTS atap ini kita berharap ada perusahaan-perusahaan yang mau menyumbangkan CSR. Ini  sangat baik, bisa mengurangi polusi,” tandas Bey.

Sementara itu, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa menyambut baik penerapan PLTS atap yang akan diterapkan di tujuh sekolaah. DPRD mendukung dari sisi kebijakan dan pengawasan, karena harapannya Jabar menjadi provinsi pionir dalam sektor EBT

Baca Juga:  Dukung Mobilitas Pemudik, TPN GAMA Gelar Posko Simpatik 3 Selama Libur Nataru

“DPRD menyambut baik program EBT, dan kami perlu mendukung dari sisi kebijakan anggaran dan pengawasannya nanti,”  ucapnya.

Besaran biaya yang harus dikeluarkan dalam membangun PLTS atap di SMK/SMA tersebut dimulai dari Rp700 juta sampai Rp1 miliar.

Berikut tujuh sekolah yang mendapatkan bantuan untuk PLTSA atap:

1. SMAN 1 Cianjur
2. SMKN 2 Bogor
3. SMKN 1 Purwakarta
4. SMKN 1 Cimahi
5. SMKN 1 Garut
6. SMKN 2 Tasikmalaya
7. SMKN 1 Cirebon

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 1 September 2026: Tiga Jenis Non-Subsidi Naik Tajam

Bermula Anjing Menggonggong Seret Bangkai, Warga Sumedang Syok Ternyata Jasad Bayi

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos September 2026 Cair! PKH, BPNT hingga Beras 10 Kg, Begini Cara Ceknya

Bansos

KPM Wajib Cek! Bansos September 2026 Masih Disalurkan, Ini 3 Bantuan yang Perlu Diketahui

Bandung Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame Patah hingga Pohon Tumbang

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Terlewat! Ini Daftar Bansos September 2026 yang Perlu Diketahui KPM

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • Game Free Fire
    Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.