Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Konvoi Juara Persib dan Tanggung Jawab Kolektif Bobotoh dan Manajemen

Senin, 25 Mei 2026 22:46 WIB

Bojan Hodak Bakal Bertahan di Persib? Ini Kata Umuh Muchtar Soal Ambisi Juara Musim Depan

Senin, 25 Mei 2026 21:57 WIB

Tarif Ducting Bikin Gaduh! 25 Operator di Bandung Serbu Kantor BUMD

Senin, 25 Mei 2026 21:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Konvoi Juara Persib dan Tanggung Jawab Kolektif Bobotoh dan Manajemen
  • Bojan Hodak Bakal Bertahan di Persib? Ini Kata Umuh Muchtar Soal Ambisi Juara Musim Depan
  • Tarif Ducting Bikin Gaduh! 25 Operator di Bandung Serbu Kantor BUMD
  • Rumah Umuh Muchtar Diserbu Fans, Pesta Juara Persib Rasa Pesta Rakyat
  • Tinggal Tulang! Video Induk Orangutan Kurus Kering Kelaparan Ini Bikin Netizen Ngamuk
  • Liburan ke Bandung Auto Bahagia! Ini 4 Destinasi Keluarga Paling Favorit
  • Disambut Tangis dan Elusan Hangat, Alasan Hartono Soekwanto Batal Kurbankan Sapi Matilda Bikin Mewek
  • Ngeri! Persib Jadi Raja Liga Indonesia, Kunci Gelar Terbanyak Sepanjang Sejarah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Machmudin Harapkan WJEF 2024 Jadikan Jabar Pionir Penggunaan EBT Berkelanjutan

By Aga GustianaKamis, 21 November 2024 19:30 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap pelaksanaan West Java Energy Forum (WJEF) 2024 dapat menjadikan provinsi Jawa Barat pionir dalam menghadirkan inovasi energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Hal itu diungkapkan oleh Bey Machmudin saat membuka acara WJEF 2024 di Hotel Pullman Kota Bandung, Kamis (21/11/2024).

Bey mengungkapkan dalam forum tersebut Pemda Provinsi Jawa Barat berkomitmen menyelaraskan pembangunan hijau (green development) untuk menyokong Indonesia Emas 2045 dan berkolaborasi dengan lintas stakeholders baik itu daerah, pusat, dan global.

“Kita juga menyiapkan proyek- proyek hijau potensial yang memenuhi kriteria kesiapan teknis dan administratif, sehingga dapat mempercepat implementasi transisi energi di Jawa Barat,” ujar Bey Machmudin.

Baca Juga:  Musywil Pemuda Muhammadiyah Jabar, Inding Usup Terpilih Secara Mufakat

Dengan potensi EBT mencapai 192 GW, yang terdiri dari energi angin, air, panas bumi, matahari, biomassa atau biogas, menurut Bey, Jabar punya peluang besar untuk menjadi pelopor transisi energi di Indonesia.

“Kita berharap Jawa Barat menjadi pionir dalam kondisi energi ini karena kita potensinya ada dan seharusnya bisa jadi potensi yang terbesar itu mungkin berapa tahun ke depan,” tutur Bey.

Sebagai langkah nyata mengembangkan EBT, WJES 2024 memberikan bantuan kepada tujuh SMA/SMK untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap. Bey mengutarakan tujuan dari PLTS atap bertujuan untuk mengurangi beban biaya operasional sekolah.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Resmikan Pabrik di Garut, Walhi Jabar Ungkap Dugaan Pelanggaran Hukum

“Baru tujuh sekolah, potensinya sangat baik, tadi disampaikan mereka sendiri bahwa mengurangi biaya operasional, termasuk membayar listrik dan sebagainya juga menambah dan juga pasti menambah pengetahuan siswanya bahwa betul-betul bisa digunakan dan mengurangi biaya operasional,” jelas Bey.

PLTS atap di sekolah juga diharapkan menjadi daya tarik investor untuk berinvestasi di Jabar dengan tujuannya yaitu membangun lingkungan yang ramah dan berkelanjutan di masa depan.

“Tentunya dengan adanya PLTS atap ini kita berharap ada perusahaan-perusahaan yang mau menyumbangkan CSR. Ini  sangat baik, bisa mengurangi polusi,” tandas Bey.

Sementara itu, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa menyambut baik penerapan PLTS atap yang akan diterapkan di tujuh sekolaah. DPRD mendukung dari sisi kebijakan dan pengawasan, karena harapannya Jabar menjadi provinsi pionir dalam sektor EBT

Baca Juga:  Sani Aqila, 'Ibu Kelinci' Dedi Mulyadi Resmi Menikah

“DPRD menyambut baik program EBT, dan kami perlu mendukung dari sisi kebijakan anggaran dan pengawasannya nanti,”  ucapnya.

Besaran biaya yang harus dikeluarkan dalam membangun PLTS atap di SMK/SMA tersebut dimulai dari Rp700 juta sampai Rp1 miliar.

Berikut tujuh sekolah yang mendapatkan bantuan untuk PLTSA atap:

1. SMAN 1 Cianjur
2. SMKN 2 Bogor
3. SMKN 1 Purwakarta
4. SMKN 1 Cimahi
5. SMKN 1 Garut
6. SMKN 2 Tasikmalaya
7. SMKN 1 Cirebon

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin jawa barat WJEF
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tarif Ducting Bikin Gaduh! 25 Operator di Bandung Serbu Kantor BUMD

Tinggal Tulang! Video Induk Orangutan Kurus Kering Kelaparan Ini Bikin Netizen Ngamuk

Disambut Tangis dan Elusan Hangat, Alasan Hartono Soekwanto Batal Kurbankan Sapi Matilda Bikin Mewek

Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban

Ilustrasi korban meninggal.

Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung

Teror Pocong Gentayangan di Bandung Barat, Polisi Turun Tangan Selidiki Isu Orang Iseng

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.