bukamata.id – Nama penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, tengah menjadi sorotan di bursa transfer musim 2026/2027. Striker berpostur 189 cm itu dikabarkan masuk dalam radar Persib Bandung, klub raksasa Liga 1 Indonesia yang tengah menyiapkan perombakan lini depan.
Di tengah rumor tersebut, riwayat cedera Aymen Hussein menjadi salah satu bahan pertimbangan penting. Namun kabar baiknya, catatan kebugarannya dinilai relatif stabil dan tidak mengkhawatirkan untuk ukuran striker level internasional.
Riwayat Cedera Aymen Hussein: Tidak Serius dan Masih Terkendali
Sepanjang karier profesionalnya, Aymen Hussein tercatat mengalami empat kali cedera. Namun sebagian besar bukan cedera berat yang membuatnya absen dalam waktu lama.
Ia dua kali mengalami cedera otot pada musim 2025/2026, satu kali memar pada musim 2024/2025, serta satu cedera ringan yang tidak dijelaskan secara spesifik pada musim 2021/2022.
Cedera terlama yang pernah dialaminya terjadi pada musim 2025/2026, saat ia harus menepi selama 42 hari dan melewatkan empat pertandingan bersama Timnas Irak.
Sementara pada musim 2024/2025, ia hanya absen sekitar 32 hari akibat memar ringan.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa secara umum, Aymen Hussein masih tergolong pemain dengan tingkat kebugaran yang cukup stabil dan jarang mengalami cedera panjang.
Rumor Persib Bandung dan Sinyal Transfer 2026/2027
Rumor ketertarikan Persib Bandung terhadap Aymen Hussein mulai mencuat pada akhir April 2026. Kabar ini pertama kali ramai diperbincangkan di media sosial, salah satunya melalui akun sepak bola nasional yang menyebut Persib tengah menyusun rencana transfer besar.
Kehadiran Aymen Hussein disebut-sebut sebagai bagian dari proyek ambisius Maung Bandung untuk menghadapi musim 2026/2027, termasuk kemungkinan tampil di kompetisi Asia.
Faktor yang Memperkuat Peluang Aymen ke Persib Bandung
Sejumlah faktor disebut membuat peluang transfer ini cukup terbuka:
1. Faktor rekan setim di Timnas Irak
Keberadaan Frans Putros di Persib Bandung bisa menjadi daya tarik tersendiri. Keduanya sudah lama bermain bersama di Timnas Irak, sehingga adaptasi dinilai lebih mudah.
2. Nilai kontrak dan gaji lebih tinggi
Status Aymen sebagai striker utama Timnas Irak membuatnya berpotensi mendapatkan peningkatan nilai kontrak jika bergabung dengan klub Liga 1.
3. Popularitas dan daya tarik komersial
Nama Aymen Hussein memiliki daya tarik besar di media sosial, baik di Irak maupun Indonesia, yang berpotensi meningkatkan nilai komersial dan endorsement klub.
4. Minim menit bermain penuh di klub
Di klubnya saat ini, Aymen tidak selalu bermain penuh 90 menit dalam banyak pertandingan musim ini, sehingga peluang pindah terbuka.
5. Market value relatif terjangkau
Nilai pasar Aymen berada di kisaran miliaran rupiah, yang masih dianggap realistis untuk klub besar Indonesia.
6. Riwayat sering berpindah klub
Karier Aymen menunjukkan pola tidak lama bertahan di satu klub, yang membuka peluang transfer baru di luar negeri.
Kelebihan Aymen Hussein Jika Gabung Persib Bandung
Jika transfer ini terwujud, Persib Bandung berpotensi mendapatkan sejumlah keuntungan besar:
- Berpengalaman di level internasional bersama Timnas Irak
- Insting gol tajam sebagai predator di kotak penalti
- Kuat dalam duel udara dan permainan fisik
- Adaptasi cepat dengan gaya sepak bola Asia, termasuk Indonesia
- Berpotensi tampil di ajang AFC Champions League Two
Selain itu, performanya di Timnas Irak yang sudah mencetak puluhan gol menunjukkan kualitasnya sebagai striker berpengalaman.
Profil Singkat Aymen Hussein
Aymen Hussein telah membela Timnas Irak sejak 2015 dan menjadi salah satu penyerang andalan dengan catatan lebih dari 30 gol internasional. Pengalamannya di berbagai klub Asia membuatnya dikenal sebagai striker berkarakter kuat dan konsisten.
Rumor transfer Aymen Hussein ke Persib Bandung masih belum resmi, namun berbagai indikator membuat isu ini terus menjadi perhatian publik. Jika benar terjadi, kedatangan striker Timnas Irak itu bisa menjadi salah satu transfer terbesar di Liga 1 Indonesia musim 2026/2027.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









