Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026

Rabu, 23 September 2026 22:23 WIB

4 Bakso Goreng Bandung yang Viral, Gurih dan Renyahnya Bikin Nagih!

Rabu, 23 September 2026 22:16 WIB
Timnas Indonesia

Skuad Timnas Indonesia Berubah! Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret, 2 Nama Baru Masuk

Rabu, 23 September 2026 21:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026
  • 4 Bakso Goreng Bandung yang Viral, Gurih dan Renyahnya Bikin Nagih!
  • Skuad Timnas Indonesia Berubah! Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret, 2 Nama Baru Masuk
  • Demo Besar 24 September Digelar, Ini Ruas Jakarta yang Perlu Diwaspadai
  • 345 Kilometer! Jasad ABK Kapal Jurnalis Ditemukan Jauh dari Lokasi Terakhir Terdeteksi
  • Detik-detik Penutupan Bursa Transfer! Igor Tolic dan Manajemen Persib Ambil Keputusan Krusial Hadapi Jadwal Neraka
  • Bawa Persib Menang, Thom Haye dan Ragnar Kini Punya Tugas Besar Bersama Timnas
  • Indonesia Tambah 3 Medali! Wushu Sanda Bawa Pulang Perunggu dari Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nyatakan Sikap pada Demokrasi di Indonesia, Pendiri Peduli Seni Indonesia Dukung PPI Utrecht

By Putra JuangSenin, 12 Februari 2024 22:22 WIB2 Mins Read
Pendiri Peduli Seni Indonesia, Deby Subiyanti. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pendiri Peduli Seni Indonesia, Deby Subiyanti memberikan apresiasi terhadap Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Utrecht yang telah berani menyampaikan keprihatinannya atas kondisi demokrasi di Indonesia.

Deby mengaku, dirinya merasa terharu karena PPI Utrecht ini berani mengambil sikap sebagai generasi muda.

“Sejujurnya saya sangat terharu dengan keputusan para pelajar untuk mengambil sikap, dalam hal ini sudah waktunya ade-ade mengambil sikap komitmen sebagai generasi muda kami,” ucap Deby.

Karena sebelumnya, Deby merasa miris dengan banyaknya teman-teman yang berada di Diaspora Belanda memutuskan golput pada Pemilu 2024 ini.

Untuk itu, Deby pun mendorong para PPI Utrecht ini untuk tidak mundur dan tidak takut karena telah berani menyatakan sikap terhadap keprihatinannya.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Gandeng Kopri PKC PMII Jadi Pengawas Partisipatif Pemilu 2024

“Tapi yang ingin saya tekankan, ade-ade jangan mundur, ini tahun pergerakan, kalian gak usah takut, ade-ade punya hak, bermimpilah waktu bangun, jangan bermimpi waktu tidur,” katanya.

Deby mengatakan, betapa besar harapannya pada PPI Utrecht yang telah bergerak dengan hati nurani untuk Indonesia.

“Saya mewakili diaspora yang tinggal di Belanda, benar-benar menaruh harapan buat kalian yang masih muda untuk memiliki mimpi dan kalian bergerak sesuai dengan intuisi dan hati nurani, Indonesia ada di tangan kalian,” tuturnya.

Baca Juga:  KPU Nyatakan Surat Pemilu yang Sudah Tercoblos di Taipei Tidak Sah

Deby menyebut, bahwa PPI Utrecht ini memiliki hak yang harus digunakan, untuk itu sebagai Diaspora yang tinggal di Belanda maka dirinya akan mendukung dan mendampingi PPI Utrecht.

“Saya disini membuat satu pernyataan bahwa kalian punya hak dan hak itu harus kalian pakai, jadi saya sebagai pendiri Yayasan Peduli Seni Indonesia siap mendukung apa pun yang kalian akan kerjakan selama kalian ada di Belanda, kami diaspora akan selalu mendampingi kalian yang sudah rela datang ke negeri ini untuk belajar, kemampuan kalian secara intelektual pakai,” bebernya.

Deby juga meminta PPI Utrecht untuk tidak berhenti berproses karena kesempatan tak akan terulang kembali.

Baca Juga:  Petugas PPS dan KPPS di Tasikmalaya Meninggal Dunia saat Pemungutan Surat Suara

“Juga saya berpikir, janganlah berhenti untuk berproses, ade-ade kalian punya hak, pakai itu, itu yang pertama, yang kedua, kesempatan ini tak ada lagi atau tak ada pengulangan,” katanya.

Terakhir, Deby pun berharap dengung suara dari PPI Utrecht ini bisa terdengar sampai Indonesia, dan menjadi saksi sejarah pelajar Indonesia di Belanda.

“Dengan suara kalian itu menjadi dengung yang kuat di Indonesia sehingga setiap orang yang ada di Indonesia pasti akan mendengarkan dengung-dengungan ini, dan kalian menjadi saksi untuk mengukir sejarah pelajar Indonesia di Belanda, jadi Uttrech kalian luar biasa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Demokrasi Pemilu 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026

Demo Jakarta

Demo Besar 24 September Digelar, Ini Ruas Jakarta yang Perlu Diwaspadai

345 Kilometer! Jasad ABK Kapal Jurnalis Ditemukan Jauh dari Lokasi Terakhir Terdeteksi

Turis Belanda Tewas di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Ungkap Kondisi Jasad Korban

Viral Plang Larangan Merokok Ancaman Denda Rp50 Juta di Pantai Pangandaran

Teguran Knalpot Brong Berujung Berdarah, 2 Pria di Bojongsoang Ditangkap Polisi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.