Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Rabu, 18 Maret 2026 17:25 WIB

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Rabu, 18 Maret 2026 17:05 WIB

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Rabu, 18 Maret 2026 16:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
  • Prediksi Skor Liverpool vs Galatasaray: The Reds Bisa Balikkan Agregat?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pembatasan ke TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi Optimalkan Pengurangan Sampah dari Hulu

By Putra JuangKamis, 10 Agustus 2023 11:20 WIB2 Mins Read
TPA Sarimukti. (Foto: cimahikota.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menyatakan kesiapannya dengan pembatasan pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Berdasarkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, pengiriman sampah dari Kota Cimahi dibatasi hanya 143 ton atau 46 rit per hari.

Begitupun sampah dari Kota Bandung yang dibatasi 868 ton atau 201 rit per hari, Kabupaten Bandung maksimal 257 ton atau 86 rit per hari dan Kabupaten Bandung Barat maksimal 92 ton atau 32 rit per hari.

“Itu ketentuan yang harus kami ikuti. Kami tidak terlalu mempermasalahkan karena sekarang memang pengiriman sampah dari Cimahi ke TPA Sarimukti berkurang,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, Rabu (9/8/2023).

Baca Juga:  Termasuk Mantan Kepala Kejati, 3 Calon Pj Gubernur Jabar Diusulkan DPRD ke Kemendagri

Chanifah mengungkapkan, dari data terbaru gunungan sampah yang dihasilkan di Kota Cimahi setiap harinya mencapai sekitar 224 ton setiap harinya. Sedangkan yang dibuang ke TPA Sarimukti tahun ini rata-rata sekitar 157 ton atau 43 rit setiap harinya.

Sedangkan sisanya didaur ulang di beberapa titik pengolahan seperti di Bank Samici, TPS3R dam berbagai tempat pengolahan sampah lainnya hingga melalui proses maggotisasi beberapa titik di Kota Cimahi.

“Jadi kami sekarang tinggal berupaya supaya sampah yang dikirim ke Sarimukti itu tidak melebihi kuota, sekarang saja kan rata-rata sudah dibawah 46 rit walaupun datanya setiap hari fluktuatif,” jelasnya..

Baca Juga:  Jelang Hadapi Bali United, Tiga Pemain Persib Absen Latihan

Menurut Chanifah, sejak adanya pembatasan di TPA Sarimukti yang rencananya dimulai pada 14 Agustus mendatang, pihaknya sejak lama sudah memulai program pengurangan sampah sejak dari hulunya. Baik dari tingkat rumah tangga maupun di berbagai titik pengolahan sampah.

Apalagi kini di Kota Cimahi sedang dibangun dua tempat pengolahan sampah terpadu yang berada di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Tepatnya di kawasan Lebak Saat yang memiliki kapasitas hingga 10 ton dan di kawasan Santiong dengan kapasitas 40 ton setiap harinya.

Baca Juga:  Lapas Sumedang Over Kapasitas, Ideal Dihuni 100 Narapidana

“Santiong itu 40 ton, Lebak Saat 10 ton. Organiknya di Lebak Saat di Santiong anorganik. Jadi nanti sampah datang di Santiong kemudian kita pilah, yang sudah terpilah yang organiknya masuk ke Lebak Saat. Mulai operasi April 2023,” terangnya.

Chanifah menambahkan, pihaknya akan terus mengoptimalkan berbagai cara agar sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir terus berkurang.

“Iya harapan akhirnya mudah-mudahan suatu saat ini Cimahi itu zero sampah. Artinya tidak ada lagi sampah yang dibuang ke TPA, tapi semuanya dimanfaatkan dengan berbagai cara,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Kota Cimahi Pemkot Cimahi sampah TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

PO Haryanto Gak Ngaku?! Skandal Bus ‘Siluman’ Seruduk 6 Mobil, Siapa Tanggung Jawab?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.