bukamata.id – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyatakan rasa kecewanya terhadap kepemimpinan Wasit Muhammad Tri Santoso dalam laga melawan Persik Kediri pada pekan ke-16 Super League, di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1/2025) malam WIB.
Pertandingan itu berakhir seri 1-1, sehingga Persib gagal merebut kembali posisi puncak klasemen. Saat ini, Maung Bandung menempati peringkat ketiga, tepat di bawah Persija Jakarta dan tertinggal dua poin dari pemimpin klasemen, Borneo FC.
Usai pertandingan yang berlangsung sengit, Hodak memberikan komentar mengenai jalannya laga, termasuk menyoroti beberapa keputusan wasit yang menurutnya merugikan timnya. Ia menegaskan, pihak manajemen klub akan menyampaikan keberatan resmi ke ILeague, selaku regulator kompetisi.
“Soal wasit. Saya tidak senang, kami akan mengirimkan surat keberatan,” ujar Hodak.
Meski kecewa, juru taktik asal Kroasia ini tidak merinci keputusan apa saja yang ia anggap salah. Hodak menjelaskan keterbatasannya untuk berbicara secara detail karena ada klausul kontrak yang melarang membahas performa wasit. Pelanggaran terhadap klausul tersebut bisa berdampak pada pemotongan gaji.
“Saya tidak tahu apa yang bisa saya katakan. Saya tidak bisa berbicara banyak tentang wasit. Karena jika saya ceritakan, maka gaji dipotong. Saya tidak ingin seperti itu,” tuturnya.
Dalam laga ini, Hodak juga sempat mendapat kartu kuning akibat reaksi yang dianggap berlebihan terhadap keputusan wasit.
Persib kini harus segera memusatkan fokus ke pekan ke-17, di mana mereka akan menghadapi laga besar menghadapi Persija Jakarta. Pertarungan ini diprediksi menjadi ujian penting bagi Maung Bandung untuk kembali mengejar posisi puncak klasemen.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









