Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dipicu Harga Murah, Kota Bandung Darurat Ribuan Gram Sabu dan Ganja

Selasa, 28 April 2026 16:49 WIB
Persib Bandung

Persib Incar Bintang Dunia: Dari Maarten Paes hingga Marko Dugandzic Masuk Radar Transfer

Selasa, 28 April 2026 16:36 WIB

Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Satu Korban Lagi Meninggal, Total 15 Nyawa Melayang

Selasa, 28 April 2026 16:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dipicu Harga Murah, Kota Bandung Darurat Ribuan Gram Sabu dan Ganja
  • Persib Incar Bintang Dunia: Dari Maarten Paes hingga Marko Dugandzic Masuk Radar Transfer
  • Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Satu Korban Lagi Meninggal, Total 15 Nyawa Melayang
  • Daftar Tanggal Merah Mei 2026: Bulan dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Terbanyak
  • Susi Pudjiastuti Nakhodai Dewan Komisaris Bank BJB, Targetkan Efisiensi dan Peningkatan Dividen
  • Poin Disamai Borneo FC, Marc Klok Tantang Mentalitas Persib di Lima Laga Pamungkas
  • Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup
  • Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 28 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Pembangunan Detektor Neutrino Raksasa Hampir Selesai, Buat Lacak Partikel Hantu

By Aga GustianaKamis, 19 Desember 2024 16:25 WIB2 Mins Read
Pembangunan Detektor Neutrino Raksasa di China. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – China membangun sebuah detektor besar di bawah bukit gratin di wilayah selatan. Fasilitas ini dibuat untuk melacak partikel hantu misterius yang bersembunyi di sekitar kita.

Detektor besar itu diberi nama Jiangmen Underground Neutrino Observatory (JUNO) atau Observatorium Neutrino Bawah Tanah Jiangmen. Alat ini dibangun untuk menemukan neutrino partikel kosmik kecil dengan massa yang sangat kecil.

Selain di China, ternyata detektor ini juga sedang dibangun di dua negara lainnya, yakni Amerika Serikat dan Jepang.

“Memata-matai neutrino bukanlah hal yang mudah dalam upaya untuk memahami bagaimana alam semesta terbentuk. Upaya China, yang akan mulai beroperasi tahun depan, akan mendorong teknologi tersebut ke batas baru,” kata Andre de Gouvea, seorang fisikawan teoretis di Northwestern University yang tidak terlibat dalam proyek tersebut.

Baca Juga:  Peneliti China Temukan Virus Baru Mirip COVID-19

“Jika mereka bisa melakukannya, itu akan menjadi hal yang luar biasa,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters.

Perlu diketahui, neutrino berasal dari Big Bang, dan triliunan neutrino melesat melalui tubuh kita setiap detik.

Neutrino menyembur dari bintang-bintang seperti Matahari dan mengalir keluar saat potongan-potongan atom bertabrakan dalam akselerator partikel.

Para ilmuwan telah mengetahui keberadaan neutrino selama hampir satu abad, tetapi mereka masih dalam tahap awal untuk mengetahui apa sebenarnya partikel itu.

Baca Juga:  Mengenal Virus HMPV yang Lagi Ramai di China

“Itu adalah partikel yang paling tidak dipahami di dunia kita. Itulah sebabnya kita perlu mempelajarinya,” kata Cao Jun, yang membantu mengelola detektor JUNO.

Sementara itu, detektor neutrino raksasa yang dibangun di China tersebut seharga USD 300 juta, dan dibangun di Kaiping selama sembilan tahun.

Lokasinya yang berada 700 meter di bawah tanah melindunginya dari sinar kosmik dan radiasi yang dapat mengganggu kemampuannya dalam mengendus neutrino.

Detektor ini dirancang khusus untuk menjawab pertanyaan kunci tentang misteri yang sudah lama ada. Neutrino berubah menjadi tiga jenis saat bergerak cepat di luar angkasa, dan para ilmuwan ingin mengurutkannya dari yang paling ringan hingga yang paling berat.

Baca Juga:  Link Live Streaming China vs Timnas Indonesia, Garuda Siap Tampil All Out

“Merasakan pergeseran halus pada partikel yang sudah sulit dipahami ini akan menjadi tantangan,” kata Kate Scholberg, fisikawan di Duke University yang tidak terlibat dengan proyek tersebut.

“Sebenarnya itu adalah hal yang sangat berani untuk mengejarnya,” imbuhnya.

Detektor buatan China tersebut akan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun depan. Setelah itu, diperlukan waktu untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Jadi para ilmuwan masih harus menunggu untuk mengungkap sepenuhnya kehidupan rahasia neutrino.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

China Detektor hantu neutrino
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Tanggal Merah Mei 2026: Bulan dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Terbanyak

Heboh! Video Asusila Diduga Remaja Batang Viral di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli

Heboh di Medsos! Video ‘Bandar Bergetar’ Bikin Geger, Polisi Lakukan Penyelidikan

Update! Kode Redeem FF 28 April 2026: Klaim Bundle Eksklusif dan Skin Senjata Permanen Hari Ini!

Memulai Hari di Kota Kembang: 5 Rekomendasi Sarapan Paling Hits di Bandung

Video Bandar Batang Full Viral Dicari, Benarkah Ada Link Asli yang Beredar?

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.