bukamata.id – Para pelatih dan atlet yang telah mengharumkan nama Jawa Barat dalam ajang PON XXI Aceh – Sumatera Utara dan PEPARNAS XVII Solo menerima penghargaan dari Pp Gubernur Jabar, Bey Machmudin.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam mengukir prestasi bagi Jawa Barat di tingkat nasional.
Dalam acara yang berlangsung di Plaza Belakang Gedung Sate, Selasa (4/2/2025), para pelatih dan atlet menerima penghargaan berupa piagam serta uang kadeudeuh sebagai bentuk dukungan dari Pemprov Jabar.
Salah satu pelatih yang menerima penghargaan adalah Mochamad Iksan, pelatih para renang Jabar di PEPARNAS XVII. Tim renang yang ia latih berhasil meraih 17 medali emas, 15 perak, dan 14 perunggu, sekaligus menjadikan Jabar sebagai juara umum di cabang olahraga renang.
“Sebelumnya, saya tidak menyangka akan menjadi juara umum. Awalnya tidak ada target khusus, namun alhamdulillah, kami bisa meraih banyak medali, bahkan beberapa atlet mampu memecahkan rekor,” ucap Iksan.
Sebagai apresiasi, Iksan menerima piagam penghargaan serta uang lebih dari Rp600 juta dari Pj Gubernur Jabar.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan kadeudeuh dari (Penjabat) Gubernur Bey Machmudin. Saya niatnya tidak mengejar uang, tapi alhamdulillah tim renang Jabar bisa berprestasi” ungkapnya.
Senada dengan Iksan, Permana, pelatih Angkat Berat Jabar di PON XXI, juga menyatakan rasa syukur dan bangganya atas perhatian dari Pemprov Jabar.
Tim angkat berat Jabar sukses mempertahankan gelar juara umum dengan perolehan sembilan medali emas, dua perak, dan tiga perunggu.
“Kami sudah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum. Apresiasi dari Pemdaprov Jabar ini luar biasa, karena menunjukkan bahwa pelatih benar-benar dihargai,” ujar Permana, yang juga menerima penghargaan berupa piagam serta uang lebih dari Rp585 juta.
Selain pelatih, para atlet peraih medali juga mendapat penghargaan yang besar dari Pj Gubernur Jabar. Indra dan Anita Yulistiawati, pasangan suami istri yang berlaga di cabang dayung, masing-masing menerima Rp1,8 miliar dan Rp1,3 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka.
Indra, yang berhasil meraih delapan medali emas, mengungkapkan rasa bangganya.
“Alhamdulillah, ini dukungan yang luar biasa. Kami sangat bersyukur karena prestasi kami benar-benar dihargai oleh Pemprov Jabar,” ujarnya.
Anita menambahkan bahwa penghargaan ini akan digunakan dengan bijak.
“Kami berencana menabung, membawa orang tua untuk umroh, dan juga berinvestasi untuk masa depan,” imbuhnya.
Sementara itu, atlet anggar kursi roda putri Alika Shalshabilah Lamasano, yang berlaga di PEPARNAS XVIIjuga menerima penghargaan besar. Berkat raihan tiga medali emas dan tiga perak, ia mendapatkan uang kadeudeuh sebesar Rp1,2 miliar.
“Senang sekali, alhamdulillah dan tentunya bangga. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, terutama NPCI Jabar,” ujar Alika.
Apresiasi ini menegaskan komitmen Pemprov Jabar dalam mendukung pembinaan atlet dan pelatih. Dengan penghargaan ini, diharapkan para atlet dan pelatih Jabar semakin termotivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











