bukamata.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026.
Masyarakat pun diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai informasi yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa setiap kebijakan baru terkait BSU akan diumumkan secara terbuka oleh pemerintah.
“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya melalui kanal resmi,” ujar Faried, Kamis (8/1/2026).
Kemnaker Imbau Masyarakat Waspada Hoaks BSU 2026
Faried mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada pihak lain. Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU.
Menurutnya, berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga pemberitaan tidak resmi yang mencatut BSU 2026 berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Penyaluran BSU Terakhir Dilakukan Tahun 2025
Sebagai informasi, penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima mencapai 16.048.472 pekerja/buruh, sesuai ketentuan yang berlaku saat itu.
Kemnaker menegaskan bahwa hingga kini belum ada pendaftaran BSU 2026, sehingga masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada tautan pendaftaran yang tidak resmi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, terutama yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi. BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri,” tegas Faried.
Kanal Resmi Informasi BSU dari Kemnaker
Kemnaker menekankan bahwa informasi resmi terkait BSU hanya akan disampaikan melalui:
- Laman resmi bsu.kemnaker.go.id
- Media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan
Masyarakat diharapkan hanya mengakses informasi dari sumber resmi guna menghindari penipuan dan kerugian yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah 2026.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











