Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Harapan Jadi Pilot Pupus? Kisah Pilu Remaja Bandung Usai Jadi Korban Begal Keji

Minggu, 26 Juli 2026 21:02 WIB

Kena Batunya? Influencer Endang Yustika Senggol Warga Threads, Berujung Dirujak Se-Indonesia!

Minggu, 26 Juli 2026 21:01 WIB

Final Panas China Open 2026 Berakhir Manis, Fajar/Fikri Buktikan Indonesia Masih Raja Ganda Putra

Minggu, 26 Juli 2026 20:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harapan Jadi Pilot Pupus? Kisah Pilu Remaja Bandung Usai Jadi Korban Begal Keji
  • Kena Batunya? Influencer Endang Yustika Senggol Warga Threads, Berujung Dirujak Se-Indonesia!
  • Final Panas China Open 2026 Berakhir Manis, Fajar/Fikri Buktikan Indonesia Masih Raja Ganda Putra
  • Igor Tolic Sukses di Laga Perdana, Namun Bayangan Bojan Hodak Masih Melekat
  • Tak Cuma Sekolah Negeri, DPRD Jabar Dorong Dana Pendidikan untuk Semua Siswa Tanpa Diskriminasi
  • Bye Akun Palsu! Facebook Verified Hadir, Cukup Pakai Video Selfie untuk Dapat Lencana
  • Saatnya Pecah Telur! Timnas Indonesia Incar Gelar AFF Pertama, Nadeo Bicara Target Juara
  • Tangis Anak Pecah! Terduga Pencuri Ayam Tewas Diduga Dikeroyok Massa di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Mulai Operasikan 125 Rumah Maggot untuk Penanganan Sampah Organik

By Putri Mutia RahmanSelasa, 20 Februari 2024 13:10 WIB2 Mins Read
Rumah Maggot. (Foto: Humas Kota Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung hentikan proses pembuangan sampah organik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Sebagai penanganannya pemerintah melakukan maggotisasi di beberapa daerah Kota Bandung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi menjelaskan, saat ini sampah organik sudah tidak boleh dibuang ke TPA Sarimukti sebagai penggantinya pihaknya memperbanyak rumah maggot.

“Januari kemarin, dari 151 kelurahan di Kota Bandung, sudah ada 125 kelurahan yang mengoperasikan rumah maggot. Dengan ini, total sampah organik yang sudah diolah dengan maggotisasi mencapai 377 ton hingga Januari lalu,” jelas Dudy, Senin (19/2).

Supaya peningkatan sampah organik lebih cepat,  pihaknya juga akan menyuplai maggot ukuran besar dari KBS ke rumah maggot di seluruh kelurahan.

“Kami juga mendorong hotel, resto, kafe di sekitar rumah maggot untuk menyuplai sampah organik ke rumah maggot yang ada di kelurahannya. Rumah maggot yang sudah dibangun bisa dikolaborasikan dengan Buruan Sae agar lebih produktif dalam menghasilkan pangan,” imbuh Dudy. 

Ia menargetkan rumah maggot bisa mengolah 1 ton sampah organik per hari di setiap kelurahan. Sehingga totalnya sebanyak 151 ton sampah per hari bisa berkurang.

“Namun, maggot itu siklusnya 35 hari. Sehingga penambahan kapasitasnya perlu waktu. Rencananya kami akan bantu sediakan mesin bubur untuk mengolah sampah organik, sehingga bisa mempercepat pengolahan oleh maggot,” paparnya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, terdapat beberapa faktor yang membuat sampah di Kota Bandung sulit teratasi. Di antaranya perilaku mindset, edukasi sosialisasi, dan koordinasi yang masih kurang, volume produksi sampah tinggi, serta minimnya penegakan hukum.

“Edukasi sosialisasi terus kita lakukan. Secara bertahap itu mendorong mindset yang berubah. Dari masyarakat yang tadinya hanya membuang sampah, sekarang jadi mengolah sampah. Tujuannya agar volume sampah yang dibuang ke TPA itu semakin berkurang,” ungkap Ema, Senin 19 Februari 2024.

Selain budidaya maggot, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menambahkan, untuk mengurangi sampah di Kota Bandung salah satunya sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Edukasi sosialisasi terus kita lakukan. Secara bertahap itu mendorong mindset yang berubah. Dari masyarakat yang tadinya hanya membuang sampah, sekarang jadi mengolah sampah. Tujuannya agar volume sampah yang dibuang ke TPA itu semakin berkurang,” tambahnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Maggot Pemkot Bandung Rumah Maggot Sampah Organik
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Harapan Jadi Pilot Pupus? Kisah Pilu Remaja Bandung Usai Jadi Korban Begal Keji

Tak Cuma Sekolah Negeri, DPRD Jabar Dorong Dana Pendidikan untuk Semua Siswa Tanpa Diskriminasi

Tangis Anak Pecah! Terduga Pencuri Ayam Tewas Diduga Dikeroyok Massa di Bali

Bikin Jantungan! Aksi Kejar Maling LPG di ‘Dlingo GP’, Sirkuit Fiktif Paling Hot di Jogja!

Tragis! Terduga Pencuri Ayam Tewas di Tangan Massa, KemenHAM Ikut Bersuara

Update Harga Emas Antam Minggu 26 Juli 2026, Buyback Tetap Rp2,352 Juta per Gram

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Birokrasi Dedi Mulyadi Terbukti Cacat Prosedur, PTUN Bandung Menangkan Aliansi Buruh Jabar
  • Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut: Polisi Beberkan Bukti Sah Penetapan Tersangka
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.