bukamata.id – Kabar gembira datang bagi para pencari kerja, khususnya lulusan SMA dan SMK. Pemerintah memastikan akan membuka kembali penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa anggaran untuk rekrutmen sudah dicantumkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Dengan kondisi fiskal yang stabil, pemerintah optimistis dapat menggelar seleksi secara optimal.
“Pemerintah telah mengalokasikan anggaran agar proses rekrutmen CPNS tetap berjalan demi keberlanjutan regenerasi ASN,” ujar Purbaya, Senin (22/9/2025).
Formasi Khusus untuk Lulusan SMA/SMK
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menambahkan bahwa peluang juga terbuka bagi lulusan sekolah menengah. Beberapa instansi pemerintah disebutkan akan menyediakan formasi khusus, di antaranya:
- Badan Intelijen Negara (BIN): Asisten Penata Kelola Intelijen
- Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham): Penjaga Tahanan
- Kejaksaan Agung: Penjaga Tahanan/Pengelola Perkara
- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN): Petugas Lapangan KB
- Kementerian ESDM: Pengamat Gunung Api/Penguji Mutu Barang
- Kementerian Kominfo: Asisten Teknis/Pranata Siaran
- Kementerian PUPR: Penata Laksana Jalan dan Jembatan Pemula
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP): Teknisi Akuakultur/Kesehatan Ikan
- Kementerian Perindustrian (Kemenperin): Penguji Mutu Barang SMK
Formasi ini akan masuk ke dalam rekrutmen nasional yang diperkirakan mencapai 300 hingga 400 ribu pegawai baru di berbagai instansi pemerintah.
Syarat Umum Pendaftaran
Untuk dapat mengikuti seleksi, pelamar lulusan SMA/SMK wajib memenuhi persyaratan dasar berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.
- Memiliki ijazah SMA/SMK atau sederajat sesuai formasi.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak pernah dipidana atau diberhentikan secara tidak hormat.
- Bukan anggota maupun pengurus partai politik.
- Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Catatan Penting
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran CPNS tidak dipungut biaya dan hanya dilakukan melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id. Adapun jumlah final formasi dan jadwal resmi pendaftaran akan ditetapkan setelah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Menkeu, tujuan utama dari rekrutmen ini bukan sekadar mengisi kekosongan birokrasi, melainkan untuk memperkuat layanan publik dan mendukung agenda transformasi ekonomi nasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










