Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?

Kamis, 30 April 2026 13:40 WIB

Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027

Kamis, 30 April 2026 11:57 WIB

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kamis, 30 April 2026 10:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?
  • Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027
  • Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?
  • Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah
  • Persaingan Juara Memanas! Persib Wajib Putus Tren Imbang di Kandang Bhayangkara FC
  • Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Peneliti Singapura Bikin Kecoak Cyborg, Bisa Menyelamatkan Manusia

By Aga GustianaKamis, 26 Desember 2024 14:47 WIB2 Mins Read
Peneliti Singapura Bikin Kecoak Cyborg. (Foto: Universitas Teknologi Nanyang)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peneliti dari Universitas Teknologi Nanyang (NTU) di Singapura membuat inovasi baru berupa kecoak cyborg. Bahkan serangga yang ditanami teknologi ini bisa menjadi penyelamat manusia.

Kecoak cyborg ini dibuat oleh tim peneliti NTU dengan menanamkan sirkuit elektronik ke dalam tubuh hewan tersebut.

Sirkuit elektronik itu ditanam dengan menggunakan sistem yang mereka kembangkan sebelumnya. Bahkan, sistem tersebut sangat efisien sehingga mampu menghasilkan kecoak cyborg hanya kurun waktu 68 detik.

Ini merupakan peningkatan pesat dari upaya sebelumnya yang memerlukan implantasi elektroda secara manual. Proses ini sangat lambat karena struktur tubuh serangga yang rapuh.

Baca Juga:  Ekspor 55 Ribu Benih Lobster Ilegal Senilai Rp6,9 Miliar Digagalkan di Bandara Juanda

Adapun proses pembuatan kecoak cyborg yakni dimulai dengan membiusnya menggunakan karbondioksida untuk membuatnya tidak aktif.

Proses ini menyederhanakan tugas rumit untuk memasang makhluk kecil dengan “ransel” elektronik mini yang dilengkapi dengan elektroda dan mikrochip.

Para peneliti kemudian menggunakan robot yang dilengkapi dengan penglihatan komputer untuk memindai setiap kecoak.

Robot tersebut akan menentukan lokasi implan yang optimal berdasarkan ukuran dan struktur tubuh masing-masing.

Lengan robot akan dengan cermat dan hati-hati memasang komponen yang diperlukan. Setelah ditransplatasikan, elektroda sirkuit dapat secara elektrik merangsang neuron kecoak untuk mengontrol gerakannya.

Baca Juga:  Penemuan Kecoak Laut Raksasa, Dinamai Darth Vader 'Star Wars'

Setelah prosedur selesai, kecoak dilepaskan. Hewan ini selanjutnya dapat dikendalikan dari jarak jauh.

Para peneliti telah menguji proses produksi ini kepada kecoak berdengking di Madagaskar, yang merupakan salah satu kecoak terbesar dengan ukurannya mencapai 5 dan 7,5 sentimeter saat dewasa.

Hasilnya pun cukup memuaskan. Di mana kecoak cyborg dapat diperintah untuk memutar, memperlambat dan menavigasi melalui tes rintangan.

Kemampuan unik kecoak cyborg diklaim mampu melintasi medan yang tidak rata, dan bahkan memanjat dinding.

Baca Juga:  3 Terduga Pelaku Pelecehan Turis Singapura di Jalan Braga Masih Pelajar

Selain itu, kecoak cyborg ini bisa mendeteksi bahan kimia, gas dan manusia. Dengan ini, kecoak secara unik memenuhi syarat untuk tugas-tugas yang penting, seperti menemukan korban selamat di gedung-gedung yang runtuh, ataupun mengidentifikasi bahaya lingkungan.

Terlepas dari prospek yang menarik ini, masih ada tantangan utama yang tersisa. Yakni, bagaimana kecoak ini bisa bekerja secara otomatis, bukan dengan kendali jarak jauh. Jika hal ini dapat dicapai, para peneliti mengklaim bahwa ratusan kecoak tersebut dapat dioperasikan secara bersamaan untuk misi yang lebih besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cyborg Kecoak Singapura
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?

Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi

Kode Redeem FF

Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi

Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan

Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.